Bercinta, seperti aktivitas fisik lain, juga mampu membakar kalori. Hal ini juga sudah dibuktikan oleh penelitian. Tentu intensitasnya beragam, salah satu yang mempengaruhinya adalah posisi bercinta.
Variasi gaya saat melakukan seks memang makin berkembang. Guna menghindari rasa jenuh, gaya yang itu-itu saja kemudian digantikan oleh varian baru yang jauh lebih menantang.
Ternyata, makin sulit gaya yang dilakukan, jumlah kalori yang terbakar juga semakin banyak. Bisa menyaingi olahraga juga, bukan?
Dikutip dari India Times, bercinta dalam posisi berdiri, yang paling populer, merupakan posisi seks yang paling banyak membakar kalori. Paling tidak ada sekitar 500 kalori terbakar dalam satu sesi bercinta selama 20-30 menit, pada laki-laki. Untuk wanita, varian gaya ini bisa membakar 100-150 kalori.
Berkebalikan dengan itu, posisi bercinta paling 'malas' adalah seks oral yang hanya membakar 70 kalori untuk laki-laki, dan 60 kalori di pihak perempuan.
Posisi misionaris yang 'biasa banget', hanya membakar 120 kalori pada laki-laki dan 40 kalori pada perempuan. Sedikit lebih banyak dari posisi tersebut adalah doggy style, yakni membuang 80 kalori pada perempuan.
Perbandingan kalori tersebut bergantung dari berat badan pasangan, yaitu 55-60kg pada perempuan dan 70-75kg pada laki-laki. Kalori akan semakin banyak terbakar, seiring dengan besarnya angka berat badan pasangan. Hal ini disebabkan oleh menahan beban yang lebih banyak. https://bit.ly/33Sx82t
6 Tips Maksimalkan Pembakaran Kalori saat Bercinta agar Setara Olahraga
Khloe Kardashian dan sejumlah orang lainnya percaya bahwa sesi panas dan berkeringat saat berhubungan seks juga berfungsi sebagai olahraga yang dapat membakar kalori. Beberapa penelitian juga menunjukkan hal tersebut.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE mengungkapkan bahwa pria membakar sekitar 4,2 kalori per menit dan wanita dapat membakar rata-rata 3,1 kalori per menit dalam aktivitas seksual yang intens, dikutip dari Times of India. Namun, bercinta belum benar-benar bisa menggantikan olahraga.
Tapi tenang, masih ada beberapa cara agar pembakaran kalori saat bercinta dapat optimal. Berikut rangkumannya dari berbagai sumber.
1. Bercinta sebelum sarapan
Cobalah sesekali lakukan seks di pagi hari sebelum sarapan. Hormon testosteron pada laki-laki sedang mencapai level tinggi di pukul 7-8 pagi. Anggap saja sedang melakukan pemanasan sebelum berolahraga yang sebenarnya.
2. Flexi-sex
Gerakan-gerakan yoga rata-rata dapat menghasilkan energi sebanyak 100-300 kalori yang cukup untuk menghasilkan keringat. Anda dapat menerapkan beberapa gerakan yoga saat bercinta agar memberikan efek yang kurang lebih sama.
3. Konsumsi doping alami
Ada banyak sumber makanan yang bisa mendongkrak performa bercinta secara alami. Misalnya, tiram, seledri, kacang, pisang, dan bawang putih. Pada malam sebelumnya, Anda tidak disarankan untuk makan terlalu kenyang atau mengkonsumsi karbohidrat terlalu banyak. Nanti malah lemas, lho.
4. Sering ganti posisi
Sama seperti olahraga, gerakan yang monoton tentu bisa bikin bosan dan sulit mencapai goal yang diinginkan. Maka dari itu, variasikan gaya dan posisi bercinta. Makin menantang, kalori yang terbakar juga makin besar.
5. Core-gasm
Libatkan otot-otot inti atau core-muscles pada tubuh, seperti otot panggul dan perut. Bukan hanya bisa memperkuat otot tersebut, tetapi juga meningkatkan kualitas orgasme Anda.
6. Cross-training
Jadikan aktivitas seksual sebagai salah satu variasi olahraga atau sebagai motivasi ekstra. Ketika berolahraga, yakinilah bahwa performa seks akan meningkat karenanya. Sebaliknya, yakinilah kalau bercinta adalah variasi dari olahraga. https://bit.ly/2qbUKAF