Senin, 18 November 2019

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Pasutri Ingin Bercinta di Kamar Mandi

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Pasutri Ingin Bercinta di Kamar Mandi

Seks menjadi salah satu kunci kebahagiaan dalam pernikahan. Oleh sebab itu, jangan sampai kehidupan seks Anda dan pasangan membosankan walaupun sudah bertahun-tahun menikah. Eksplor terus fantasi seks Anda dan suami. Bukan hanya mengeksplor gaya bercinta tapi juga bisa dilakukan di lokasi berbeda-beda. Salah satu pilihannya kamar mandi.

Menurut Ian Monk selaku CEO situs Bathrooms, 56% pasangan menikmati bercinta di kamar mandi. Mereka suka bercinta di bawah pancuran air. "Mandi adalah me time tapi lebih dari 50% pasangan mengaku menikmati mandi bersama dengan pasangan," tutur Ian seperti dilansir dari Female First.

Saat ingin bercinta di kamar mandi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Apa saja? Berikut uraiannya.


1. Utamakan Kebersihan

Pastikan kamar mandi selalu bersih. Tidak lupa perhatikan di sekitarnya, apakah ada pisau cukur, botol sampo tak terpakai, atau produk pembersih lantai yang bisa mengganggu aktivitas intim Anda. Sebaiknya sikat atau spons juga dikeluarkan terlebih dahulu saat Anda dan pasangan ingin bercinta di kamar mandi karena bisa membahayakan jika terinjak dan membuat terpeleset.

2. Bikin Suasana Romantis

Setelah kamar mandi bersih, Anda bisa menambahkan lilin serta aromaterapi yang bisa membuat suasana semakin romantis. Anda juga bisa menambahkan musik dengan alunan irama yang tenang untuk meningkatkan keintiman bersama suami.

3. Jangan Pakai Sampo Sebagai Pelumas

Hanya karena bercinta di kamar mandi maka bisa menggunakan alat-alat di sekitarnya untuk memuaskan seks. Seperti halnya sampo atau sabun, jangan menggunakan produk tersebut sebagai pelumas yang bisa membuat area intim iritasi. Sebaiknya lakukan foreplay terlebih dahulu untuk memicu produksi pelumas alami, atau gunakan lubrikan sintetis khusus.

4. Jangan Terburu-buru

Jangan terlalu terburu-buru saat bercinta di kamar mandi. Ambil waktu dan nikmati pengalaman yang jarang dilakukan ini. Namun ketika tubuh sudah kedinginan dan mood menjadi turun, sebaiknya pindah lokasi ke kamar tidur.

5. Maksimalkan

Maksimalkan waktu saat bercinta di kamar mandi. Eksplor gaya bercinta Anda. Lupakan posisi-posisi bercinta klasik dan cobalah sesuatu yang lain. Lakukan hal-hal nakal yang bisa jadi selama ini hanya ada di pikiran karena kamar mandi bisa jadi lokasi yang menunjang untuk menikmati seks yang lebih erotis.

"Tempat ini memberikan akses ke hal-hal yang normalnya tidak bisa dijangkau di tempat tidur. Jadi manfaatkan benar-benar dan temukan keseksian di seluruh tubuh Anda atau pasangan, bagaimanapun caranya seperti yang Anda inginkan," saran pakar seks yang juga pendiri Back of the Body, Pamela Madsen. https://bit.ly/2rTlOoK

4 Posisi Seks yang Diam-diam Bikin Pria Tak Nyaman saat Bercinta

Berbagai posisi seks dicoba pasutri untuk meningkatkan keharmonisan rumah tangga mereka. Bahkan ada pasangan yang menyukai posisi seks ekstrem. Namun beberapa pria sebenarnya tidak suka dengan sejumlah posisi seks yang membuat mereka tak nyaman.

Dilansir dari Your Tango, berikut empat posisi seks yang diam-diam dibenci pria karena membuat tidak nyaman saat bercinta.

1. Berdiri

Beberapa pria ternyata tak suka posisi seks berdiri. Berdasarkan survei terbaru, posisi berdiri membuat pria ekstra usaha, melelahkan, dan tak bisa melihat satu sama lain.

Belum lagi menopang berat badan pasangannya dengan baik agar tidak celaka. Posisi ini bisa membuatnya kurang fokus dan malah bisa menurunkan performa seksnya.

2. Saat Wanita 'Menduduki' Wajah Pria

Pria terkadang suka melakukan seks oral pada wanita. Namun mereka sebenarnya kurang nyaman ketika pasangannya 'menduduki' wajahnya. Menurut survei, pria kesulitan bernapas saat wanita menduduki wajahnya. Mereka juga merasa wanita tidak bisa rileks dengan posisi ini. Bukannya membangkitkan gairah bercinta, malah bisa membuat Anda dan pasangan menjadi tak nyaman.

3. Spooning

Posisi seks ini membuat pria harus berusaha lebih banyak untuk mendapatkan kepuasan mereka. Tak hanya itu, sejumlah pria mengaku merasakan sakit pada penis mereka ketika melakukan posisi ini. Meski demikian, posisi ini sering dilakukan pasutri sebagai salah satu cara untuk memperbaharui suasana intim dalam pernikahan.

