Rabu, 04 Maret 2020

7 Hal Ini Bisa Kamu Lakukan di Abu Dhabi Saat Malam Hari

Abu Dhabi adalah salah satu surga di Timur Tengah yang cocok untuk jadi tujuan berlibur ke luar negeri. Kota yang berada di Uni Emirat Arab ini menyajikan wisata yang tak hanya bisa dinikmati siang hari, namun juga malam hari.

Dilansir dari laman Atlas Etihad, Selasa (29/1/2019), setidaknya ada tujuh kegiatan yang bisa dilakukan traveler saat mengunjungi dan menikmati di Abu Dhabi saat malam hari. Penasaran? berikut daftarnya.

1. Tur Kayak Malam Noukhada

Buanglah bayangan negara Timur Tengah yang hanya soal padang pasir. Di Abu Dhabi traveler pun bisa menikmati tur menyusuri rindangnya hutan bakau di tepi pantai.

Bukan hanya menyusuri hutan bakau biasa, di tempat ini traveler bisa menikmati sensasi berkayak menyusuri hutan bakau di malam hari. Kayak traveler pun akan dilengkapi lampu LED agar bisa melihat ikan di bawahnya.

2. Kapal Pesiar Kapten Tony Moonlight

Masih di pesisir pantai, cobalah wisata Kapal Pesiar Kapten Tony Moonlight. Menikmati wisata ini, traveler akan melakukan perjalanan sepanjang pantai Al Raha menggunakan kapal pesiar Kapten Tony.

Salah satu yang paling ditunggu adalah momen matahari terbenam. Namun tentunya bukan itu saja, traveler pun bisa menyaksikan pesona Aldar HQ yang ikonik saat gelap di pulau Al Samiliyah dan Yas Viceroy Abu Dhabi.

3. Bermain Air di Yas Waterworld

Traveler juga bisa menikmati dan bersenang-senang di air mancur, kolam ombak, dan sungai buatan di Yas Waterworld. Ada pula wahana rakit dan rollercoaster yang sayang untuk dilewatkan.

Tempat ini semakin seru karena di bulan Maret hingga Oktober, Yas Waterworld bisa dinikmati traveler hingga pukul 11 malam. Selama musim panas tempat ini buka sampai pukul 8 malam.

4. Bermain Golf di Saadiyat Beach Golf Club

Bosan bermain golf siang hari di atas rumput, cobalah sensasi memukul bola golf di lapangan pasir Al Ghazal Golf Club hingga ke Saadiyat Beach Golf Club.

Traveler bukan saja bisa menikmati bermain golf di lapang pasir, namun juga bermain golf di malam hari, karena tempat ini buka hingga pukul 9 malam.

5. Menari di Liquid Rain & Foam Party

Tempat yang satu in sangat cocok bagi traveler yang hobi menari. Bukan menari biasa, di Liquid Rain & Foam Party yang terletak di Mai Cafe Aloft Abu Dhabi ini traveler akan menari dengan pakaian renang disertai gemerlap lampu. Ada juga DJ yang memandu para penari untuk menikmati alunan musik.

Puncaknya traveler bisa terbawa alunan musik dan menari sampai melompat ke dalam kolam renang yang disediakan. Pada momen-momen tertentu, seperti Halloween tempat ini buka sampai tengah malam.

6. Makan Malam di Istana Emirates

Traveler yang ingin menikmati santap malam romantis bisa mencoba BBQ di Al Qasr. Tempat ini merupakan pantai pribadi seluas 1,3 km yang terletak di belakang Istana Emirates, hotel bintang lima termegah di sini.

7. Melihat Satwa Malam di Kebun Binatang Al Ain

Kebun binatang Al Ain adalah rumah bagi rusa, serigala Arab, burung pemangsa, dan kambing gunung. Di tempat ini traveler bisa melihat bagaimana hewan-hewan tersebut dan hewan-hewan nokturnal beraktivitas di malam hari.

Kebun binatang ini juga menyediakan safari matahari terbenam dan safari malam di bawah Gunung Jebel Hafeet.

