Senin, 03 Februari 2020

Long Weekend di Samarinda, Bisa Wisata Susur Sungai Mahakam

Pekan ini Indonesia tengah menikmati momen libur panjang. Kalau liburan ke Samarinda, kamu bisa wisata susur Sungai Mahakam.
Kali ini saya ingin memperkenalkan wisata baru yang menjadi andalan Kota Samarinda, yaitu wisata menyusuri Sungai Mahakam dengan Kapal Wisata. Jalur yang dilewati Kapal wisata yaitu diantara 2 jembatan megah yang membelah Sungai Mahakam.

Setiap Sabtu, Minggu dan libur nasional selalu diadakan open trip reguler bagi pengunjung yang ingin melihat sisi lain Kota Samarinda dari Sungai Mahakam. Ada 3 kapal yang melayani wisata susur sungai, yatu Kapal wisata Pesut Bentong, Pesut Mahakam dan Pesut Etam. Ketiga armada kapal diberi nama pesut yang merupakan sejenis lumba-lumba air tawar endemik Sungai Mahakam yang sudah mendekati kepunahan.

Sekitar awal tahun 90-an pesut masih berenang bebas di sungai Mahakam Kota Samarinda. Namun, sekarang sudah sangat sulit ditemui kecuali harus bergerak ke arah hulu sungai mahakam yaitu di Kota Bangun dan Muara Muntai.

Kapal wisata ini dibagi menjadi dua yaitu VIP dan reguler. Rute reguler kapal wisata dibagi menjadi 2 sesi, yaitu dari dermaga pasar pagi hilir menuju Jembatan Mahakam dan Big Mall kemudian kembali ke Dermaga Pasar Pagi Hilir, dan rute kedua adalah dari Dermaga Pasar Pagi Hilir menuju Jembatan Mahkota 2 dan kemudian kembali ke arah Dermaga pasar Pagi Hilir.

Untuk rute ke jembatan Mahkota 2 selalu menjelang malam hari, karena atraksi utamanya adalah melihat lampu hias jembatan mahkota yang berwarna-warni. Bagi wisatawan wajib mengabadikan keindahannya dengan berswafoto dengan latar belakang jembatan mahkota yang diterangi lampu berwarna warni.

Jadi, Kota Samarinda sangatlah menarik untuk kalian kunjungi. Ada desa wisata Pampang tempat pertunjukan adat Budaya suku dayak Kenyah, Masjid Terbesar dan termegah kedua se-Asia Tenggara yaitu Mesjid Baitul Muttaqien (Islamic Center), Kampung ketupat yang berwarna Warni, Jembatan Mahkota 2 yang cantik di Malam hari, Kampung Tenun Sarung Khas Samarinda, Taman Samarendah, Museum Samarinda dan Wisata Susur Sungai Mahakam dengan Kapal Wisata Pesut.

Usai Nyoblos, Sandi Liburan Gratis di Bantimurung

 Usai nyoblos, Sandi warga Desa Pajukukang, Kecamatan Bontoa, Maros, berlibur di wisata alam Bantimurung gratis. Karena namanya mirip capres nomor dua.

Ia merupakan 1 dari 27 warga yang berkesempatan masuk di Bantimurung, Sulawesi Selatan dengan gratis dari promosi Pemilu 2019.

"Kemarin itu ada 27 warga yang namanya mirip dengan pasangan Capres dan Cawapres kita. Salah satunya atas nama Sandi. Lengkapnya, Sandi Saftiadi dari Kecamatan Bontoa. Kita memang menggratiskan warga yang punya nama mirip dengan Cawapres kemarin," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros, Ferdiansyah pada detikcom, Kamis (18/04/2019).

Di hari pencoblosan, pihak pengelola wisata Bantimurung, menerima sekitar 890 pengunjung yang berlibur usai pencoblosan. Mereka rata-rata berasal dari wilayah Makassar dan sekitarnya. Hanya saja, angka itu jauh dari target yang diprediksi mencapai ribuan orang.

"Mungkin karena proses perhitungan suara itu memakan waktu lama, Makanya orang malas berlibur karena sudah kesorean. Memang yang datang itu di atas jam 14 sore, mereka rata-rata datang rombongan dan mengaku kelamaan menunggu penghitungan suara," lanjutnya.

Jelang pencoblosan, pihak pengelola memang telah membuat promosi wisata untuk menekan angka golput dan ikut berpartisipasi memeriahkan pesta demokrasi. Warga yang memiliki nama mirip Capres dan Cawapres seperti Joko, Widodo, Prabowo, Sandi hingga Ma'ruf dan Amin, digratiskan masuk di arena wisata air terjun itu.

Turis BAB Sembarangan di Pantai Malaysia, Diberitakan Media Dunia

Publik Malaysia dibuat heboh oleh seorang turis yang buang air besar (BAB) sembarangan di pantai. Sampai-sampai, diberitakan media-media dunia.

