Sabtu, 23 November 2019

Sulli Eks f(x) Bunuh Diri, Dokter Jiwa Singgung Efek Bullying di Medsos

Kematian artis Korea Selatan, Sulli eks f(x), mengangkat masalah penggunaan media sosial dan dampaknya terhadap kesehatan jiwa. Sulli dilaporkan bunuh diri setelah sebelumnya mengaku berjuang melawan depresi.

Selama hidup wanita 25 tahun bernama asli Choi Jin-ri ini beberapa kali tersandung kontroversi dan sering mendapat komentar-komentar pedas dari netizen di media sosial. Di tahun 2014 Sulli memutuskan untuk rehat dari industri hiburan Korea Selatan karena lelah secara fisik dan mental terus menghadapi komentar jahat dan rumor tidak benar tentangnya.

Selain Sulli sebetulnya masih banyak lagi deretan idol Kpop yang mengaku mengidap depresi. Sebagian mengatakan masalah bersumber dari tekanan yang diberikan publik, termasuk lewat media sosial. https://bit.ly/2KGYtNB

Terkait hal tersebut ahli kesehatan jiwa dr Andri, SpKJ, FACLP, dari Klinik Psikosomatik Omni Hospital Alam Sutera mengingatkan agar selalu bijak menggunakan media sosial. Digunakan dengan baik media sosial bisa membawa manfaat, namun bila sembarangan bisa berpengaruh negatif terhadap kondisi kejiwaan.

Sebagai contoh sebagian dari kita mungkin bisa merasa buruk karena sering membandingkan kehidupan orang lain di media sosial. Padahal kenyataannya tidak selalu seperti apa yang tampak.

"Paling penting di antara kita sering membandingkan dengan apa yang sudah ada di media sosial. Padahal di dalam media sosial itu bukan kenyataan, itu semua sudah difilter diberikan penekanan misal keindahannya atau kehabatannya," kata dr Andri.

"Kehidupan manusia itu tidak serta merta seperti yang tergambar di media sosial. Ini yang harus diperhatikan sama teman-teman," lanjut pemilik akun Twitter @mbahndi ini.

Sementara itu sebagian lain karena kurangnya empati menggunakan media sosial mengunggah foto, video, atau komentar buruk tanpa berpikir panjang dampaknya. Hal ini yang kemudian bisa mendorong seseorang menjadi depresi.

"Secara umum bukan hanya artis, kita semua punya andil dalam menjaga lingkungan media sosial yang lebih baik dan kondusif," ujar dr Andri.

dr Andri menyarankan bila seseorang sudah mengalami tanda-tanda gangguan depresi karena terlalu sering menggunakan media sosial maka sebaiknya berhenti atau puasa dulu. Cari kerabat yang bisa memahami lalu bila dibutuhkan jangan segan konsultasi dengan psikolog atau psikiater. 

5 Hal yang Sebaiknya Tak Diucapkan Saat Orang Lain Sedang Depresi

Sebelum ditemukan meninggal karena bunuh diri, Sulli eks f(x) sejak lama menunjukkan tanda-tanda depresi. Salah satunya mengeluh kesepian seolah tidak ada yang mendengarkan.

Bisa saja, Sulli bukan tidak mau cerita. Namun respons orang lain di sekelilingnya, mungkin membuatnya tidak merasa nyaman untuk membuka diri mengungkapkan beban hidupnya.

Depresi merupakan kondisi kejiwaan yang membutuhkan penanganan profesional, baik terapi psikologis maupun dengan obat-obatan. Dukungan dari lingkungan sangat dibutuhkan untuk bangkit dari kegelapan.

Seringkali, yang didapat justru sikap dan perkataan yang memojokkan. Menyalahkan, seolah depresi muncul semata-mata karena kurang bersyukur, lemah iman, dan sebagainya. Bukan menenangkan, sikap seperti ini kadang membuat kondisi depresi makin memburuk. https://bit.ly/2QPBtzA

10 Fakta Taeyeon SNSD, yang Dikhawatirkan Fans Usai Kematian Sulli

Penyanyi sekaligus anggota girl band asal Korea, Taeyeon SNSD ramai dibicarakan oleh para penggemarnya terkait kondisinya setelah kematian Sulli. Perempuan cantik berusia 30 tahun ini sebelumnya mengaku bahwa ia mengalami depresi melalui akun Instagramnya.

Kim Taeyeon adalah salah satu penyanyi Idol terkenal di Korea Selatan hingga internasional. Hal itu dibuktikan seperti di Indonesia, ia memiliki basis penggemar yang cukup besar di Indonesia.

