Jumat, 06 Maret 2020

UNWTO: Jumlah Turis Internasional Tumbuh Lebih Cepat dari Target

Jumlah wisatawan global tumbuh lebih cepat dari perkiraan United Nations World Tourism Organization (UNWTO). Target 2020 sudah dicapai tahun 2018, artinya jumlah traveler meningkat pesat.

Melansir CNN travel, Jumat(25/1/2019), tahun lalu adalah tahun yang sangat baik untuk pariwisata internasional. Hal ini didasarkan laporan terbaru dari UNWTO, salah satu badan dari PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) yang menangani masalah pariwisata.

Pada tahun 2018, ada 1,4 miliar pergerakan wisatawan internasional. Sebuah angka di mana UNWTO tidak perkirakan akan mencapai pariwisata global hingga tahun 2020.

"Pertumbuhan pariwisata dalam beberapa tahun terakhir menegaskan bahwa sektor ini, saat ini, adalah salah satu pendorong pertumbuhan dan pembangunan ekonomi yang paling kuat," kata Sekretaris Jenderal UNWTO, Zurab Pololikashvili dalam sebuah pernyataan.

Perkiraan jangka panjang dari UNWTO pada 2010 memperkirakan 1,4 miliar kedatangan internasional pada tahun 2020. Dicapai dalam dua tahun lebih awal dari perkiraan, hal itu karena pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, pembuatan visa yang lebih mudah dan biaya transportasi udara yang lebih terjangkau.

Pariwisata ke Timur Tengah dan Afrika tumbuh di atas rata-rata dunia, yakni sebesar 6%, dengan peningkatan 10% di Timur Tengah dan lonjakan 7% untuk Afrika. Asia Pasifik dan Eropa tumbuh sebesar 6%.

Sedang turis ke Amerika tumbuh di bawah rata-rata dunia, dengan peningkatan 3%. Untuk kedatangan internasional di Amerika Tengah dan Karibia turun 2%, terpukul oleh dampak badai Irma dan Maria yang menerjang pada September 2017.

Prakiraan UNWTO untuk pariwisata internasional pada tahun 2019 diharapkan akan sejalan dengan tren pertumbuhan sebelumnya sebesar 3-4%. Ketidakpastian Brexit, perlambatan ekonomi dan ketegangan geopolitik juga perdagangan bisa menyebabkan traveler untuk menunggu hasilnya.

Namun, harga bahan bakar yang stabil, konektivitas udara yang lebih baik dan tingginya traveler negara berkembang dianggap sebagai indikator positif untuk 2019. UNWTO adalah badan PBB yang mempromosikan pariwisata berkelanjutan, bertanggung jawab dan dapat diakses secara universal.

Berikut data kedatangan turis internasional pada 2018:
Total: 1,4 miliar meningkat 6%
Timur Tengah: 64 juta meningkat 10%
Afrika: 67 juta juta meningkat 7%
Asia dan Pasifik: 343 juta meningkat 6%
Eropa: 713 juta meningkat 6%
Benua Amerika: 217 juta meningkat 3%. 

Lompat dari Gedung Tertinggi di Selandia Baru, Berani!

Liburan ke Auckland di Selandia Baru, wisatawan bisa mencoba wisata adrenalin. Mereka bisa melompat dari gedung tertinggi di Negeri Kiwi.

Tempat itu adalah Auckland Sky Tower yang menjulang setinggi 328 meter. Ini adalah menara telekomunikasi dan observasi di Auckland yang diresmikan tahun 1997, sekaligus menjadi gedung tertinggi di Selandia Baru. Di menara ini juga punya Sky Cafe di lantai 50 (182 meter), lantai observasi utama di lantai 51 (186 meter), restoran berputar Orbit di lantai 52 (190 meter) dan Sky Deck di lantai 60 (220 meter)

Auckland Sky Tower menjadi landmark karena jauh lebih tinggi dari gedung lain di sana. Letaknya pun tepat di jantung kota. detikTravel atas undangan maskapai Emirates pun mencoba wisata adrenalin yang sana yang disebut Skyjump Auckland.

Operatornya adalah AJ Hackett Bungy New Zealand, yang 30 tahun mengelola beberapa destinasi wisata adrenalin di Selandia Baru, salah satunya ini. Ada dua kegiatan yang ditawarkan yaitu Skywalk, berjalan di atas Auckland Sky Tower dan Skyjump, melompat dari atas Auckland Sky Tower, keduanya dari lantai 53 di ketinggian 194 meter.

Kami memilih yang kedua, yang paling seru! Jadi kita menuju ke lantai dasar menara itu untuk melakukan persiapan. Masing-masing ditimbang badan dan mengisi formulir kesehatan. Traveler yang sakit atau ada masalah kesehatan tertentu kemungkinan tidak bisa mencobanya, jika dirasa berisiko.

Sebagai operator yang berpengalaman, AJ Hackett tidak main-main soal safety. Wisatawan yang mau Skyjump diberi baju khusus dan full body harness. Semua aksesoris yang melekat di badan mesti dilepas dan ditaruh di loker seperti dompet, ponsel, arloji, cincin dan kacamata.

Barulah dari situ kita naik ke atas menara. Dek lompatnya ada lantai 53, di ketinggian 192 meter berupa sebuah ruang kaca. Saya berjumpa dengan instruktur yang bernama Caleb. Dia sangat ramah dan menyemangati semua pelompat.

