Minggu, 16 Februari 2020

Begini Lho Keindahan Maldives

Maldives layak disebut sebagai tempat impian traveler dunia. Keindahan pantai dan lautnya luar biasa indah!

Maldives merupakan negara yang terbentuk dari sekian banyak pulau. Di antara banyaknya pulau tersebut banyak beberapa pulau kecil berbentuk hamparan pasir putih nan indah .Pulau pasir tersebut terlalu kecil untuk di tempati sebuah resort, namun juga terlalu besar untuk dibilang hanya hamparan pasir saja. Jadilah disebut sebagai Sndbank. Sandbank ini tidak memiliki pohon atau tanaman apapun di atasnya. Hanya dihiasi karang dan laguna saja. Bahkan beberapa Sandbank hanya dikelilingi lautan Samudera.

Untuk menuju ke Sandbank ini bisa melalui beberapa pilihan tour Day trip. Biasanya dibarengi dengan paket snorkling. Tapi apabila mau kalian bisa by request untuk hanya mengunjungi Sandbank saja. Saat kalian menginjakkan kaki di Maldives, fenomena Sandbank ini wajib kalian kunjungi, karena teramat sangat indah untuk dilewatkan.

Uniknya beberapa Sandbank hanya ada saat air laut surut sedangkan menghilang saat pasang. Konon katanya setiap 2 kali dalam setahun Sandbank ini posisinya bergerak menyamping. Perpindahan tersebut terjadi karena erosi dan tekanan dari pasang air laut.

Saya pribadi memilih untuk ikut day trip snorkeling untuk menuju Sandbank ini. Day trip snorkling dan sandbank ini harganya $30. Paket tersebut sudah termasuk makan siang, minum, cemilan buah dan segala peralatannya. Lama dari Day trip ini sekitar 8 jam. Mulai jam 8 pagi sampai jam 4 sore. Sandbank menjadi tempat tujuan untuk beristirahat sekaligus makan siang ala piknik di pasir.

Di Sandbank ini kita boleh melakukan aktivitas apapun, asal jangan mengotori dan buang sampah sembarangan. Karena Sandbank sangat terjaga kebersihan pasirnya. Untuk menuju Sandbank karena lautan airnya mulai dangkal jadi boat yang membawa harus berhenti sedikit jauh dari Sandbanknya.

Inilah saatnya merasakan berenang di Samudra Hindia yang airnya masih jernih berwarna biru kehijauan. Kalau ditanya seperti apa rasanya? rasanya seperti berenang di jacuzi karena air lautnya sangat hangat.

Jadi gimana apakah kalian penasaran untuk menikmati fenomena keindahan sandbank ini?

Inilah Pulau di Ujung Selatan Indonesia

Pasti, nama pulau ini sudah banyak orang yang tahu. Pulau yang jadi ujung terdepan di Indonesia bagian selatan, inilah Rote.

Pulau Rote sudah menjadi surga bagi para surfer di seluruh dunia. Di awal tahun saya berkesempatan mengunjunginya dalam moment peresmian tower telekomunikasi di pulau terluar.

Berangkat dari Surabaya menuju Kupang, dengan waktu tempuh 2 jam lalu dilanjut dengan pesawat ATR 72-500 dari Kupang ke Rote membutuhkan waktu 30 menit. Kalau ditanya berapa jarak Surabaya Rote, jawabnya 2.400 km, atau setara dengan jarak Chicago ke Las Vegas.

Pulau Rote memiliki kabupaten yakni Rote Ndao, dan nama bandaranya DC Saudale. Di awal tahun 2018, Presiden Joko widodo mendarat di bandara ini dan dirinya mengklaim sebagai presiden pertama yang mengunjungi pulau Rote.

Dari Rote, kemudian saya menempuh perjalananan satu jam menuju Nembrala. Konon, di sinilah tempat indahnya Pulau Rote, yang sampai presiden pun berkunjung dan cuci muka di pantainya.

Tidak banyak yang bisa di explore di pulau ini, kecuali untuk surfing. Rote peringkat pertama. Bahkan majalah travel and leisure menobatkan Nembrala sebagai Most Popular Surfing Sport.

Beberapa tempat yang saya kunjungi di Rote adalah Pantai Tiang Bendera, Lifulada Beach dan Nembrala Beach, tempat Pak Jokowi cuci muka. Dari sisi budaya, ada yang menarik dari rote yakni sasando dan topi ti'i langga yang mirip dengan sombrero dari Meksico. Dua benda tersebut, hanya dapat dijumpai di Pulau Rote, dan satu lagi, kain tenun khas rote, kainnya bagus dan unik, ibu negara juga membeli kain tenun khas rote ketika kunjungan ke pulau ini.

