Sabtu, 15 Februari 2020

Bersantai Naik Yacht di Laguna Taiwan, Asyik Juga!

Dapeng Bay, salah satu laguna terbesar di Taiwan, menawarkan pemandangan yang cantik. Traveler bisa menikmati keindahannya sambil berlayar naik yacht.

Liburan di Taiwan tak melulu ke Taipei yang ada di utara. Cobalah melancong menuju ke sisi bawah, merasakan wisata bahari Taiwan. Misalnya saja ke Pingtung yang populer di kalangan turis.

Salah satu objek wisata yang menarik dikunjungi di Pingtung adalah Dapeng Bay. Ini merupakan laguna terbesar di pesisir barat daya Taiwan. Luas perairannya sekitar 532 hektar, dengan kedalaman 2 sampai 6 meter.

Cara asyik menikmati keindahan laguna tersebut adalah sambil berlayar naik PengFu Sightseeing Yacht. detikTravel berkesempatan menjajal tur naik kapal itu belum lama ini, di sela-sela peliputan Taiwan Lantern Festival 2019.

Yacht mewah yang membawa turis berkeliling laguna berukuran cukup besar dengan 2 tingkat. Sekali berlayar kapal ini bisa mengangkut 70 wisatawan. Setelah semua penumpang naik, kapal pun siap diberangkatkan.

Wisatawan diajak berkeliling Dapeng Bay dengan santai, sambil disediakan makanan dan minuman ringan. Ada pula pemandu yang menceritakan soal Dapeng Bay. Kapal berjalan tidak terlalu cepat, ombaknya pun tenang.

Dari atas kapal terlihat pemandangan pegunungan di kejauhan, serta birunya laut yang memanjakan mata. Sesekali tampak burung-burung beterbangan menambah suasana ramai menjelang sore itu.

Kapal berlayar melewati beberapa spot di sekeliling laguna, mulai dari Mangrove Wetlands, Dapeng Bay Bridge yang unik, Oyster Chell Island, Sunset Bay hingga kembali ke yacht marina. Tur kapal ini memakan waktu sekitar satu jam.

Selesai tur kapal, wisatawan bisa lanjut berwisata di sekitar Dapeng Bay. Selain tur naik kapal, banyak pilihan wisata lainnya seperti mencicipi aneka kuliner seafood, melihat sunset, aktivitas olahraga air, wisata mangrove dan masih banyak lagi.

Buat traveler yang ingin mencoba berlayar di Dapeng Bay, PengFu Sightseeing Yacht biaya tiketnya 300 NTD (Rp 138 ribu) dan beroperasi setiap hari setiap pukul 09.00-18.00. 

Saat Chris Hemsworth Main-main Sama Hewan Imut Quokka

Chris Hemsworth gemar mempromosikan segala hal tentang Australia. Terbaru, pameran Thor ini main-main sawa hewan imut quokka.

Terbaru, Chris Hemsworth memposting foto dan video di Instagram pribadinya seperti dilihat detikcom, Jumat (15/3/2019) tentang quokka. Apa itu quokka? Quokka adalah salah satu hewan endemik Australia dan hidup di Pulau Rottnest.

Chris Hemsworth tampak kegirangan saat selfie dengan quokka. Apalagi, dia juga merekam video saat dirinya memberi makan quokka langsung dari mulutnya.

Saat ini ada sekitar 12.000 ekor quokka yang hidup bebas di Rottnest Island. Ada sejarah menarik tentang pulaunya, adalah Willem de Vlamingh, kapten kapal Belanda yang pada tahun 1696 menjelajah pulau ini. Selama 6 hari, dia menemukan banyak 'big rat' karena bentuknya yang seperti tikus, namun besarnya seperti kucing.

Dari situlah dia namakan pulau tersebut sebagai 'rat nest' alias sarang tikus. Kemudian, menjadi Rottnest.

Rottnest Island dapat ditempuh dari Kota Fremantle. Pulau ini pun masuk dalam salah satu destinasi yang wajib dikunjungi di Western Australia.

Mau melihat quokka seperti Chris Hemsworth? 

Traveler Sedang Berada di New Zealand, Jokowi Minta Hati-hati

Untuk traveler yang sedang ada di berbagai destinasi di New Zealand, Presiden Jokowi meminta agar hati-hati. Ini menyusul penembakan masjid di Christchurch.

New Zealand adalah destinasi wisata yang semakin dilirik traveler Indonesia. Ada banyak tempat wisata di Selandia Baru yang menarik untuk turis Indonesia seperti Hobbiton, Auckland atau Glowworm Caves.