Kamis, 05 Maret 2020

Sopir Taksi Konvensional di Aceh Bantah Sergap Wisatawan

 Video curhat dua wisatawan yang mengaku disergap gegara memesan taksi online viral di media sosial. Sopir taksi konvensional membantah melakukan penyergapan.

"Tidak benar pengakuan mereka itu. Waktu itu kami hanya mengarahkan mereka untuk keluar pelabuhan (seandainya memesan taksi online)," kata Syamsul, seorang sopir taksi konvensional yang mangkal di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, saat dimintai konfirmasinya, Sabtu (26/1/2019).

Syamsul mengaku melihat dari jauh saat kedua wisatawan itu didatangi sopir taksi konvensional. Para sopir itu mengarahkan kedua turis itu memesan taksi online di luar pelabuhan.

Memang sesuai kesepakatan taksi online tidak boleh mengambil penumpang di dalam pelabuhan. Di pagar masuk pelabuhan sebelumnya pernah dipasang spanduk larangan taksi online mengambil penumpang.

"Karena kesepakatannya memang begitu. Harus di luar memang ( jika memesan taksi online). Selama ini orang yang mau pesan juga mereka keluar untuk order," jelas Syamsul.

"Jadi kalau kami katanya (kami) menghadang itu tidak benar," ungkap Syamsul.

Menurut Syamsul, sopir taksi konvensional selama ini tidak pernah memaksa penumpang naik mobil mereka.

"Mungkin biasa rebutan sewa, tapi kalau penumpang tidak mau naik taksi biasa ya sudah. Selama ini kami tidak pernah paksa atau hadang-hadang," ujar Syamsul.

Sementara Kadisbudpar Kota Banda Aceh Rizha Idris mengaku terkejut saat mengetahui adanya wisatawan yang mengaku disergap. Disbudpar akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk membahas masalah ini.

"Selama ini wisatawan di Banda Aceh sangat aman. Tiba-tiba kok, saya juga terkejut tadi ada yang telepon saya kan. Terkejut juga saya apa-apaan ini," kata Kadisbudpar Kota Banda Aceh Rizha Idris saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (25/1/2019).

"Makanya saya bilang saya koordinasi dulu dengan Kadis Perhubungan Banda Aceh. Ini kan hal yang sudah urgen yang harus kita koordinasikan," jelas Rizha.

Seperti diketahui, video berisi curhatan dua wisatawan yang mengaku disergap gara-gara memesan taksi online viral di media sosial. Kejadian itu disebut terjadi di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Aceh pada Kamis (24/1).

"Saya pesan dari aplikasinya dan ketika kita keluar untuk dijemput kita disergap oleh beberapa orang, tidak bisa pergi. (Disergap) seperti maling dan panjang lebar dibilang oh ini aturan. Ini, ini," kata perempuan tersebut memulai curhatannya.

Di Jakarta, Ada Kafe Ngehits di Tengah Hutan

Siapa bilang Jakarta tidak punya hutan? Buktinya ada di kafe ngehits ini, namanya Arborea Cafe.

Arborea Cafe adalah salah satu Cafe baru yang ada di Jakarta atau tepatnya berada di Manggala Wanabakti di kompleks Kementerian Lingkungan Hidup. Bagi sebagian orang, Manggala Wanabakti ini dikenal sebagai tempat digelarnya resepsi pernikahan. Tapi kini Manggala Wanabakti juga punya Cafe yang lagi ngehtis di Jakarta bernama Arborea Cafe.

Apa yang bikin Arborea Cafe ngehits?

Mungkin kalian gak pernah kebayang jika di tengah Ibu kota yang padet sumpek dan sempit ini ada sebuah Cafe Cantik yang berada diantara pepohonan layaknya seperti berada disebuah Hutan.

Nah itulah yang menjadi salah satu daya tarik Arborea Cafe menjadi salah satu cafe paling unik di Jakarta. Oh ya letaknya ada di Arboretum dimana tempat berbagai pohon / tanaman dikembangbiakkan untuk penelitian Ir. Lukito Daryadi.

Arborea Cafe ini sebenarnya tergolong cafe baru mengingat baru dibuka pada pertengahan Agustus 2018 saat pesta Asian Games 2018 digelar. Tujuanya agar para wisatawan atau para atlet bisa bersantai dan menikmati cafe unik ini.

Untuk saat ini Arborea Cafe masih dibuka pada hari dan jam tertentu disesuaikan dengan jam oprasional kantor KLH (Kementrian Lingkungan Hidup) yakni setiap hari Senin Jumat mulai pukul 07.00 19.00 WIB.

Karena Karena cafe ini masih baru jadi masih belum ramai dan terkenal dan pengunjungnya juga masih sedikit. So kalo weekend Sabtu-Minggu Cafe ini masih tutup jadi jangan datang kesini ya. Itulah mengapa Arborea Cafe hanya dibuka dihari dan jam tertentu saja. Semoga seiringnya waktu dan makin hitsnya Arborea Cafe bisa buka setiap hari.

Alamat dan Lokasi Arborea Cafe

Arborea Cafe terletak di Manggala Wanabakti atau tepatnya berada di Jalan Gatot Subroto Rt 1/Rw 3 Tanah Abang-Jakpus.