Selasa, 19 November 2019

7 Obat Tidur Alami untuk Atasi Insomnia

Mendapatkan tidur yang cukup di malam hari sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Bagaimana tidak, tidur cukup setiap malam bisa mengurangi risiko seseorang terkena penyakit jantung, diabetes, stroke dan obesitas.

Tapi, faktor eksternal bisa membuat kita kesulitan tidur hingga menderita insomnia. Akibatnya semakin banyak orang yang memiliki kualitas tidur yang buruk.

Jika kalian menderita insomnia, jangan buru-buru membeli obat tidur di apotek. Karena banyak bahan-bahan alami yang bisa kalian konsumsi sebagai obat tidur.

Berikut ini 7 obat tidur alami untuk mengatasi insomnia yang dirangkum detikHealth: https://bit.ly/2KwKdXK

1. Susu Hangat

Sebelum tidur, coba minum satu gelas susu hangat. Susu memiliki kandungan kalsium yang tinggi yang bisa merangsang otak untuk memproduksi hormon melatonin yang bisa membantu tidur lebih cepat.

2. Akar Valerian

Akar Valerian sudah sejak lama dimanfaatkan sebagai obat tidur herbal di Amerika Serikat dan Eropa. Tanaman ini bisa menenangkan dan membantu kalian tertidur.

3. Lavender

Wangi bunga lavender yang menenangkan ternyata bisa menjadi obat tidur tradisional. Studi menemukan bahwa menghirup aroma minyak lavender selama 30 menit sebelum tidur bisa membantu mengatasi insomnia ringan.

4. Teh Herbal

Teh herbal seperti teh chamomile bisa membantu kalian tidur lebih cepat. Pasalnya chamomile mengandung flavonoid apigenin yang bisa menenangkan otak dan mengurangi rasa cemas, sehingga memudahkan kalian tertidur.

Caranya, minum satu cangkir teh chamomile setelah makan malam. Jangan minum terlalu dekat dengan waktu tidur agar tidak terbangun di malam hari karena ingin buang air kecil.

5. Magnesium

Studi menyebutkan jika tubuh kekurangan magnesium bisa mengakibatkan insomnia dan tidur kurang nyenyak. Karena, magnesium memiliki kemampuan untuk meregulasi produksi melatonin, hormon yang bisa mengatur siklus tidur.

Kalian bisa mendapatkan asupan magnesium dari makanan. Beberapa makanan sumber magnesium adalah sayuran hijau, pisang, almond dan gandum.

6. Glycine

Glycine adalah asam amino yang berperan dalam membantu tubuh tertidur lelap tiap malam. Glycine bisa menurunkan temperatur tubuh saat malam menjelang, menandakan bahwa kalian siap untuk tidur.

Kalian bisa mendapatkan asupan glycine dari makanan maupun suplemen. Makanan yang mengandung glycine antara lain daging, telur, ikan, kacang-kacangan, bayam, kale, pisang, kiwi dan masih banyak lagi.

7. Tryptophan

Obat tidur alami lainnya yang bisa kalian konsumsi adalah makanan yang mengandung tryptophan. Tryptophan sendiri adalah asam amino yang bisa menghasilkan serotonin yang kemudian bisa diubah menjadi melatonin.

Makanan yang mengandung tryptophan antara lain biskuit cracker, bibit gandum, kuaci dan pisang.

Selain tujuh obat tidur alami di atas, kalian bisa mencoba mengubah gaya hidup agar bisa tidur lebih cepat dan lelap. Misalnya dengan melakukan yoga, meditasi dan olahraga atau dengan membatasi asupan alkohol, kafein dan nikotin.

Tidak hanya itu, selalu matikan cahaya buatan di dalam kamar, termasuk layar TV, ponsel atau laptop. Pasalnya cahaya biru yang dipancarkan perangkat-perangkat ini bisa mengganggu siklus tidur kalian. https://bit.ly/32YEccv

7 Tanaman Obat Asli Indonesia yang Terbukti Bermanfaat Menyehatkan

 Tanaman obat adalah tumbuhan yang diketahui memiliki manfaat menyembuhkan atau mencegah penyakit. Di Indonesia sendiri ada beragam jenis tanaman obat yang menurut penelitian memang ampuh menyehatkan.

Imunolog sekaligus peneliti herba Profesor dr Edi Dharmana, MSc, PhD, SpParK, dari Universitas Diponegoro mengatakan tanaman obat sering dimanfaatkan karena mudah ditemukan di Indonesia. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang melakukan domestikasi tanaman (membudidayakan tanaman liar ke dalam lingkungan sehari-hari).

"Obat-obat herbal itu memang sejarahnya sudah lama, mungkin ribuan tahun dipakai orang seluruh dunia termasuk di Indonesia," kata Prof Edi beberapa waktu lalu.