Sepanjang perjalanan keliling Rote, jalanan relatif sangat sepi, jarang sekali berpapasan sama mobil. Saking sepinya, yang nyebrang jalan itu bukan lagi manusia, namun babi, sapi dan kambing. Pemandangan yang jarang kita temui di kota-kota di belahan jawa manapun. Kerbau dan babi pun berkeliaran mencari makan di padang rumput ilalang, pemandangan seperti inilah pemandangan yang bisa dibilang mahal, karena mengajak kita serasa di pinggiran Himalaya.

Ayo Visit Rote, pulau terdepan di ujung selatan Indonesia!

Hewan dan Bunga Khas Australia Barat, Serta Tempat Untuk Melihatnya (2)

3. Musim Panas

Di musim panas dari Desember sampai Februari, wisatawan masih bisa berwisata melihat paus, lumba-lumba, anjing laut, singa laut, manta dan quokka. Namun ada sahabat baru di sini yaitu penyu. Musim panas adalah saat terbaik untuk wisata melihat penyu.

Ningaloo Reef yang menjadi Situs Warisan Dunia adalah habitat penyu hijau, loggerhead, paruh elang dan punggung rata. Musim panas adalah waktunya penyu kawin dan bertelur di pantai. Ada banyak paket wisata untuk melihat penyu bertelur di sana.

Musim panas adalah juga waktu yang tepat untuk melihat penguin di Rockingham. Di sana ada Penguin Island, dimana wisatawan bisa melihat penguin Australia.

4. Musim Gugur

Musim gugur di Australia Barat berlangsung pada Maret sampai Mei. Wisatawan tetap bisa berwisata melihat paus, lumba-lumba, anjing laut, singa laut, manta dan quokka. Yang berbeda di musim ini adalah di Ninggaloo Reef, ini adalah musimnya 200 spesies terumbu karang menumbuhkan polip.

Selain itu, Ninggaloo Reef akan ada hiu paus. Wisata melihat hiu paus menjadi daya tarik utama di Ninggaloo Reef pada musim gugur.

5. Musim Dingin

Bulan Juni dan Agustus adalah musim dingin di Australia Barat. Namun musim ini dinikmati dengan unik. Tempat wisata di Australia Barat bagian selatan menjadi kawasan yang lebih dingin. Sementara itu di utara sudah mengalami musim semi duluan.

Bunga-bunga liar akan bermekaran di Pilbara, Goldfields dan Coral Coast. Kemudian, musim jamur truffle akan dimulai untuk dipanen di Manjimup. Ikan paus akan menghilang sebentar. Sementara wisatawan tetap bisa melihat lumba-lumba, manta, anjing laut, singa laut, quokka dan hiu paus.

Itulah keistimewaan flora dan fauna di Australia Barat dengan ciri khas yang berbeda di setiap musimnya. Terserah wisatawan, mau menikmati musim apa di Australia Barat. Hewan-hewan dan bunga-bunganya tentu berbeda pula. Satu hari yang biasa di Australia Barat, adalah satu hari yang luar biasa untuk wisatawan ketika menikmati flora dan fauna di sana.

Mau tahu lebih lanjut? Simak informasinya di sini.

Lumba-lumba hidung botol juga bisa dijumpai sepanjang tahun terutama dari September sampai Juni di Rockingham, Mandurah, Bunbury dan Monkey Mia. Australia Barat juga punya anjing laut dan singa laut. Mereka bisa kelihatan di pantai-pantai yang ada di Perth, Jurien Bay, Albany dan Esperance. Sementara di Coral Bay, wisatawan bisa sambil diving berjumpa dengan manta.

Satu hal yang tidak diduga, tempat wisata di Australia Barat punya unta di Broome. Unta ini dulunya dibawa dari Timur Tengah untuk membantu peternakan di Australia. Namun kini unta menjadi atraksi wisata yang ditawarkan Broome dengan kegiatan camel ride.

2. Musim Semi

Musim semi di Australia Barat berlangsung dari September-November. Ini adalah waktu yang sempurna untuk menikmati bunga-bunga liar di Australia Barat. Meski begitu, musim bunga sudah mulai sejak Juni di Australia Barat bagian utara dan bergeser ke selatan sampai 6 bulan. Dimulai dengan festival jamur truffle hitam di Manjimup pada bulan Juni.

September adalah puncak bunga-bunga mekar di Kings Park, Kota Perth dan ada festival bunga musim semi di sana. Sementara kalau ingin melihat bunga liar di alam bebas, Taman Nasional Karijini di Pilbara adalah tempatnya. Ingat, bunganya tidak boleh dipetik ya!

Musim semi juga adalah musimnya migrasi burung. Tempat terbaik untuk melihatnya adalah di Roebuck Bay di Broome. 175 ribu burung ada di sana dan mereka lalu akan migrasi ke Arctic untuk berkembang biak di musim panas. Musim semi adalah waktu yang paling spesial untuk menikmati flora dan fauna Australia Barat.