Minggu, 02 Februari 2020

Iyuh! Penumpang Ini Cukur Rambut di Dalam Pesawat

Ada-ada saja kelakuan penumpang pesawat yang tak patut dicontoh. Seperti yang satu ini, cukur rambut di dalam pesawat.

Diberitakan media internasional seperti dirangkum detikcom, Senin (22/4/2019) diketahui hal tersebut terjadi di penerbangan United Airlines. Meski tak diketahui persisnya, penerbangan dengan rute ke mana.

Diposting oleh akun Instagram @passengershaming, terlihat seorang penumpang berkepala plontos mencukur rambutnya dengan alat cukur rambut. Padahal, rambutnya terlihat botak.

Selain itu, dia pun duduk di kelas bisnis dan 2 pramugari seperti melihatnya. Tapi tampaknya, pramugarinya juga tidak menegur dan dia tetap asyik mencukur rambutnya.

Di kolam komentar postingan videonya pun banyak netizen yang geram. Mereka menyebut, tak pantas mencukur rambut di pesawat karena tentu akan membuat kabin menjadi kotor dan bikin risih penumpang lain. Mengapa tidak dilakukannya di toilet pesawat atau ketika mendarat nanti.

Apa pendapat kamu?

Serasa di Jepang, Padahal di Magelang

 Magelang punya tempat wisata baru yang asyik buat didatangi. Namanya Tirta Kebon nDelik (TKD), konsepnya seperti Negeri Sakura Jepang.

Adapun Tirta Kebon nDelik (TKD) ini lokasinya berada di Karang Kembang RT 01/RW 05, Pucang Gading, Desa Ngluwar, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang. Lokasi destinasi wisata ini berada di belakang perkampungan penduduk yang suasanya masih alami dan suasana pedesaan.

Bagi traveler yang ingin melihat lokasi wisata yang mengusung konsep ala Jepang ini jika datang dari arah Yogya sampai di Pertigaan Semen. Kemudian menuju arah Ngluwar, kurang lebih 5 km akan menemukan tempatnya.

Lokasi destinasi wisata ini pada hari biasa buka mulai pukul 08.00-17.00 WIB, sedangkan khusus hari Minggu dibuka mulai pukul 06.30 WIB. Adapun tiket masuk orang dewasa Rp10.000, anak-anak Rp5.000 dan bagi orang berkebutuhan khusus gratis.

Saat memasuki terlihat ada gerbang torii dengan nuansa pohon bambu. Selain itu, digantung pula beberapa lampion, bahkan setelah memasuki lokasi juga menemukan gerbang torii dengan ukuran lebih lebih besar.

Di lokasi ini, pengunjung juga akan menemukan sekitar 160 jenis tanaman tabepuya. Tabepuya ditanam dengan jarak sekitar 2 meteran baik jenis tabepuya warna kuning, ungu, pink dan putih. Konsep yang diusung dalam wisata ini konsep Jepang.

"Jadi kalau konsep, kita memang konsep Jepang, jadi di lajur sebelah barat tanaman tabepuya atau Sakura Brazil warna kuning, di tengah ungu, paling sana (pojok) warna pink dan putih. Itu kan kalau di Surabaya ada Bu Risma, di Magelang pas musim juga begitu viral. Kita memang bikin, kita siasati dengan jarak tanam yang relatif dekat dan tingginya pun kita batasi sehingga menjawab orang-orang yang di jalan itu ketika harus berselfi kita sediakan spot di sini," kata Pengelola Tirta Kebon nDelik (TKD) Abdul Aziz saat ditemui di lokasi, Sabtu (20/4) kemarin.

"Tirta Kebun nDelik ada pohon bambu karena biar untuk Jepangnya kental juga. Lampion juga Jepang, Gerbang Torii kalau di Jepang namanya gerbang keberuntungan, itu juga kental. Kita juga ada cemara udang itu juga kental bunga sakura, nanti ketika 3 bulan lagi Insya Allah lajur kanan sudah berbunga," tuturnya.

Selain itu, di lokasi destinasi wisata ini traveler bisa melihat langsung ikan arwana yang berada di kolam dekat tanaman tabepuya. Adapun indukan ikan arwana jumlahnya sampai 80 ekor.

"Ada 80 indukan ikan arwana. Indukan harganya Rp 500.000 per ekor, kalau anak umur satu bulan harganya Rp 20.000-Rp 25.000 per ekor," tutur Aziz yang jugapelaku budidaya yang ikan arwana sudah berlangsung 7 tahun itu.