Nah tanaman obat apa saja yang terkenal di Indonesia dan bagaimana khasiatnya? Simak rangkuman detikHealth berikut:

1. Temulawak (Curcuma zanthorrhiza)

Temulawak adalah tanaman obat yang masih satu keluarga dengan jahe. Mantan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) Dr Roy Sparringa pernah menyebut kalau temulawak digunakan lebih dari 900 produk obat tradisional yang terdaftar, menjadikannya sebagai tanaman obat unggulan dari Indonesia.

"Temulawak tercatat merupakan tanaman asli Jawa, dan akhirnya mulai menyebar dan ditemukan juga di Asia Tenggara, Indocina, Tiongkok, Jepang, Korea, hingga Barbados dan Amerika Serikat. Dari semua itu, temulawak terbaik tetap yang berasal dari Indonesia," tutur Roy.

Dijelaskan Roy bahwa temulawak memiliki banyak manfaat. Selain terkenal untuk menambah nafsu makan dan menjaga sistem kekebalan tubuh, temulawak juga berfungsi untuk memelihara fungsi hati, antioksidan, memperbaiki fungsi pencernaan, hingga mampu menurunkan kadar lemak dalam darah.

2. Saga (Abrus precatorius)

Tanaman obat Saga bisa dengan mudah ditemukan di pinggir jalan. Menurut Kepala Pengelola Kampoeng Djamoe Organik Cikarang Heru Wardana daun saga bisa digunakan sebagai obat batuk atau masalah tenggorokan.

"Bisa ambil daunnya, kunyah, lalu lepeh. Untuk ibu hamil juga bisa, karena efeknya ke tenggorokan aja nggak sampai badan. Jadi jangan jadikan jamu kambing hitam pada ibu hamil," tutur Heru.

3. Bangle (Zingiber cassumunar)

Bangle adalah tanaman obat berbatang semu, tumbuh tegak, dengan tinggi sekitar 1,5 meter. Bangle masih satu keluarga dengan temulawak, kunyit, kencur, dan jahe.

Menurut buku "Tanaman Obat Keluarga" Bangle mengandung mineral, albumin, dan minyak atsiri yang membuatnya berkhasiat sebagai antiradang meredakan nyeri hingga demam. https://bit.ly/2r4gCxN

4. Meniran (Phyllanthus urinaria)

Meniran merupakan tanaman semak biasa ditemui di lapangan maupun pinggir jalan. Keberadaannya seringkali diabaikan karena kerap dianggap tanaman liar, padahal sebenarnya tanaman obat ini memiliki banyak manfaat.

Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr Helmin Agustina Silalahi, mengungkapkan meniran merupakan herbal yang sudah terbukti membantu penyembuhan saat flu. Sebab, kandungannya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

"Karena dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, maka saat batuk dapat juga membantu mempercepat pemulihannya," ujar dr Helmin kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

5. Seledri (Apium graveolens)

Daun seledri yang sering dimanfaatkan sebagai bahan makanan sebetulnya adalah tanaman obat dengan manfaat mampu menurunkan hipertensi. Seledri menurut beberapa ahli tengah dikembangkan sebagai fitofarmaka, yaitu obat dari bahan herba yang terbukti keamanan dan khasiatnya karena telah melalui uji klinik.

Tanaman obat mengkudu sering disebut baik untuk diabetes.Tanaman obat mengkudu sering disebut baik untuk diabetes. 

6. Mengkudu (Morinda citrifolia)

Mengkudu masih satu keluarga dengan tanaman kopi-kopian. Buah mengkudu yang terkenal pahit disebut beberapa penelitian dapat membantu kondisi penyakit jantung hingga diabetes.

Kandungan polisakarida dalam mengkudu disebut ahli dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Dr Ediati Sasmito, Apt, dapat dimanfaatkan sebagai immunostimulator untuk membantu menormalkan sistem imun. Dalam penelitiannya Prof Edi berusaha melihat manfaat konsumsi suplemen mengkudu untuk pasien kanker.

"Kita tahu obat kanker yang dikonsumsi dapat menurunkan sistem imun, sehingga dengan diberikan immunostimulator dari mengkudu. Sistem imun pasien dapat kembali normal," katanya.

7. Kumis kucing (Orthosiphon aristatus)

Menurut dr Danang Ardiyanto dari Klinik Saintifikasi Jamu milik Balitbangkes Kemenkes RI tanaman obat kumis kucing dapat dimanfaatkan untuk melancarkan buang air kecil. dr Danang sendiri biasa mengkombinasikan kumis kucing dengan tanaman obat lain untuk membuat 'ramuan' yang berkhasiat. https://bit.ly/2QypgPF