Orang-orang Malaysia sedang dihebohkan akan sebuah foto turis terindikasi asal China yang buang air besar di Pantai Port Dickson, Negeri Sembilan, Malaysia. Yang lebih parah lagi, kejadiannya saat siang hari.

Dikumpulkan detikcom dari berbagai sumber, Jumat (18/4/2019), momen itu pun pertama kali terekam lewat unggahan Twitter seorang warganet dengan username @zudomon pada Sabtu lalu (13/4) seperti diberitakan media lokal Nextshark.

Dalam unggahannya itu, ia merekam momen di mana seorang wanita yang diklaimnya adalah turis China tengah jongkok dan buang air besar di pantai. Tak sendiri, ia ditemani oleh rekannya yang hanya berdiri menonton. Wajar, publik Malaysia geram!

Bahkan, hal tersebut sampai diberitakan media internasional. Fox News, media asal AS misalnya membuat beritanya dengan judul 'Photo of tourist allegedly defecating on Malaysian beach prompts investigation from city council'.

Fox News menulis, pemerintah kota Port Dickson menanggapi serius hal tersebut. Bahkan, pihak kepolisiannya meminta masyarakat ikut membantu.

"Kami meminta siapapun yang bisa memberikan informasi guna penyelidikan lebih lanjut," kata Kepala Kepolisian Kota Port Dickson, Superintenden Aidi Sham Mohamed.

Media AS lainnya, Business Insider menulis dengan judul 'Someone posted photos of a tourist allegedly taking a dump on Port Dickson beach, and people are not happy'. Mereka menampilkan kemarahan publik Malaysia via Twitter.

Sedangkan media asal Singapura, The Straits Times juga memberitakan turis yang BAB sembarangan di Pantai Port Dickson. Ditulis, tindakan BAB sembarangan di pantai tidaklah dibenarkan. Sebab, bisa mengganggu turis lain.

Long Weekend di Samarinda, Bisa Wisata Susur Sungai Mahakam

Pekan ini Indonesia tengah menikmati momen libur panjang. Kalau liburan ke Samarinda, kamu bisa wisata susur Sungai Mahakam.
Kali ini saya ingin memperkenalkan wisata baru yang menjadi andalan Kota Samarinda, yaitu wisata menyusuri Sungai Mahakam dengan Kapal Wisata. Jalur yang dilewati Kapal wisata yaitu diantara 2 jembatan megah yang membelah Sungai Mahakam.

Setiap Sabtu, Minggu dan libur nasional selalu diadakan open trip reguler bagi pengunjung yang ingin melihat sisi lain Kota Samarinda dari Sungai Mahakam. Ada 3 kapal yang melayani wisata susur sungai, yatu Kapal wisata Pesut Bentong, Pesut Mahakam dan Pesut Etam. Ketiga armada kapal diberi nama pesut yang merupakan sejenis lumba-lumba air tawar endemik Sungai Mahakam yang sudah mendekati kepunahan.

Sekitar awal tahun 90-an pesut masih berenang bebas di sungai Mahakam Kota Samarinda. Namun, sekarang sudah sangat sulit ditemui kecuali harus bergerak ke arah hulu sungai mahakam yaitu di Kota Bangun dan Muara Muntai.

Kapal wisata ini dibagi menjadi dua yaitu VIP dan reguler. Rute reguler kapal wisata dibagi menjadi 2 sesi, yaitu dari dermaga pasar pagi hilir menuju Jembatan Mahakam dan Big Mall kemudian kembali ke Dermaga Pasar Pagi Hilir, dan rute kedua adalah dari Dermaga Pasar Pagi Hilir menuju Jembatan Mahkota 2 dan kemudian kembali ke arah Dermaga pasar Pagi Hilir.

Untuk rute ke jembatan Mahkota 2 selalu menjelang malam hari, karena atraksi utamanya adalah melihat lampu hias jembatan mahkota yang berwarna-warni. Bagi wisatawan wajib mengabadikan keindahannya dengan berswafoto dengan latar belakang jembatan mahkota yang diterangi lampu berwarna warni.

Jadi, Kota Samarinda sangatlah menarik untuk kalian kunjungi. Ada desa wisata Pampang tempat pertunjukan adat Budaya suku dayak Kenyah, Masjid Terbesar dan termegah kedua se-Asia Tenggara yaitu Mesjid Baitul Muttaqien (Islamic Center), Kampung ketupat yang berwarna Warni, Jembatan Mahkota 2 yang cantik di Malam hari, Kampung Tenun Sarung Khas Samarinda, Taman Samarendah, Museum Samarinda dan Wisata Susur Sungai Mahakam dengan Kapal Wisata Pesut.