Untuk memasuki lokasi tersebut tiket masuk sangat terjangkau. Bahkan untuk orang yang berkebutuhan khusus digratiskan.

"Tiket Rp 10.000, kalau anak-anak Rp 5.000. Kemudian, (mohon maaf) yang berkebutuhan khusus kita gratiskan," kata dia.

Kesalahan Umum yang Dilakukan Pendaki Saat Tersesat

Tersesat saat mendaki jadi hal yang biasa terjadi. Inilah kesalahan umum yang sering terjadi ketika traveler tersesat saat mendaki.

Mendaki gunung atau sekadar treking menjadi kegiatan alam terbuka yang kini diminati oleh banyak kalangan. Selain menyehatkan, kegiatan ini juga memiliki tantangan tersendiri.

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, Senin (22/4/2019) ada beberapa hal yang justru salah dilakukan pendaki saat tersesat. Menurut analisa dari SmokyMountains.com, ada lebih dari 100 laporan mengenai kesalahan terbesar saat tersesat.

Berikut 4 kesalahan umum yang dilakukan pendaki saat tersesat:

1. Tidak menjaga rute

Pendaki yang hendak melakukan pendakian diharapkan untuk memberitahukan rute kepada keluarga atau kerabat. Jangan sekali-kali melenceng dari rute seharusnya. Sehingga saat tersesat, rombongan bisa dengan mudah menemukannya.

2. Mencari bantuan, bisa bikin makin tersesat

Dalam sebuah studi ditemukan 65 persen laporan orang hilang yang sulit ditemukan karena melakukan pergerakan dari rute seharusnya. Karena panik, biasanya traveler akan berusaha mencari bantuan, sehingga keluar dari rute perjalanan.

Rupanya berkeliling mencari bantuan di area yang tidak familiar akan membuatmu semakin panik. Hasil analisa dari penelitian tersebut mengatakan tetap diam saat tersesat akan meningkatkan peluang penyelamatan diri dari tim pencari.

Kalau kamu berada di area terbuka, coba untuk mencari sinyal dengan tidak melangkah terlalu jauh.

3. Tidak memakai baju berwarna cerah

Ini yang sering dilupakan oleh para pendaki, tidak memakai pakaian berwarna cerah. Mengenakan pakaian berwarna cerah atau membuat bendera akan mempermudah tim evakuasi dalam melakukan pencarian orang hilang.

4. Harusnya membawa pluit

Selain baju berwarna merah, traveler juga diminta untuk membawa peralatan seperti pluit. Sehingga saat hilang, bisa mempermudah dalam pencarian. Hal terakhir yang bisa kamu lakukan adalah membuat asap. Namun, traveler juga harus memperhatikan apinya sehingga tidak membuat kebakaran hutan ya.

Tentu, ada baiknya traveler yang mau mendaki gunung harus mencari informasi lengkap mengenai medan perjalanan yang akan ditempuh dan menyiapkan perlengkapan dengan matang. Fisik yang prima juga menjadi modal utama. Naik gunung memang menyenangkan, akan tetapi selalu ada tantangan yang menanti di depan mata.

Bagaimana traveler, sudah seberapa siapkah kamu untuk naik gunung?

Iyuh! Penumpang Ini Cukur Rambut di Dalam Pesawat

Ada-ada saja kelakuan penumpang pesawat yang tak patut dicontoh. Seperti yang satu ini, cukur rambut di dalam pesawat.

Diberitakan media internasional seperti dirangkum detikcom, Senin (22/4/2019) diketahui hal tersebut terjadi di penerbangan United Airlines. Meski tak diketahui persisnya, penerbangan dengan rute ke mana.

Diposting oleh akun Instagram @passengershaming, terlihat seorang penumpang berkepala plontos mencukur rambutnya dengan alat cukur rambut. Padahal, rambutnya terlihat botak.

Selain itu, dia pun duduk di kelas bisnis dan 2 pramugari seperti melihatnya. Tapi tampaknya, pramugarinya juga tidak menegur dan dia tetap asyik mencukur rambutnya.

Di kolam komentar postingan videonya pun banyak netizen yang geram. Mereka menyebut, tak pantas mencukur rambut di pesawat karena tentu akan membuat kabin menjadi kotor dan bikin risih penumpang lain. Mengapa tidak dilakukannya di toilet pesawat atau ketika mendarat nanti.

Apa pendapat kamu?