Impotensi sering menjadi momok di kalangan pria. Kondisi dianggap tak mampu ereksi atau mempertahankan ereksi dengan lama ini menjadi salah satu hal yang paling ditakuti banyak pria.
Namun tak semua pria menyadari akan tanda-tandanya, bahkan mengabaikannya. Dikutip dari Live Strong, berikut adalah 4 tanda utama impotensi yang perlu Anda perhatikan:
1. Gairah seks berkurang
Kurangnya gairah seksual merupakan salah satu gejala impotensi, menurut National Kidney and Urologic Diseases Information Clearinghouse. Berkurangnya gairah ini termasuk juga tak ada keinginan mencium dan kontak fisik lainnya seperti foreplay. Menghindari adanya pendekatan seksual atau mencoba kontak intim juga termasuk dalam tanda ini.
2. Sulit ereksi
Saat seorang pria terlibat dalam aktivitas seksual, pria yang impotensi tidak bisa mengalami ereksi. Penis tidak akan menjadi 'keras' meskipun Anda terlihat sangat terangsang secara seksual. Kondisi ini biasanya dikenal sebagai disfungsi ereksi. Bisa jadi juga Anda akan menghentikan aktivitas seksual atau berusaha untuk memuaskan istri Anda dengan cara lain. Saat Anda mengalami ini mungkin merasa malu, marah, menarik diri, dan tidak ingin mendiskusikan masalah itu. Hal ini bisa disebabkan oleh penyebab psikologis atau medis.
3. Ereksi tak bertahan lama
University of California menjelaskan adanya ketidakmampuan mempertahankan ereksi lebih lama untuk melanjutkan aktivitas seksual. Dalam kasus ini, awalnya Anda akan mengalami ereksi, namun ereksi tersebut tidak bertahan lama. Gejala ini juga umumnya menunjukkan bahwa disfungsi ereksi bisa disebabkan oleh penyebab psikologis, termasuk stres, rasa bersalah, takut, malu, dan emosi lainnya.
4. Ejakulasi bermasalah
Menurut National Kidney and Urologic Diseases Information Clearinghouse, masalah ejakulasi ini bisa jadi gejala impotensi. Biasanya adanya ejakulasi dini bahkan belum melakukan penetrasi sekalipun, atau saat baru saja melakukan penetrasi. Umumnya pria yang mengalami ini akan merespon dengan rasa malu dan juga merasa stres, sehingga bisa jadi impotensi disebabkan oleh penyebab psikologis. https://bit.ly/349U5OZ
6 Tips Bikin Ereksi Lebih Kuat dan Tahan Lama
Organ kelamin penis mungkin menjadi bagian tubuh pria yang paling sensitif dan bikin deg-degan. Saat pria ingin Mr P 'keras' dan menjamin kepuasan orgasme, Mr P justru tampak lemah. Sebaliknya saat pria harus tampil di muka umum, Mr P justru mengeras hingga bikin salah tingkah.
Riset yang dipublikasikan dalam American Journal of Medicine menyatakan, pria tahu jika Mr P tidak selalu dalam kondisi terbaik. Hanya 85 persen pria mengaku bisa mendapatkan dan mempertahankan ereksi, yang artinya ada 15 persen yang kehilangan peluang. Selain itu, hanya 20 persen pria usia 40-49 tahun yang mengatakan mengalami ereksi tergolong sehat dengan tidak terlalu lama atau sebentar.
Kondisi Mr P memang tak bisa selalu diprediksi atau sesuai harapan. Namun dikutip dari Men's Health, ada 5 tips supaya pria bisa ereksi lebih kuat dan tahan lama sehingga menjamin kepuasan pasangan.
1. Minum kopi
Kopi yang mengandung kafein sebetulnya bisa membantu kehidupan seks pria. Konsumsi 2-3 cangkir kopi per hari menurunkan risiko pria mengalami disfungsi ereksi. Namun kopi yang diminum sebaiknya minim gula atau campuran lain yang berisiko bagi kesehatan.
2. Vasektomi
Metode kontrasepsi jangka panjang bagi pria ini, disarankan bagi pasangan yang berencana tidak lagi punya anak. Vasektomi memungkinkan pria tak perlu khawatir kehilangan kontrol hingga terjadi kehamilan tidak diinginkan.
"Risiko kegagalan kontrasepsi menjadi sumber kegelisahan besar bagi pria. Apalagi bagi yang pernah trauma atau gagal sebelumnya. Kegelisahan berisiko menimbulkan masalah ereksi dan mood killer saat bercinta," kata directur program sex and marital therapy di Northwestern University Karen Donahey, PhD.
3. Setia dengan pasangan
Ternyata, memiliki affair dengan orang lain berdampak buruk pada ereksi pria. Dokter yang menangani disfungsi ereksi biasanya bertanya jika pasien memiliki hubungan selain dengan pasangannya.
Kecuali atas izin pasangan, sebaiknya seorang pria mempertahankan kesetiaannya. Memiliki affair bisa menimbulkan rasa bersalah, gelisah, hingga berdampak buruk pada ereksi dan kepuasaan saat bercinta.
4. Menguap
Menguap atau membuka mulut lebar-lebar saat mengantuk ternyata memiliki mekanisme yang hampir sama dengan ereksi. Keduanya dikontrol senyawa kimia nitrit oksida yang dilepaskan otak.
Senyawa ini bisa ke sel saraf yang mengontrol napas dan mulut terbuka, atau bisa juga ke tulang punggung dan pembuluh darah yang mempengaruhi terjadinya ereksi. Sering nguap bisa merangsang produksi nitrit oksida yang berefek positif pada terjadinya ereksi.
Tentunya hanya sering nguap tak bisa membantu ereksi dan kepuasan bercinta. Pria juga harus menerapkan pola hidup sehat dengan olahra https://bit.ly/2KC3Ldg