Jumat, 07 Februari 2020

Wonoland, Taman Bunga Cantik dari Wonosobo

Liburan ke Wonosobo, Jawa Tengah kamu harus sunggah ke Wonoland. Di sini terdapat beragam bunga dan spot instagramable yang kekinian banget. Yuk ke sana!

Sejuknya udara Wonosobo memang tepat sebagai tempat liburan. Kini, kabupaten yang berada di bawah Gunung Sindoro dan Sumbing terdapat objek wisata edukasi Wonoland.

Berada di Desa Andongsili, Kecamatan Mojotengah, Wonoland menyuguhkan wisata edukasi dengan berbagai jenis bunga dan satwa. Sedikitnya, ada 30 jenis bunga dengan berbagai warna. Misalnya, bunga krisan, matahari, kertas dan jenis bunga lainnya.

Puluhan bunga ditata sedemikian rupa, membuat objek wisata ini tidak hanya sekadar edukasi namun juga menyuguhkan keindahan. Pengelola objek wisata Wonoland Erna Kusumawati mengatakan, wisata edukasi usia dini ini ada sejak juni 2018 lalu.

"Kami fokus untuk wisata edukasi. Di sini wisatawan dikenalkan berbagai jenis bunga, ada 30 lebih jenis bunga yang ditanam dengan warna yang berbeda-beda," terangnya saat ditemui di lokasi wisata Wonoland, Jumat (5/4/2019).

Adapun untuk satwa, di sini terdapat kelinci, burung serta kambing. Para wisatawan dapat berinterkasi dengan satwa tersebut, baik memberi makan atau untuk foto bersama.

"Untuk edukasi, nanti ada guide yang menjelaskan kepada wisatawan. Rata-rata untuk siswa SD dan anak TK. Kalau wisatawan dewasa hanya berfoto- foto. Karena di sini juga banyak spot foto," paparnya.

Salah satu spot foto adalah Rumah Hobbit, rumah nuansa Jepang dan kincir angin Belanda. Di setiap spot foto ini juga terdapat pakaian khas, Jepang dan Belanda.

"Jadi kalau mau berfoto bisa maksimal dengan menyewa baju. Untuk sewa baju Jepang atau baju Belanda Rp 20 ribu. Sedangkan untuk baju princess Rp 15 ribu," sebutnya.

Erna menuturkan, objek wisata Wonoland ini buka setiap hari mulai 08.30 WIB - 17.00 WIB. Tiket masuknya adalah Rp 10 ribu per wisatawan.

Menurut dia, kunjungan wisatawan kian bertambah seiring dengan menyebarnya foto-foto keindahan objek wisata Wonoland. Saat ini, kunjungan di hari biasa mencapi 100 wisatawan sedangkan hari libur bisa mencapi 1000 wisatawan.

"Apalagi lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat Kota Wonosobo. Sehingga memudahkan wisatawan untuk berlibur di sini," tuturnya.

Uniknya Tourist Information Center di Bandara Silangit

Kini, hampir setiap bandara memiliki pusat informasi turis (Tourist Information Center). Bandara Silangit yang sedang tahap penyempurnaan juga punya untuk membantu wisatawan.

Tetapi, ada yang berbeda saat detikcom berkunjung ke Tourist Information Center ini. Bentuknya mobile, bukan berada di dalam bangunan bandara.

Pengunjung harus menaiki tangga kecil untuk mencapai ke atas. Ada 2 petugas yang memghampiri, menyapa dengan ramah.

"Selamat datang," ujar mereka saat detikcom berkunjung Kamis, (4/4/2019).

Tourist Information Center ini juga dilengkapi dengan sejumlah fasilitas. Seperti TV yang berisi informasi tentang Silangit dan destinasi wisata Indonesia, aneka brosur tempat wisata Indonesia sampai 'layar bujet'.

Layar Bujet ini bisa dibilang cukup unik. Traveler bisa memasukkan bujet dan destinasi yang diinginkan.

"Gampang caranya, nanti bisa memasukkan bujet yang dimiliki dan destinasi yang dituju. Nanti ke luar itinerary yang pas di kantong," ujar Lily, salah satu petugas Tourist Information Center.

Selain itu, juga ada sejumlah brosur mengenai berbagai destinasi di Tanah Air. Mulai dari Bagian Barat, Tengah dan Timur. Lengkap dengan sejumlah atraksi hingga penginapan.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengutarakan bahwa Tourist Information Center yang bersifat mobile ini baru ada di Bandara Silangit, Siborong-borong, Sumatera Utara. Namun akan dibuat di dalam bangunan jika Bandara Silangit sudah disempurnakan.

