Senin, 03 Februari 2020

Apa Saja yang Ada di Dalam Jewel Changi?

Jewel Changi Airport di Singapura resmi dibuka. Penasaran nggak sih, ada apa saja di sana? Ini lho fasilitasnya.

Kemarin, Rabu (17/4) Singapura membuka secara resmi Jewel Changi Airport. Ini adalah terminal sekaligus tempat wisata baru di Singapura yang berada di Bandara Changi.

Dari rilis yang diterima detikcom, Kamis (18/4/2019) para penumpang bisa melakukan beragam aktivitas, baik setelah kedatangan maupun sebelum terbang. Traveler bisa memanjakan diri di dalam surga ritel dan kuliner, atau bahkan untuk menonton film blockbusters terbaru di Jewel.

Jewel terhubung secara langsung dengan Terminal 1 Kedatangan dan terhubung ke Terminal 2 dan Terminal 3 yang dapat diakses melalui jembatan penghubung. Jewel terdiri dari 5 lantai di atas tanah dan 5 lantai di area basement, dengan total luas area 135,700 meter persegi. Wow!

Apa yang bisa dilakukan di Jewel? Para penumpang bisa melakukan beragam aktivitas, baik setelah kedatangan maupun sebelum terbang. Traveler bisa memanjakan diri di dalam surga ritel dan kuliner, atau bahkan untuk menonton film blockbusters terbaru di Jewel.

1. Berbelanja di toko brand dunia

Pengunjung dapat melihat berbagai brand yang pertama kalinya membuka cabang di Singapura, seperti Emack & Bolio's, JW360 ̊, Lavender, OYSHO,dan Pokeemon Center Singapore, serta beberapa brand lokal Singapura seperti In Good Company, Supermama, dan Tiger Street Lab. Seluruh desainer, ritel, dan pengrajin Singapura yang terlibat diberikan kesempatan untuk memperkenalkan karya otentik Singapura ke seluruh dunia.

Jewel juga memiliki area khusus bagi brand lokal Singapura di Lantai 1, yang ditujukan sebagai fasilitas one-stop-shop bagi wisatawan mancanegara untuk dapat membawa pulang hasil karya asli Singapura sebagai cinderamata.

2. Kuliner di berbagai restoran ternama

Secara keseluruhan, Jewel memiliki lebih dari 280 toko dan restoran dengan konsep yang menarik dan brand internasional termuka, seperti Shake Shack (gerai makanan cepat saji pertama Amerika yang berasal dari New York), Burger and Lobster (asal London), Laderach (artisan cokelat asal Swiss), dan Pink Fish (restoran seafood cepat saji pertama di dunia) yang akan menarik perhatian para wisatawan dan foodies dari Indonesia dan seluruh dunia.

Tak hanya itu, restoran bersertifikasi halal seperti Commons, Earle Swensens, El Fuego by Collin's, Saap Saap Thai, So Pho, dan masih banyak lagi, juga akan menawarkan berbagai sajian makanan Western dan Asian yang dapat dinikmati oleh wisatawan dan pengunjung Muslim. Ini juga akan semakin menambah berbagai pilihan yang sudah tersedia di Bandara Changi yang memiliki 400 toko ritel dan 140 restoran.

3. Beragam atraksi wisata

Yang sangat mencuri perhatian di dalam Jewel adalah HSBC Rain Vortex, air terjun dalam ruangan tertinggi sedunia dengan ketinggian 40 meter. Atraksi ini akan menyapa pengunjung saat memasuki Jewel dengan keindahan pemandangan airnya.

Di sekelilingnya juga terdapat taman dalam ruangan empat lantai bernama Shiseido Forest Valley. Arena bermain seperti Manulife Walking Nets, Bouncing Nets, Hedge Maze, Mirror Maze, dan Discovery Slides dirancang untuk menyatu dengan konsep unik taman dalam ruangan dan akan dibuka pada 10 Juni 2019.

4. Bersantai di Changi Lounge

Changi Lounge merupakan area istirahat yang dilengkapi dengan 150 kursi dengan fasilitas kamar mandi, menawarkan fasilitas tanpa batas untuk penumpang yang sedang melakukan transit di Bandara Changi, yang terhubung ke layanan kapal pesiar dan feri.

Jewel juga akan memiliki properti YOTELAIR pertama di Asia. Dengan 130 kabin yang didesain secara optimal dengan pilihan jenis kabin kelas Premium, Accessible, dan Family, kamar-kamar ini dapat dipesan untuk durasi minimal selama empat jam, ideal untuk menghabiskan waktu saat transit atau untuk menginap semalam.

