Minggu, 16 Februari 2020

Hewan dan Bunga Khas Australia Barat, Serta Tempat Untuk Melihatnya

Australia Barat adalah destinasi dengan fauna dan flora yang unik untuk dilihat wisatawan. Ayo berfoto dengan hewan unik dan bunga yang cantik!

Australia punya hewan-hewan dan flora yang khas. Wisatawan pasti tahu kanguru dan koala, namun Australia punya lebih banyak dari itu. Begitu pula Australia Barat yang begitu dekat dengan Indonesia. Cuma butuh terbang dari Jakarta 4,5 jam dan dari Bali hanya 3 jam 40 menit, kita bisa wisata keluarga di Australia Barat dan berjumpa dengan hewan-hewan dan flora uniknya.

Asyiknya adalah, flora dan fauna Australia Barat bisa dinikmati sepanjang tahun dengan ciri khas berbeda di setiap musimnya. Data dari Tourism Western Australia, Mereka memiliki Nature Calendar yang bisa menjadi patokan bagi wisatawan untuk melihat flora dan bercengkrama dengan fauna khas Australia Barat:

1. Yang bisa dinikmati sepanjang tahun

Gambar hewan khas Australia yang diingat traveler adalah Kanguru dan Koala. Kedua hewan ini bisa dinikmati sepanjang tahun di Caversham Wildlife Park di luar Kota Perth, Australia Barat yang buka sepanjang tahun.

Mereka punya koleksi kanguru dan wallaby dari beberapa spesies dan koala. Tapi tidak hanya itu, mereka punya juga hewan khas Australia lainnya seperti tasmanian devil, wombat, dingo dan burung emu. Kebun binatang ini adalah salah satu tempat wisata keluarga di Australia Barat yang menjadi favorit.

Namun menikmati hewan khas Australia di habitat aslinya bisa kok. Hewan Quokka yang mirip tikus besar berwajah lucu, bisa dinikmati wisatawan sepanjang tahun di Rottnest Island. Sisanya adalah hewan-hewan laut yang menarik untuk dijumpai.

Ikan paus dari berbagai spesies bisa dinikmati sepanjang tahun di Australia Barat. Dari Januari sampai Maret wisatawan bisa melihat paus pembunuh (Orca) di Bremer Bay. Dari Mei sampai Desember, paus bungkus, paus biru yang langka berpindah dari South West ke Kimberley Coast. Banyak operator tur menawarkan paket menonton paus.

Lumba-lumba hidung botol juga bisa dijumpai sepanjang tahun terutama dari September sampai Juni di Rockingham, Mandurah, Bunbury dan Monkey Mia. Australia Barat juga punya anjing laut dan singa laut. Mereka bisa kelihatan di pantai-pantai yang ada di Perth, Jurien Bay, Albany dan Esperance. Sementara di Coral Bay, wisatawan bisa sambil diving berjumpa dengan manta.

Satu hal yang tidak diduga, tempat wisata di Australia Barat punya unta di Broome. Unta ini dulunya dibawa dari Timur Tengah untuk membantu peternakan di Australia. Namun kini unta menjadi atraksi wisata yang ditawarkan Broome dengan kegiatan camel ride.

2. Musim Semi

Musim semi di Australia Barat berlangsung dari September-November. Ini adalah waktu yang sempurna untuk menikmati bunga-bunga liar di Australia Barat. Meski begitu, musim bunga sudah mulai sejak Juni di Australia Barat bagian utara dan bergeser ke selatan sampai 6 bulan. Dimulai dengan festival jamur truffle hitam di Manjimup pada bulan Juni.

September adalah puncak bunga-bunga mekar di Kings Park, Kota Perth dan ada festival bunga musim semi di sana. Sementara kalau ingin melihat bunga liar di alam bebas, Taman Nasional Karijini di Pilbara adalah tempatnya. Ingat, bunganya tidak boleh dipetik ya!