Banyak juga orang Indonesia yang berada di New Zealand untuk menempuh kuliah S2 atau S3 di berbagai kota. Ada juga mereka yang bekerja di sana.

Kejadian penembakan di dua masjid Kota Christchurch mengundang duka cita dunia. Apalagi ada WNI kita yang menjadi korban penembakan. Sejumlah negara termasuk Indonesia mengeluarkan travel advice. Presiden Jokowi pun angkat bicara.

"Dari Tanah Air, saya mengimbau kepada para WNI di Selandia Baru, khususnya di Christchurch, untuk senantiasa waspada dan hati-hati," kata Jokowi melalui akun Instagram seperti dilihat detikcom, Sabtu (16/3/2019)

Jokowi menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban dalam peristiwa penembakan membabi-buta oleh teroris di Masjid Al Noor dan Linwood di Christchurch, Selandia Baru. Siapa pun pelakunya, dia mengutuk dengan keras aksi tersebut.

Jokowi terus memantau perkembangan pasca penembakan itu, mengingat di kota Christchurch bermukim sejumlah WNI. Tim perlindungan WNI di Selandia Baru saat ini berkoordinasi dengan otoritas keamanan setempat, rumah sakit, dan Perhimpunan Pelajar Indonesia di sana.

Imbauan juga dikeluarkan oleh Kemlu, dalam hal ini KBRI Wellington lewat akun Twitter. Semua WNI diminta waspada dan memantau perkembangan berita.

"Sehubungan dengan terjadinya aksi penembakan di masjid di Christchurch pada hari ini tanggal 15 Maret 2019, KBRI Wellington mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Indonesia yang berdomisili di wilayah Selandia Baru, Samoa dan Kerajaan Tonga agar waspada dan aktif memantau perkembangan pemberitaan media terkait dengan insiden tersebut," demikian imbauan KBRI Wellington dalam postingan di Twitter, Jumat (15/3).

Bersantai Naik Yacht di Laguna Taiwan, Asyik Juga!

Dapeng Bay, salah satu laguna terbesar di Taiwan, menawarkan pemandangan yang cantik. Traveler bisa menikmati keindahannya sambil berlayar naik yacht.

Liburan di Taiwan tak melulu ke Taipei yang ada di utara. Cobalah melancong menuju ke sisi bawah, merasakan wisata bahari Taiwan. Misalnya saja ke Pingtung yang populer di kalangan turis.

Salah satu objek wisata yang menarik dikunjungi di Pingtung adalah Dapeng Bay. Ini merupakan laguna terbesar di pesisir barat daya Taiwan. Luas perairannya sekitar 532 hektar, dengan kedalaman 2 sampai 6 meter.

Cara asyik menikmati keindahan laguna tersebut adalah sambil berlayar naik PengFu Sightseeing Yacht. detikTravel berkesempatan menjajal tur naik kapal itu belum lama ini, di sela-sela peliputan Taiwan Lantern Festival 2019.

Yacht mewah yang membawa turis berkeliling laguna berukuran cukup besar dengan 2 tingkat. Sekali berlayar kapal ini bisa mengangkut 70 wisatawan. Setelah semua penumpang naik, kapal pun siap diberangkatkan.

Wisatawan diajak berkeliling Dapeng Bay dengan santai, sambil disediakan makanan dan minuman ringan. Ada pula pemandu yang menceritakan soal Dapeng Bay. Kapal berjalan tidak terlalu cepat, ombaknya pun tenang.

Dari atas kapal terlihat pemandangan pegunungan di kejauhan, serta birunya laut yang memanjakan mata. Sesekali tampak burung-burung beterbangan menambah suasana ramai menjelang sore itu.

Kapal berlayar melewati beberapa spot di sekeliling laguna, mulai dari Mangrove Wetlands, Dapeng Bay Bridge yang unik, Oyster Chell Island, Sunset Bay hingga kembali ke yacht marina. Tur kapal ini memakan waktu sekitar satu jam.

Selesai tur kapal, wisatawan bisa lanjut berwisata di sekitar Dapeng Bay. Selain tur naik kapal, banyak pilihan wisata lainnya seperti mencicipi aneka kuliner seafood, melihat sunset, aktivitas olahraga air, wisata mangrove dan masih banyak lagi.

Buat traveler yang ingin mencoba berlayar di Dapeng Bay, PengFu Sightseeing Yacht biaya tiketnya 300 NTD (Rp 138 ribu) dan beroperasi setiap hari setiap pukul 09.00-18.00.