Minggu, 09 Februari 2020

Jokowi Promosi Wisata Mandeh, Singgung Infrastrukturnya

Lewat Instagram, Presiden Jokowi sering mempromosikan pariwisata Indonesia. Salah satunya Mandeh, yang indah di Sumatera Barat.

Dilihat detikcom dari Instagram miliknya, jokowi pada Senin (1/4/2019) Jokowi memposting video yang menampilkan Mandeh. Mandeh merupakan kawasan pesisir di Sumatera Barat yang punya pantai pasir putih dan pulau-pulau kecil nan cantik.

"Pulau-pulaunya cantik, hijau dan alami. Airnya jernih yang asyik untuk menyelam," tulis caption pada postingan tersebut.

Mandeh dapar ditempuh sekitar 2 jam dari Kota Padang. Beberapa pulau yang eksotis di sana seperti Traju, Sironjong Besar, Sironjong Kecil, Pulau Setan, hingga Pulau Cubadak. Bahkan, banyak wisatawan menyebut panorama di Mandeh seperti di Raja Ampat saja.

Kembali pada postingan Instagram Presiden Jokowi , dia menyinggung soal infrastruktur di Mandeh. Menurutnya, jalan ke Mandeh telah dibangun sebagian melalui Kementerian PUPR.

Dalam videonya terlihat jalanan yang mulus, sehingga memudahkan wisatawan dan memberikan rasa nyaman saat ke Mandeh. Ayo liburan ke Mandeh!

Mengenalkan Pariwisata Indonesia ke Afrika

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mempromosikan pariwisata Indonesia. Termasuk, untuk pasar turis Afrika dan juga Timur Tengah.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Famtrip kepada 16 orang TA/TO, Influencer hingga media dari Afrika dan Timur Tengah. Tujuannya, untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan keindahan pariwisata Indonesia.

Tidak hanya sekadar mempromosikan, para travel agent yang diajak berkunjung ke destinasi-destinasi mulai dari Jakarta-Puncak dan Bandung. Juga menjual paket-paket wisata yang menarik.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Nia Niscaya mengatakan, selama ini Travel Agent peserta famtrip lebih sering menjual paket wisata ke destinasi wisata Eropa dan sekitar Timur Tengah Afrika, karena kedekatan jarak tempuh ke destinasi tujuan.

"Untuk itu, kami undang Biro Perjalanan ini ke Indonesia agar mereka bisa melihat langsung dan menjual paket-paket wisata Indonesia ke pasar Timur Tengah," kata Nia seperti dalam siaran pers yang diterima detikcom, Senin (1/4/2019).

Sementara itu, lanjut Nia, travel agent dari Yordania juga menjual paket wisata ke berbagai negara, seperti Malaysia dan Thailand. Hal itu dikarenakan Royal Jordanian Airline memiliki rute penerbangan langsung ke kedua Negara Asia Tenggara tersebut. Royal Jordanian Airline dan Malindo Air juga telah menyepakati kerja sama penerbangan AMM-KL-KL-Indonesia (sekitar 10 kota).

"Kerja sama ini adalah rangkaian penerbangan budget untuk rute Yordania-Indonesia. Dengan memanfaatkan Malaysia sebagai hub, Indonesia bisa mendapatkan keuntungan meraih wisatawan mancanegara dari Yordania," ujarnya.

Nia juga menjelaskan, bahwa para peserta famtip juga pernah menjual paket wisata ke Indonesia, terutama Bali karena sejauh ini wisatawan Yordania hanya mengenal Bali sebagai destinasi favoritnya.

"Jika klien mereka meminta paket wisata Bali, biasanya travel agent akan mereferensikan untuk menggunakan maskapai Emirates Airlines (transit Dubai) maupun Qatar Airways (transit Doha) yang memiliki penerbangan langsung ke Bali,"ujarnya.

Perhatian! Dilarang Bikin Istana Pasir di Boracay, Filipina

Sempat ditutup, Boracay di Filipina sudah dibuka buat turis. Namun ada sejumlah aturan baru di sana, seperti tak boleh sembarangan membuat istana pasir.

Boracay termasuk tempat wisata di Filipina yang populer. Pulau tersebut terkenal dengan keindahan pantai serta alam bawah lautnya. Traveler pun banyak yang senang bersantai dan bermain di pantai, juga berfoto dengan latar istana pasir berukuran besar yang biasanya dibangun oleh anak-anak warga setempat.

Istana pasir umumnya dibuat dengan berbagai macam bentuk, dilengkapi dengan tulisan Boracay di sisi depannya. Istana pasir tersebut dibangun hampir setiap hari oleh anak-anak setempat, untuk bisa mendapat uang dari turis yang berfoto di sana. Namun kehadiran istana pasir itu rupanya dianggap bisa berdampak buruk.

Dilihat detikcom dari News.com Australia, Senin (1/4/2019), foto yang menunjukkan polisi menghancurkan istana pasir di pantai sempat beredar tahun lalu. Setelah momen tersebut, masih saja ada yang membangunnya, hingga akhirnya pembuatan istana pasir di pantai pun benar-benar dilarang.

Seperti diberitakan Fox News, pembuatan istana pasir yang besar itu dianggap bisa berdampak terhadap kontur sekitar pantai. Dari laporan yang diterima pihak Boracay Tourist Assistance Center, ada pula sejumlah wisatawan yang merasa kurang nyaman karena merasa diperas para pembuat istana pasir ilegal.

Wisatawan mengaku dipaksa membayar 50 peso (Rp 36 ribu) per orang karena dianggap memotret istana pasir. Bentuk istana pasir itu sendiri memang besar dan letaknya sengaja dibuat strategis agar bisa secara tidak sengaja ikut terpotret oleh para turis.

Kini istana pasir ikonik itu tak lagi eksis di pantai kawasan Boracay. Dikutip dari PNA, bagi yang kedapatan membangun istana pasir ilegal, bisa didenda bahkan dipenjara. Kalau pun perlu membangun istana pasir di sana dengan tujuan tertentu, harus mengurus izin terlebih dahulu dengan otoritas setempat.

Jokowi Promosi Wisata Mandeh, Singgung Infrastrukturnya

Lewat Instagram, Presiden Jokowi sering mempromosikan pariwisata Indonesia. Salah satunya Mandeh, yang indah di Sumatera Barat.

Dilihat detikcom dari Instagram miliknya, jokowi pada Senin (1/4/2019) Jokowi memposting video yang menampilkan Mandeh. Mandeh merupakan kawasan pesisir di Sumatera Barat yang punya pantai pasir putih dan pulau-pulau kecil nan cantik.

"Pulau-pulaunya cantik, hijau dan alami. Airnya jernih yang asyik untuk menyelam," tulis caption pada postingan tersebut.

Mandeh dapar ditempuh sekitar 2 jam dari Kota Padang. Beberapa pulau yang eksotis di sana seperti Traju, Sironjong Besar, Sironjong Kecil, Pulau Setan, hingga Pulau Cubadak. Bahkan, banyak wisatawan menyebut panorama di Mandeh seperti di Raja Ampat saja.

Kembali pada postingan Instagram Presiden Jokowi , dia menyinggung soal infrastruktur di Mandeh. Menurutnya, jalan ke Mandeh telah dibangun sebagian melalui Kementerian PUPR.

Dalam videonya terlihat jalanan yang mulus, sehingga memudahkan wisatawan dan memberikan rasa nyaman saat ke Mandeh. Ayo liburan ke Mandeh!