Itulah kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan traveler saat menikmati liburan di Abu Dhabi pada malam hari. Selain yang sudah dijelaskan, tentunya masih banyak lagi kegiatan yang bisa dilakukan di Abu Dhabi.

Saat-saat berlibur di Abu Dhabi jangan lupa untuk mengabadikan lewat foto. Di malam hari, smartphone yang disebut-sebut sebagai jagonya malam, OPPO R17 Pro, cocok untuk dibawa liburan karena punya Night Mode.

Kalau ke Palembang, Traveler Wajib Cobain Kuliner Ini

Liburan makin lengkap dengan mencicipi kuliner lokal. Tak hanya pempek, ada beragam makanan khas lainnya yang menarik dicoba di Palembang.

Pempek merupakan makanan khas Palembang berbahan baku tepung dan daging ikan yang sudah tersohor. Rasanya gurih berpadu dengan cuko yang bercita rasa asam pedas serta kental makin membuat makanan ini nikmat kaya rasa. Pempek ini memiliki macam jenis, seperti pempek kapal selam, pempek keriting, pempek kulit, pempek adaan, pempek pistel, pempek lenjer dan banyak lainnya.

Makanan yang kedua wajib dicoba adalah lenggang. Lenggang ini merupakan salah satu varian inovasi dari pempek yang sudah ada. Pembuatan lenggang tidaklah rumit, hanya dengan adonan ikan dan tepung sagu yang dicampurkan bersamaan dengan telur ayam atau telur bebek di dalam wadah daun pisang bebentuk mangkuk, kemudian dipanggang di atas bara api. Cara makannya sama dengan pempek pada umumnya yang menggunakan cuko.

Kuliner berikutnya tekwan dan laksan. Ketiganya sama-sama terbuat dari bahan dasar pempek, yakni tepung, sagu dan ikan. Perbedaannya bentuk tekwan dibuat bulat kecil-kecil menyerupai bakso ikan.

Tekwan disajikan dengan kuah kaldu udang yang ditambah dengan taburan seledri, bawang goreng, daun bawang, bihun, potongan kecil bengkoang dan jamur kuping. Sedangkan laksan dipotong memanjang setebal 1 cm dengan kuah santan kental kuning kaya rasa dan makan Laksan makin mantap bila didampingi sate kerang.

Pindang patin merupakan makanan khas Palembang berikutnya yang wajib dicoba. Bahan utamanya adalah pati yang dimasak dengan berbagai macam bumbu dapur, tambahan potongan nanas dan daun kemangi. Rasanya yang asam-asam segar dan juga pedas, membuat yang mencicipinya pasti ketagihan.

Pindang enak dimakan dengan tambahan sambal tempoyak ataupun sambal mangga. Kuliner lainnya adalah mie celor yang merupakan mie khas dari Palembang. Disajikan dengan kuah santan kental nan gurih dan dicampur dengan kaldu udang dan sayuran. Bentuk mienya tebal seperti udon.

Tempoyak dibuat dari durian yang ditumis dengan cabe dan bawang sehingga seperti sambal cocolan. Tempoyak biasanya digunakan untuk menikmati pindang ikan patin, rasanya sendiri gurih dan unik perpaduan manis dan pedas.

Kuliner Palembang selanjutnya yang wajib masuk list adalah Martabak Har. Sekilas mirip dengan martabak telor biasa, padahal Martabak Har hanya menggunakan telur saja yang dibalut dengan kulit martabak, sehingga terasa lebih gurih dan garing. Uniknya kuah Martabak Har adalah kuah kari yang punya rasa rempah kuat, dicampur sedikit kentang dan daging.

Selain makanan berat tadi di atas, kuliner manisnya juga wajib dicoba seperti kue maksuba dan kue delapan jam. Sesuai namanya yang unik kue delapan jam merupakan kue khas Palembang yang proses memasaknya dikukus selama delapan jam nonstop.

Sedangkan kue maksuba juga kue khas Palembang yang berbahan dasar telur bebek dan susu kental manis, kemudian dipanggang. Sekilas kue maksuba ini mirip kue lapis legit, tetapi cita rasa berbeda.

Nah, banyak kan kuliner Palembang yang bisa dicoba? Jadi tunggu apalagi, yuk kita ke Palembang.