YOTELAIR juga memiliki kios check-in mandiri yang akan menghemat waktu dan memudahkan prosescheck-in tanpa repot. Dengan adanya YOTELAIR, menghadirkan total 910 kamar di Bandara Changi, termasuk 560 di Hotel Crowne Plaza Changi Airport.

Minggu, 02 Februari 2020

Kemenpar Genjot Wisman Filipina dengan Consumer Selling

Terus tumbuhnya kunjungan wisatawan asal Filipina, membuat Kementerian Pariwisata berinisiatif menggelar Consumer Selling, 2-3 Mei mendatang. Kegiatan yang bersifat promosi B to C ini, akan digelar di SM Clark, di sepanjang M.A. Roxas Avenue di Clark Freeport, Angeles City di Pampanga, Filipina.

Sebanyak 6 seller akan dilibatkan dalam kegiatan ini. Yaitu MAVP Travel & Tours, Ties That Travel, The Travelorder , Flight Destination Travel & Tours, Joy Meets World Travel & Tours, dan Amega Travel and Tours Services.

Menurut Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata Muh. Ricky Fauziyani di Jakarta, Jumat (19/4), kegiatan ini untuk menggenjot kunjungan wisatawan mancanegara.

Sekaligus, mempromosikan pariwisata Indonesia. Juga mengenali potensi kerja sama industri pariwisata antarnegara.

"Strategi branding dan selling terus dilakukan. Sepanjang waktu, kali ini kita akan melaksanakan Consumer Selling ini di Super Mall teramai di kota masa depan Filipina," kata Ricky Fauziyani.

Filipina memang merupakan salah satu fokus pasar wisman di unit kerja Regional III. Sebab, kunjungan wisman asal Filipina tumbuh sangat positif.

Hal ini terlihat sepanjang 2018 lalu. Kunjungan wisatawan asal Filipina mencapai 217.582 orang. Angka ini surplus 104% dari target 210 Ribu orang wisatawan Filipina. Untuk 2019, kunjungan wisatawan Filipina ditarget 280 Ribu orang.

Untuk merayu warga Filipina, rangkaian promosi dan selling akan menawarkan destinasi yang beragam. Semuanya indah dan kelas dunia. Jakarta, Bali, Yogyakarta dan Bandung menjadi pilihan.

Pertimbangan pemilihan 4 destinasi wisata tersebut karena wisatawan Filipina ketika berkunjung ke Indonesia, suka berbelanja/shopping. Selain itu mereka juga punya keperluan bisnis.

"Tujuan mereka datang ke lokasi wisata di Tanah Air biasanya untuk berbelanja serta untuk keperluan bisnis, dan ada pula yang ingin mengenali budaya atau wisata kultur seperti di Yogyakarta dan Bali," sambungnya.

Diterangkan Ricky, selama dua hari kegiatan pengunjung yang datang diharapkan mencapai 500 orang dengan potensi wisman mencapai 250 orang.

Untuk memeriahkan acara, para pengunjung juga disuguhi berbagai aktivitas menarik. Seperti coffee corner, games corner, dan juga pertunjukan tari Bali.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani optimis kegiatan Sales Marketing di Filipina ampuh untuk mendatangkan wisman.

"Kita juga terbantu dengan akses konektivitas yang saat ini telah ada tiga maskapai yang terbang dari Manila ke Jakarta dan Manila ke Denpasar. Yaitu maskapai Cebu Pacific, Air Asia, dan Philippines Airlines. Ini akan mempermudah wisman Filipina ke Indonesia," kata Rizki.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Rizki berharap awareness terhadap pariwisata Indonesia meningkat.

"Selain itu, ajang bisnis tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku industri pariwisata. Terutama untuk memperluas jejaring (networking) dan membuka pangsa pasar baru," tambahnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menggarisbawahi jika Filipina tergolong istimewa. Letak geografisnya tak jauh dari Manado. Utamanya Cebu Island dan Davao City.

Karenanya, semua promosi didorong sejalan dengan upaya peningkatan pencitraan pariwisata Indonesia melalui "branding" Wonderful Indonesia untuk pasar pariwisata mancanegara manapun.

"Yang lebih penting lagi, Wonderful Indonesia juga terbaik dalam Price Competitiveness. Dengan USD yang sama, bisa mendapatkan fasilitas dan services yang lebih banyak! Ini salah satu poin yang menarik yang bisa ditebar ke pasar Filipina," pungkas Menpar Arief Yahya.