"Belum ada. Di luar tetap ada yang mobile, nanti kalau terminalnya sudah jadi, dalam bandara Silangit juga ada Tourist Information Center," ujar Arief. 

2 Bocah Penjarah Duit Sesajen Melasti Diciduk Polisi

 Sempat viral, 2 bocah pemgambil uang sesajen saat upacara Melasti di Pantai Padanggalak, Bali ditangkap polisi. 1 bocah masih dicari dengan tujuan pembinaan.

Kedua bocah tersebut yaitu M Joko Maulana (15) dan Ilham (14). Keduanya merupakam bocah putus sekolah, yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung.

"Ya, diamankan tadi sore tapi kita akan bina agar anak-anak tersebut tidak lagi mengganggu saudara kita yang lagi sembahyang," kata Dirkrimum Polda Bali Kombes Andi Fairan lewat pesan singkat, Minggu (7/4/2019).

Kepada polisi keduanya mengaku mengambil uang sesari saat Melasti di Pantai Padanggalak, Bali, Senin (4/3) lalu. Rupanya meski ulah merema telah viral, keduanya kembali melakukan hal serupa siang tadi di tempat yang sama.

"Yang bersangkutan (Joko) telah mengambil uang sesari sebesar Rp 1,35 juta sedangkan pada saat melis hari Minggu (7/4) yang bersangkutan mendapatkan Rp 25 ribu dari sesari yang telah dipersembahkan untuk upacara tersebut. Terkait dengan video viral pada perayaan Melis sebelum Nyepi yang bersangkutan membenarkan dirinya ada di video," kata Andi.

Ilham juga mengakui memang ikut mengambil uang yang ada pada sesajen saat masyarakat melakukan melis Pantai Padanggalak yang viral di medsos tanggal 4 Maret 2019. Dia mengakui mendapatkan duit Rp 500 ribu.

"Yang bersangkutan mengakui atas kemauannya sendiri dan tidak ada yang mengkordinir tindakannya tersebut untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari, dan yang bersangkutan menyesali perbuatannya tersebut dan tidak akan mengulanginya lagi dan pada hari Minggu (7/4) yang bersangkutan mendapatkan sesari sebesar Rp 9 ribu," jelasnya.

Kedua bocah itu mengaku uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Sementara seorang bocah bernama Riski masih dicari.

Andi menyesalkan video viral kenakalan bocah itu diberi narasi provokatif dan ujaran kebencian. Dia berharap madyarakat bisa semakin bijak dalam membaca berita-berita viral.

"Betul, kita mengamankan anak-anak tersebut sebagai upaya tangkal agar berita tersebut tidak dimanfaatkan pihak tertentu untuk menyebar potensi konflik. Ya, sementara kita menunjukkan bahwa narasi berita tersebut hoax dan provokatif dan semoga masyarakat semakin dewasa dan bijak dalam menyikapi setiap berita yang bersifat provokatif," pesan Andi.

Wonoland, Taman Bunga Cantik dari Wonosobo

Liburan ke Wonosobo, Jawa Tengah kamu harus sunggah ke Wonoland. Di sini terdapat beragam bunga dan spot instagramable yang kekinian banget. Yuk ke sana!

Sejuknya udara Wonosobo memang tepat sebagai tempat liburan. Kini, kabupaten yang berada di bawah Gunung Sindoro dan Sumbing terdapat objek wisata edukasi Wonoland.

Berada di Desa Andongsili, Kecamatan Mojotengah, Wonoland menyuguhkan wisata edukasi dengan berbagai jenis bunga dan satwa. Sedikitnya, ada 30 jenis bunga dengan berbagai warna. Misalnya, bunga krisan, matahari, kertas dan jenis bunga lainnya.

Puluhan bunga ditata sedemikian rupa, membuat objek wisata ini tidak hanya sekadar edukasi namun juga menyuguhkan keindahan. Pengelola objek wisata Wonoland Erna Kusumawati mengatakan, wisata edukasi usia dini ini ada sejak juni 2018 lalu.

"Kami fokus untuk wisata edukasi. Di sini wisatawan dikenalkan berbagai jenis bunga, ada 30 lebih jenis bunga yang ditanam dengan warna yang berbeda-beda," terangnya saat ditemui di lokasi wisata Wonoland, Jumat (5/4/2019).

Adapun untuk satwa, di sini terdapat kelinci, burung serta kambing. Para wisatawan dapat berinterkasi dengan satwa tersebut, baik memberi makan atau untuk foto bersama.

"Untuk edukasi, nanti ada guide yang menjelaskan kepada wisatawan. Rata-rata untuk siswa SD dan anak TK. Kalau wisatawan dewasa hanya berfoto- foto. Karena di sini juga banyak spot foto," paparnya.