Rabu, 12 Februari 2020

Nggak Selamanya Mahal, Ini 6 Tempat Wisata Gratis di Melbourne

Destinasi wisata di luar Asia favorit orang Indonesia salah satunya adalah Australia. Kota paling seru untuk dijelajahi adalah Melbourne.

Terletak di negara bagian Victoria, Melbourne punya banyak keunikan tersendiri. Dengan tata kota yang baik, banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi tanpa bikin anggaran traveling jebol.

Mulai dari sejarah, taman kota sampai wisata belanja ramah kantong pun tersedia di Melbourne. detikTravel Senin (25/3/2019) telah mengumpulkan sejumlah tempatnya:

1. State Library of Victoria

Perpustakaan umum di jantung kota Melbourne ini jadi bukan hanya sekedar ruang publik. Tetapi juga destinasi wisata yang sayang jika dilewatkan.

Letaknya di Swanston Street, Melbourne CBD, tepat di depan Melbourne Central. Bagi traveler yang gemar membaca, inilah surganya. Selain itu, State Library Victoria juga menyediakan berbagai tempat untuk membaca atau hanya sekedar bekerja di meja-meja panjang. Bagi turis, di jam-jam tertentu juga ada tur gratis yang dipandu oleh pihak pengelola.

2. Shrine of Remembrance

Penggemar wisata sejarah, tidak lengkap kalau melewati Shrine of Remembrance saat ke Melbourne. Inilah monumen tempat mengenang jasa pahlawan yang sudah berjuang demi Negeri Kanguru.

Monumen ini dibangun untuk mengingatkan warga Australia terhadap para pahlawannya yang gugur dalam Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Museum ini dibangun di atas taman yang sangat indah dengan kombinasi lahan dengan perpohonan dan juga danau yang berisi angsa, bebek, dan burung air lainnya. Letaknya pun menjadi satu area dengan Botanical Gardens, jadi selain wisata sejarah traveler juga bisa menikmati taman kota yang sejuk dan nyaman.

3. Carlton Gardens

Salah satu taman kota yang rapi dan cantik di Melbourne adalah Carlton Gardens. Letaknya tidak jauh dari State Library of Victoria, hanya 10 menit berjalan kaki.

Di sini, traveler bisa duduk santai sembari menikmati udara sejuk. Ada sejumlah danau, tempat bermain basket sampai pepohonan yang cantik. Di kawasan yang sama, ada juga Royal Exhibition Building, gedung serbaguna yang bernuansa sejarah. Jika datang ke sini di momen pameran, biasanya Royal Exhibition Building dibuka untuk umum.

4. Hosier Lane

Tidak lengkap rasanya mengunjungi Melbourne tanpa ke gang artistik nan Instagenic. Melbourne memang menyediakan gang-gang untuk seniman jalanan berekspresi, dengan menggambar mural yang keren banget.

Yang paling terkenal adalah Hosier Lane. Letaknya tidak jauh dari Flinders Street dan Federation Square. Kalau ke sini, cocoknya siang menjelang sore hari, cocok untuk mengabadikan momen dengan foto-foto keren. Di dalam gang, juga ada beberapa toko yang menjual aneka barang fesyen dengan tema 'street fashion'.

5. Melbourne CBD

Melbourne punya kawasan bisnis dan pusat kota yang keren. Inilah Melbourne CBD, jantung kota yang seru untuk dieksplor.

Gedung-gedung di sini tidak selamanya modern, banyak bangunan tua yang difungsikan sebagai pusat perbelanjaan ataupun perkantoran. Jika traveler berkunjung saat musim semi atau dingin, sangat asyik apabila dinikmati dengan berjalan kaki. Hanya jalan-jalan dan menikmati kota saja sudah menyenangkan. Bagi yang suka foto-foto, sempatkan untuk mengabadikan momen di Flinders Street dan kawasan Bourke, inilah jalanan ikonik di sana.

6. Federation Square

Ruang terbuka Melbourne patut diacungi jempol. Federation Square salah satu bukti nyatanya, ruang publik yang jadi destinasi wisata andalan.

Sebenarnya, inilah kawasan gedung modern dan industri kreatif. Di kawasan ini, berdiri gedung media SBS dan museum ACMI (Australia Centre for the Moving Images). Area Federation Square juga menjadi lahan untuk event-event menarik. Jika tidak ada, umumnya turis atau warga lokal menjadikan tempat ini sebagai kawasan nongkrong yang seru.

Belajar dari Singapura, Inilah Aturan Naik MRT di Sana

Mass Rapid Transit (MRT) merupakan moda transportasi baru di Jakarta. Supaya tetap nyaman dan terawat, mari belajar aturan naik MRT di Singapura

Presiden Jokowi telah meresmikan MRT Jakarta pada Minggu (24/3) kemarin. Sekarang naiknya masih gratis, untuk pengoperasian MRT secara komersial akan dimulai pada 1 April 2019 mendatang.