Musim semi juga adalah musimnya migrasi burung. Tempat terbaik untuk melihatnya adalah di Roebuck Bay di Broome. 175 ribu burung ada di sana dan mereka lalu akan migrasi ke Arctic untuk berkembang biak di musim panas. Musim semi adalah waktu yang paling spesial untuk menikmati flora dan fauna Australia Barat.

April 2019, Ada Hutan Buatan di Bandara Changi Singapura

Singapura punya destinasi baru yang bakal dibuka bulan depan, April 2019. Traveler pun bisa menjadikan tempat ini sebagai alternatif wisata mudah dan kekinian.

Inilah Jewel Changi Airport, sebuah fasilitas baru yang bisa dinikmati traveler saat singgah ke Singapura. Lokasinya berada di satu wilayah Bandara Changi.

Seperti dalam rilis yang diterima detikTravel dari Changi Airport, Minggu (10/3/2019) konsep Jewel Changi Airport sebenarnya adalah kawasan indoor dengan berbagai nuansa alam. Seperti air terjun raksasa, pepohonan dan aneka tanaman cantik lainnya.

Selain itu, di sini juga bisa dijadikan pusat hiburan, ada beberapa fasilitas di dalamnya. Seperti pusat perbelanjaan, area ritel dan restoran, dengan lebih dari 280 toko dan restoran dengan konsep menarik serta brand Singapura dan Internasional terkemuka.

"Bertempat strategis di tengah Bandara Changi, Jewel akan menjadi destinasi favorit bagi wisatawan, termasuk wisatawan Indonesia. Jewel akan menjadi atraksi ikonik yang dilengkapi dengan berbagai pengalaman liburan dan gaya hidup, serta aneka ragam spot foto yang dapat dipamerkan di Instagram - yang juga menjadi salah satu alasan untuk mengunjungi Singapura. Jewel memperlihatkan bahwa bandara tak hanya menjadi tempat persinggahan untuk menunggu pesawat, tetapi juga menjadi destinasi wisata. Indonesia sebagai salah satu pasar terbesar kami, membuat kami tak sabar untuk memperkenalkan Jewel dan menanti kedatangan pengunjung dari Indonesia untuk mengunjungi Jewel." ujar Ivan Tan, Group Senior Vice President, Corporate & Marketing Communications of Changi Airport Group dalam keterangan tertulis.

Selain itu, traveler yang penasaran dengan berbagai kuliner dunia bisa merasakannya di sini. Contoh saja Shake Shack, outlet burger asal New York, AS yang akan membuka tokonya di Jewel Changi Airport. Ada juga toko coklat asal Swiss Laderach dan berbagai outlet tersohor lainnya.

Di lantai teratas Jewel terdapat Canopy Park, sebuah taman dengan luas 14 ribu meter persegi, menyuguhkan fasilitas bermain, taman, dan restoran. Di sini, pengunjung dapat mencoba melambungkan diri di area Walking Nets dengan tinggi 25 meter, berjalan di Canopy Bridge sepanjang 50 meter yang digantung setinggi 23 meter di atas permukaan tanah, meluncur di Discovery Slides, dan aneka atraksi seru lainnya.

Bangunan Jewel Changi Airport juga sangat catchy, dengan kubah kaca besar yang mencolok. Traveler juga bisa melihat air terjun raksasa Rain Vortex yang akan menjadi ikon atraksi wisata di sini.

Jika punya waktu singgah di Singapura https://www.detik.com/tag/singapura untuk bisnis atau melanjutkan penerbangan, traveler bisa beristirahat di YotelAir Singapore Changi Airport yang memiliki fasilitas 130 kamar. Selain itu, fasilitas early check-in juga diberikan apabila jadwal penerbangan di malam dan dini hari.

Nah, jika penasaran berkunjung ke sini, datanglah mulai bulan depan. Tepatnya, 17 April 2019 mendatang Jewel Changi Airport bakal dibuka buat umum. Seru!