4. Reverse Cowgirl

Posisi ini juga kurang diminati pria. Beberapa dari mereka merasa tak nyaman karena hanya mementingkan kepuasan wanita daripada keintiman. Dengan posisi wanita di atas dan membelakangi pria maka mereka tak bisa melihat pasangannya. Beberapa pria menyukai sesi bercinta yang intim dan hangat. https://bit.ly/32Txzbt

65% Suami-Istri Bercinta di Tengah Malam karena Tak Ada Waktu

Salah satu solusi yang bisa dilakukan pasangan sibuk agar kehidupan seksnya tetap berkualitas dan menyenangkan adalah menjadwalkan aktivitas bercinta. Tapi nyatanya, praktek lebih sulit dilakukan ketimbang teori. Masih banyak pasangan yang sulit mendapatkan momen bercinta sesuai waktu yang mereka inginkan.

Penelitian terbaru mengungkapkan, bagi lebih dari 1/3 orang, seks hanya bisa dilakukan ketika mereka punya waktu luang di tengah-tengah kesibukan menyelesaikan tugas di kantor dan mengurus keluarga. Namun seringkali tersedianya waktu luang tersebut tidak diimbangi dengan mood mereka untuk bercinta.

Lebih jauh lagi, sebanyak 23 persen mengatakan bahwa ketersediaan waktu pasangan menjadi faktor utama yang menentukan, kapan mereka harus atau bisa berhubungan seks. Hal ini membuat seks hanya dilakukan pada malam hari setelah pulang kantor. Alhasil, pasangan menikah cenderung 13 kali lebih sering bercinta di malam hari ketimbang sore atau siang.

Studi yang diadakan toko online penjual sex toys, Lovehoney juga mengungkapkan bahwa 65 persen dari 300 pasangan yang disurvei lebih banyak bercinta di malam hari. Rata-rata antara pukul 23.00 hingga 01.00 dini hari.

Sedangkan 20 persen responden lainnya mengatakan waktu favorit mereka untuk menikmati keintiman ada pagi hari, dan 10 persen di sore hari. Hanya 5 persen yang lebih memilih bercinta di siang hari.

Hasil polling juga menunjukkan hanya 28 persen pasangan yang berhubungan seks karena memang mereka benar-benar menginginkannya. Sedangkan sisanya, lebih memilih bercinta ketika mendapatkan waktu yang tepat ketimbang menunggu mood seks itu datang.

"(Hasil survei) ini menunjukkan dua hal: pertama, karena kehidupan kita luar biasa sibuk dan membuat stres. Kedua, kita tidak mejadikan seks sebagai prioritas. Seks cenderung ditempatkan sebagai hal terakhir yang hars dilakukan. Karenanya, seks dilakukan justru ketika kita sedang lelah," ujar pakar seks dan percintaan Tracey Cox, seperti dikutip dari Daily Mail.

Bercinta saat fisik dan pikiran sedang lelah, tentu tidak akan berdampak baik bagi kehidupan seks. Menurut Tracey, "Anda memerlukan energi dan waktu yang cukup untuk dapatkan seks yang berkualitas."

Berhubungan intim saat larut malam setelah Anda berjibaku dengan tugas kantor dan kemacetan, bukanlah waktu yang ideal untuk mendapatkan kepuasan seksual. Maka dari itu, akan lebih baik menyediakan waktu khusus untuk bercinta ketimbang memaksakan diri berhubungan seks sesering mungkin, namun kurang berkualitas.

"Mengatur waktu untuk bercinta di sore hari saat akhir pekan adalah ide yang bagus untuk mempertahankan kehangatan dan romantisme bagi hubungan pasangan jangka panjang, terutama wanita. Saat sore, secara hormonal tubuh kita siap dan mood untuk bercinta," terang Tracey. https://bit.ly/330C3gJ

Riset: Istri Lebih Dominan dari Suami = Jarang Bercinta

Sikap sehari-hari istri di rumah terhadap suami ternyata bisa menyebabkan kehidupan seks menjadi terganggu. Riset membuktikan istri yang lebih dominan dari suami cenderung jarang bercinta.

Penelitian itu dilakukan oleh tim dari Johns Hopkins University dan dimuat dalam Journal of Sex, Oktober 2011. Dalam penelitian tersebut yang menjadi responden adalah wanita dari enam negara di Afrika.

Dikutip dari Telegraph, saat diteliti, para responden ditanya soal kapan terakhir mereka melakukan hubungan intim. Responden juga diminta menjawab pertanyaan siapa yang memberikan keputusan terakhir dalam urusan kesehatan sampai masalah rumah tangga.

Setelah diteliti hasilnya wanita yang banyak mengambil keputusan jarang berbagi keintiman dengan pasangannya. "Semakin banyak keputusan dibuat oleh wanita, dibandingkan dengan yang mengambil keputusan bersama-sama, semakin jarang juga si wanita berhubungan seks," ujar pimpinan penelitian itu Michelle Hindin.

Penelitian tersebut juga menunjukkan semakin dominan dan tegas seorang wanita, dia 100 kali lebih jarang berhubungan seks. Namun para peneliti memberi catatan, hal di atas tidak selalu terjadi. Bisa juga karena si wanita memang mengontrol preferensi seksualnya.

"Memahami bagaimana posisi wanita dalam urusan rumah tangga mempengaruhi kehidupan seks mereka, penting untuk melindungi hak seksual wanita dan membantu mereka mendapatkan kehidupan seksual yang aman dan nyaman," jelas pendamping penelitian itu, Carie Muntifering.

Lokasi di mana wanita tersebut tinggal juga mempengaruhi hasil penelitian tersebut. Penelitian yang dilakukan Florida State University, menemukan semakin adil pasangan melakukan pengambilan keputusan, makin sering juga mereka bercinta. Dalam penelitian itu yang menjadi responden adalah 300 ribu orang yang tinggal di 37 negara. https://bit.ly/2NTHwkQ