MRT Jakarta diharapkan menjadi peradaban baru wajah transportasi Indonesia. Tak hanya transportasinya saja yang keren, diharapkan sikap penumpangnya juga makin keren untuk jadi lebih tertib, rapi dan bersih.

Sebab tak dipungkiri, akhir-akhir ini di media sosial ramai soal para penumpang MRT yang jadi persoalan. Gara-garanya seperti, buang sampah sembarangan dan egois naik eskalator.

Mari, kita belajar dari aturan naik MRT Singapura. Dilihat detikTravel dari laman resmi SMRT pada Senin (25/3/2019) terdapat banyak aturan tegas bagi penumpang MRT di sana. Bahkan, denda yang tidak sedikit menanti jika ada yang berani melanggar aturannya.

Ambil contoh, pihak MRT Singapura melarang penumpang makan dan minum di dalam MRT demi menjaga kebersihan. Jika kedapatan, siap-siap kena denda sebesar SGD 500 atau setara Rp 5,2 juta. Angka yang tidak sedikit bukan?

"Meminum air putih, atau minuman apa pun dalam hal ini, tidak diizinkan karena minuman tersebut dapat tumpah dan membasahi kursi, mengotori barang-barang penumpang lainnya atau membuat penumpang terpeleset," tulis pernyataan resminya.

Larangan merokok lebih besar dendanya. Bagi yang merokok di MRT akan dikenai denda SGD 1.000 atau sekitar Rp 10,5 juta.

Selain itu, sedikitnya terdapat 24 denda yang berlaku bagi penumpang MRT Singapura. Bahkan, meludah di MRT saja ada denda sebesar SGD 5.000 atau setara Rp 52 juta!

Aturan atau panduan naik MRT begitu terpampang jelas di stasiun-stasiun dan di dalam MRT-nya. Sehingga tampaknya, alasan 'tidak tahu aturan' tidak berlaku di sana.

Dengan aturan disertai denda, MRT Singapura bisa menjadi senyaman sekarang ini. Bahkan bagi traveler, naik MRT di Singapura dapat mengirit ongkos untuk berpergian mengelilingi negaranya.

Tapi tentu saja, MRT Singapura butuh waktu tak sebentar supaya penumpangnya bisa setertib dan suasananya sebersih sekarang. Untuk usianya MRT Singapura sendiri, tahun ini sudah 32 tahun.

Untuk MRT Jakarta, mari gunakan momentum kecanggihan transportasi ini untuk menjadi penumpang kendaraan umum yang lebih baik dalam bersikap. Setuju?

Nggak Selamanya Mahal, Ini 6 Tempat Wisata Gratis di Melbourne

Destinasi wisata di luar Asia favorit orang Indonesia salah satunya adalah Australia. Kota paling seru untuk dijelajahi adalah Melbourne.

Terletak di negara bagian Victoria, Melbourne punya banyak keunikan tersendiri. Dengan tata kota yang baik, banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi tanpa bikin anggaran traveling jebol.

Mulai dari sejarah, taman kota sampai wisata belanja ramah kantong pun tersedia di Melbourne. detikTravel Senin (25/3/2019) telah mengumpulkan sejumlah tempatnya:

1. State Library of Victoria

Perpustakaan umum di jantung kota Melbourne ini jadi bukan hanya sekedar ruang publik. Tetapi juga destinasi wisata yang sayang jika dilewatkan.

Letaknya di Swanston Street, Melbourne CBD, tepat di depan Melbourne Central. Bagi traveler yang gemar membaca, inilah surganya. Selain itu, State Library Victoria juga menyediakan berbagai tempat untuk membaca atau hanya sekedar bekerja di meja-meja panjang. Bagi turis, di jam-jam tertentu juga ada tur gratis yang dipandu oleh pihak pengelola.

2. Shrine of Remembrance

Penggemar wisata sejarah, tidak lengkap kalau melewati Shrine of Remembrance saat ke Melbourne. Inilah monumen tempat mengenang jasa pahlawan yang sudah berjuang demi Negeri Kanguru.

Monumen ini dibangun untuk mengingatkan warga Australia terhadap para pahlawannya yang gugur dalam Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Museum ini dibangun di atas taman yang sangat indah dengan kombinasi lahan dengan perpohonan dan juga danau yang berisi angsa, bebek, dan burung air lainnya. Letaknya pun menjadi satu area dengan Botanical Gardens, jadi selain wisata sejarah traveler juga bisa menikmati taman kota yang sejuk dan nyaman.

3. Carlton Gardens

Salah satu taman kota yang rapi dan cantik di Melbourne adalah Carlton Gardens. Letaknya tidak jauh dari State Library of Victoria, hanya 10 menit berjalan kaki.

Di sini, traveler bisa duduk santai sembari menikmati udara sejuk. Ada sejumlah danau, tempat bermain basket sampai pepohonan yang cantik. Di kawasan yang sama, ada juga Royal Exhibition Building, gedung serbaguna yang bernuansa sejarah. Jika datang ke sini di momen pameran, biasanya Royal Exhibition Building dibuka untuk umum.