Sumatera Barat punya destinasi asyik buat traveler yang suka sejuk-sejuk. Ada Nagari Alahan Panjang yang suhunya sekitar 13 derajat celcius.
Bagi kamu yang saat ini belum sempat menikmati udara sejuk musim dingin di luar negeri, mungkin kamu bisa coba destinasi yang satu ini. Salah satu tempat di Sumatera Barat yang sering dikunjungi untuk menikmati udara pegunungan adalah Nagari Alahan Panjang.
Nagari ini berada di atas Bukit Barisan yaitu di lereng bagian timur kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat pada ketinggian 1.400-1.600 mdpl. Dari Kota Padang, kamu akan melewati jalanan yang penuh tanjakan, turunan dan belokan tajam. Namun semua itu akan terbayarkan dengan indahnya alam pegunungan yang akan kamu nikmati sepanjang perjalanan.
Di sini kamu akan sering melihat warga setempat yang mengenakan kain sarung, karena udaranya sangat dingin. Suhunya bisa mencapai 13 derajat sehingga di sini banyak terdapat perkebunan teh yang berhektar-hektar luasnya.
Perkebunan teh ini berada di tepi jalan raya, sehingga tidak perlu membayar tiket maupun biaya parkir. Pemandangan yang serba hijau ditambah udara yang sangat sejuk membuat tempat ini benar-benar memiliki suasana yang pas untuk dinikmati bersama teman atau keluarga.
Selain perkebunan teh, di Nagari Alahan Panjang ini kamu juga bisa menikmati keindahan Danau Kembar dari ketinggian lho! Danau kembar ini terdiri dari 2 danau yaitu Danau Diateh (Danau Di Atas) dan Danau Di Bawah.
Kedua danau ini dikelilingi oleh berbagai perkebunan sayur seperti wortel, kol, sawi, tomat, dan lain-lain. Kamu juga bisa langsung membeli berbagai macam sayuran ini langsung dari petani.
Panorama yang begitu asri dan sangat memanjakan mata. Mari ajak keluarga dan teman-temanmu untuk menikmati udara segar pegunungan kesini. Selamat berlibur!
Cukup 25 Menit, Mendaki Gunung Paling Terkenal di Korea
Mount Seorak adalah gunung paling terkenal di Korea Selatan. Mendaki gunung ini sampai ke puncaknya cuma butuh waktu 25 menit. Kok bisa?
Begitu memasuki gerbang masuk, dari kejauhan akan terlihat bentang gunung-gunung batu yang menjulang tinggi. Di bagian depan kita akan disambut patung beruang yang menjadi ikon gunung ini.
Saking terkenalnya, perlu kesabaran tinggi untuk bisa berfoto berdua bersama si beruang. Kalau saya sih ga sabar.
Semakin masuk ke dalam kita akan di sambut patung Budha besar. Bagi pengunjung yang mau sembahyang, ada toko kecil di halaman depan patung budha yang menjual dupa.
Oh ya patung budha tersebut disebut juga sebagai patung unifikasi antara Korea Selatan dan Korea Utara. Diharapkan ke depannya Korea Selatan dan Korea Utara bisa hidup damai dan kembali bersatu.
Selesai mengelilingi bagian bawah, saatnya mencoba mendaki puncak gunung dengan ketinggian 1.705 mdpl. Tenang ga perlu capek mendaki, cukup membayar sebesar 10.000 won atau sekitar 130 ribu rupiah kalian bisa merasakan sensasi mendaki menggunakan cable car (kereta gantung). Ga capek dan cepat sampai. Cocok untuk d'traveler yang cepat lelah seperti saya.
Menaiki cable car, kita disuguhi pemandangan indah sekitar 5 menit saja. Meski sempet deg-deg an juga, karena cable car ini berisi hampir 50 orang. Kepikiran kalo sampai jatuh gimana.
Tapi tenang, akhirnya saya tiba dengan selamat di shelter. Di sini tersedia fasiltas toilet, rumah makan dan lain sebagainya. Dari shelter ini kita hanya perlu mendaki sekitar 20 menit untuk sampai di Puncak Mount Seorak.
Perjalanan pun dimulai. Berhubung datang di musim dingin, maka terlihat beberapa genangan air yang membeku. Harus hati-hati agar tidak terpeleset. Setengah perjalanan berlalu maka kita terdapat tangga yang bawahnya terbuat dari karet ban. Wah tangga ini sangat membantu dan memudahkan selama trekking.