Arc de Triomphe merupakan sebuah bangunan ikonik di Paris, Prancis. Ternyata, kembarannya ada lho di Kalimantan Selatan.
Setiap daerah di Indonesia memiliki bangunan khas yang menjadi ciri khas suatu daerah. Tidak terkecuali kota Martapura yang memiliki sebuah gerbang besar menyerupai Arc de Triomphe di Paris, namun dengan sentuhan kearifan lokal.
Jika di kota Paris memiliki Arc de Triomphe, maka di kota Martapura, Kalimantan Selatan memiliki bangunan yang serupa, namun lebih banyak memiliki berbagai sentuhan kearifan lokal budaya Banjar. Bangunan ini bernama Gerbang Bumi Selamat. Gerbang Bumi Selamat berlokasi tidak jauh dari alun-alun Ratu Zalecha dan pertokoan Bumi Cahaya Selamat.
Bentuk gerbang yang megah dan besar ini cukup mencuri perhatian setiap wisatawan yang datang ke Martapura. Jika dilihat lebih dekat, terdapat banyak ornamen yang menggambarkan kehidupan keseharian masyarakat Martapura dan terlukiskan di setiap bagian gerbang.
Seperti ornamen yang menggambarkan aktivitas masyarakat yang melakukan aktivitas jual beli di sungai Martapura, serta aktivitas penambangan intan secara tradisional terlukiskan pada ornamen yang ada di gerbang ini.
Di salah satu sisi gerbang, terdapat kalimat nasehat para orang tua terhadap anak-anak dalam Bahasa Banjar, yaitu Baiman, Bauntung dan Batuah. Suatu kalimat yang biasa diucapkan orangtua kepada anak yang akan merantau. Baiman memiliki arti agar selalu ingat Allah dan memiliki tingkah laku yang dicontohkan Nabi Muhammad dalam ajaran Islam. Jika sudah mengamalkan syariat agama maka akan mendapatkan keberuntungan atau Bauntung.
Sedangkan Batuah memiliki makna, agar kehadiran seseoran di masyarakat memiliki manfaat untuk orang lain. Gerbang Bumi Selamat, diresmikan pada tanggal 14 Agustus 2013, dalam penamaannya merujuk pada sejarah Keraton Banjar di masa lalu, dimana kawasan Keraton bernama Bumi Kencana, kemudian berganti dengan nama Bumi Selamat.
Mencari Ketenangan di Bukit Inspirasi, Sembalun
Sembalun, Lombok Timur, punya bukit cantik yang wajib dikunjung. Tenang, cocok untuk mencari inspirasi, sesuai namanya.
Lombok sudah bangkit. Begitupun pariwisatanya. Lokasi-lokasi wisata sudah aman untuk di kunjungi. Begitu pun Sembalun dengan gunung Rinjani sebagai ikon daerah ini. Untuk menikmati gunung Rinjani dan khasnya udara Sembalun yang dingin dan yang lebih penting lagi tidak terlalu capek-capek untuk mendaki, bukit Inspirasi menjadi pilihannya.
Bukit Inspirasi memang masih kalah pamor dengan bukit-bukit lain di daerah sembalun semisal bukit Pergasingan, bukit Anak Dare dan Bukit Nanggi. Tetapi bukit Inspirasi punya banyak kelebihan. Akses yang mudah menuju lokasi. hanya butuh kurang lebih 10 menit untuk mendaki bukit ini. Trek nya sangat bersahabat, apa lagi bagi wisatawan yang ingin ngecamp bareng keluargam disini sangat cocok. Untuk viewnya tidak kalah indah dari bukit yang lain.
Bukit Inpirasi ini tidak terlalu tinggi dan kelilingi oleh bukit-bukit yang menjulang tinggi. Sebelah timurnya berdiri gagah penguasa gunung di Lombok, yakni gunung Rinjani. Diikuti barisan bukit-bukit yang lain mengelilingi bukit Inspirasi. Sebelah utaranya terlihat bukit Lincak yang menjulang tampak paling tinggi diantara bukit-bukit di sekitarnya. Sebelah selatan berjejer bukit Pergasingan yang masih belum terlihat aktifitas pendakian disana. View yang paling mencolok dari bukit Inspirasi adalah gunung Rinjani yang terlihat gagah dengan kokoh berdiri.
Kelebihan yang ditawarkan di bukit inspirasi ini adalah spot-spot untuk berfoto. Spot-spot foto tersebut sangat instagramable, dimana diera digital ini berfoto adalah sesuatu yang wajib untuk dilakukan untuk mengabadikan moment serta keindahan view dari bukit Inspirasi.