Berikut ini fakta-fakta menarik Taeyeon 2019 yang dirangkum detikHot :

1. Profil Taeyeon

Kim Taeyeon atau biasa dipanggil dengan Taeyeon ini merupakan penyanyi solo dan leader dari girl group SNSD (Girls Generation). Taeyeon lahir pada 9 Maret 1989 ini memiliki bakat turunan dari kedua orang tuanya yang memiliki bakat musik. Ayahnya ialah seorang vokalis di sebuah band dan ibunya pernah memenangkan kompetisi lagu anak-anak ketika masih muda.

Sejak kecil, ia telah memiiki ketertarikan dengan dunia musik bahkan ia pernah mengatakan di usianya ke-13 tahun bahwa ia hanya memiliki bakat bernyanyi. Taeyeon bahkan pernah menangis karena ia merasa tidak mampu bernyanyi dengan baik.

2. Passion di Dunia Musik

Sosok Taeyeon sendiri sudah tertarik dengan dunia musik sejak masa sekolah menengah. Mulai dari bergabung menjadi trainee di Akademi Starlight hingga S.M. Entertainment. Perjuangan Taeyeon dalam menekuni passionnya bernyanyi ditunjukkan pada latihan vokal yang ia lakukan tiap hari Minggu, pulang pergi dari kota Jeonju - Seoul selama setahun.

Bergabungnya Taeyeon ke S.M. Entertainment saat ia memenangkan juara pertama sebagai penyanyi terbaik dalam kontes terbaik S.M. Entertainment ke-8. Di bawah naungan S.M. Entertainment akhirnya ia debut sebagai anggota girl group asal Korea Selatan, Girls Generation (SNSD).

3. Karier

Perjalanan karier Taeyeon diawali sebagai anggota girl grup hingga ia menjadi penyanyi solo. Hal tersebut ia buktikan dalam mendulang popularitasnya melalui berbagai soundtrack drama televisi hingga memenangkan pengharagaan popularitas di ajang penghargaan bergengsi, Golden Disk Award 2008. https://bit.ly/2D6SHAr

Tak hanya bersinar dalam SNSD, ia juga sering melakukan penampilan duet dengan sesama musisi lainnya seperti The One, Kangta, Verbal Jint, Lim Jae Bum dan artis dari S.M. Entertainment.

Di tahun 2012, Taeyeon bersama dengan Tiffany dan Seohyun debut dengan konsep subgrup dari SNSD, tentu saja debut mereka mendapatkan respon positif dari penggemar. Dan, di tahun 2014 Taeyeon bergabung dalam proyek SM yang memiliki konsep grup Ballad dan melahirkan karya lagu berjudul 'Breath' dengan mendiang Jonghyun Shinee.

4. Depresi

Sebelum debut bersama SNSD, Taeyeon pernah kabur dari S.M. Entertainment loh. Hal tersebut disebabkan karena kerasnya sistem pelatihan di agensi tersebut.

Di tengah kabar mengenai kematian Sulli, sebagian besar penggemar juga khawatir dengan kondisi pelantun 'Taeyeon Why'. Faktanya, Taeyeon Sulli diketahui memiliki kedekatan sehingga kemungkinan besar kepergian Sulli menjadi hal berat bagi Taeyeon.

Dalam akun Instagram (@taeyeoun_ss) melalui Instagram stornya pada Juni 2019, ia mengutarakan bahwa ia mengidap depresi.

"Tidak, saya menderita depresi. Saya berusaha keras agar membaik lewat perawatan antidepresan," tulis Taeyeon di akun Instagram Story miliknya.

5. Sosok yang Cerdas

Tak hanya berbakat dalam dunia musik, rupanya di usia 18 tahun ia lulus Sekolah Tinggi Seni Jeonju dan berhasil mendapatkan Lifetime Achievement Award di sekolahnya.

Ia juga jago menguasai empat bahasa sekaligus nih Detikers, seperti bahasa Jepang, Cina, Korea dan Inggris. Bakat lainnya ia tunjukkan pada penampilannya dalam mendubbing suara tokoh Margo di film Despicable Me dan Despicable Me 2 loh.

6. Hubungan Asmara

Hubungan asmara idol K-pop satu ini selalu menjadi pusat perhatian bagi para penggemarnya. Diketahui tahun 2014, Taeyeon pernah menjalin asmara dengan Baekhyun Exo. Hal tersebut sontak langsung menghebohkan publik di kalangan penggemar kedua idol tersebut, dibuktikan pada terungkapnya foto-foto kencan mereka di salah satu artikel media gosip Korea Selatan, Dispacth.

Sayangnya, hubungan spesial antara senior-junior di S.M. Entertainment tidak berlangsung lama nih. Dan, hingga kini belum ada kabar mengenai hubungan asmara Taeyeon nih. https://bit.ly/2D9wOAQ