Jumat, 06 Maret 2020

Asyiknya Pemenang d'Traveler of The Year 2018 Jelajahi Pattaya

 Para pemenang d'Traveler of The Year 2018 liburan seru di Thailand. Salah satu destinasinya adalah Pattaya.

Wilayah Pattaya merupakan kawasan wisata Thailand yang tidak jauh dari Ibukota, Bangkok. Kalau dari pusat Ibukota, dapat ditempuh selama kurang lebih 2 jam perjalanan.

Beberapa tempat yang telah d'Traveler of the Year 2018 jelajahi adalah daerah Pattaya dengan sejumlah destinasi seru. Seperti Laser Buddha, Kebun Anggur Silver Lake dan Pattaya View Point.

Fadhil, salah seorang peserta menuturkan bahwa Pattaya memiliki pesona wisata yang tidak terbayangkan. Ia mengatakan, ternyata tempat seindah itu sungguhan ada di Thailand.

"Nice bagus banget, beyond expectation. Dikira cuma pantai, ternyata ada taman mininya Thailand, ketemu banyak toko yang ramainya malam hari ketika pagi sepi, seru banget," ujar Fadhil, salah seorang pemenang.

Begitupun dengan Anni, yang mengatakan ternyata banyak destinasi wisata kuliner halal dan fasilitas untuk muslim traveler di Pattaya.

"Aku suka, makanannya variatif, enak-enak, halal food gampang. Tempat salat gampang, di hotel ada arah kiblatnya," ujar Anni.

Selain itu, ia juga terpesona dengan keindahan alam Pattaya. Wajar saja, di tengah pesisir laut, Pattaya masih memiliki keindahan kota yang cantik.

"Pantainya bagus banget. Apalagi Pattaya View Pointnya bagus, bisa lihat pantai dan kotanya sekaligus. Keren banget," tambah Anni.

6 perserta d'Traveler of The Year 2018, Anni, Annisa, Azizah, Fadhil, Teguh dan Eddy masih akan menyusuri Thailand hingga Sabtu, (26/1/2019) mendatang. Kota selanjutnya adalah Bangkok.

Di Bangkok, para d'Traveler akan mengunjungi aneka tempat menarik lainnya. Salah satu yang paling seru adalah wisata belanjanya!

Nah, kalau penasaran dengan kisah perjalanan d'Traveler, ikuti terus beritanya di detikTravel dan Instagram @detikTravel! 

Archipelago International Siap Bangun Hotel Bintang 5 di Arab Saudi

Archipelago International melebarkan sayap ke Arab Saudi. Rencananya, Hotel Grand Aston akan dibuka di sana.

Selama beberapa tahun ke depan, perusahaan manajemen perhotelan Archipelago International akan membangun sekitar 22 hotel. Hotel tersebut tak hanya dibangun di Indonesia, tetapi juga di luar negeri.

Salah satunya di Makkah, Arab Saudi. Pilihan hotel untuk jamaah haji dan umroh pun akan semakin banyak.

"Kemungkinan (selesainya pengembangan 22 hotel) tahun 2021 sampai 2022, itu termasuk Indonesia sama international expansion di Malaysia, satunya di Kuba, satunya lagi di Makkah," kata Erika Anggreini, Director of Marketing Archipelago International usai pembukaan Harper Palembang di Palembang , Kamis (24/1/2019) malam.

Hotel yang akan hadir di Makkah adalah Jabal Omar Grand Aston. Ini bakalan menjadi hotel pertama dari Archipelago International di Arab Saudi.

"Untuk nama brand-nya Grand Aston, bintang 5," ujarnya.

Hotel akan dibangun dengan jumlah kamar mencapai 560. Lokasinya pun strategis, cukup dekat dengan Masjidil Haram.

Dalam pembangunan hotel di Arab Saudi ini Archipelago International bekerjasama franchise jangka panjang dengan Warifat Hospitality Limited, anak perusahaan dari Jabal Omar Development Company (JODC).

Intip Cahaya Kota Bandung dari Bukit Moko Yuk!

Sebagai kota yang dikelilingi pegunungan dan perbukitan, pemandangan Kota Bandung dapat terlihat jelas di beberapa tempat tinggi. Salah satu tempat terbaik untuk melihatnya adalah dari Bukit Moko. Tak hanya saat matahari terang, pemandangan kota pun bisa terlihat kala malam tiba.

Untuk dapat melihat cahaya Kota Bandung, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, khususnya bagi yang belum pernah pergi ke Bukit Moko. Jangan sampai sudah jauh-jauh pergi ke Bukit Moko malah cahaya kotanya tidak kelihatan.

Yang pertama adalah cuaca. Berada di ketinggian sekitar 1.500 mdpl, tak jarang kawasan Bukit Moko diselimuti kabut tebal. Jika kabut sudah turun, jangankan cahaya kota, suasana sekitar pun bisa tak terlihat jelas.

Oleh sebab itu tak ada salahnya sebelum pergi ke Bukit Moko mengecek terlebih dahulu keadaan cuacanya, apakah di sana akan turun hujan atau berawan.

Traveler pun bisa memastikannya yakni melalui kawasan Caringin Tilu (Cartil). Kawasan ini akan terlewati sebelum sampai Bukit Moko jika menggunakan jalur dari Padasuka. Jika dari Cartil cahaya Kota Bandung sudah tampak jelas, maka kemungkinan besar setibanya di Bukit Moko, gemerlapnya Kota Bandung akan terlihat.

Namun begitu, jangan sia-siakan pemandangan dari Cartil juga, karena tak kalah bagusnya. Jadi bisa sebagai alternatif ya kalau seandainya cuaca di Bukit Moko sedang tidak mendukung.

Kemudian, sering-sering juga memperhatikan tanda-tanda di langit. Jika tampak bulan dan bintang cukup banyak, maka artinya cuaca cukup cerah. Sebaliknya jika tak tampak bulan dan bintang, bisa jadi cuaca malam itu sedang mendung.

Kalau cuacanya mendukung, traveler bisa menyaksikan pemandangan Kota Bandung yang berbeda dari Bukit Moko saat malam hari. Kerlap-kerlip cahaya kota bisa terlihat jelas dari sini. Pemandangan kotanya pun bisa diabadikan dengan smartphone yang mendukung foto malam hari seperti OPPO R17 Pro.

Asyiknya Pemenang d'Traveler of The Year 2018 Jelajahi Pattaya

 Para pemenang d'Traveler of The Year 2018 liburan seru di Thailand. Salah satu destinasinya adalah Pattaya.

Wilayah Pattaya merupakan kawasan wisata Thailand yang tidak jauh dari Ibukota, Bangkok. Kalau dari pusat Ibukota, dapat ditempuh selama kurang lebih 2 jam perjalanan.

Beberapa tempat yang telah d'Traveler of the Year 2018 jelajahi adalah daerah Pattaya dengan sejumlah destinasi seru. Seperti Laser Buddha, Kebun Anggur Silver Lake dan Pattaya View Point.

Fadhil, salah seorang peserta menuturkan bahwa Pattaya memiliki pesona wisata yang tidak terbayangkan. Ia mengatakan, ternyata tempat seindah itu sungguhan ada di Thailand.

"Nice bagus banget, beyond expectation. Dikira cuma pantai, ternyata ada taman mininya Thailand, ketemu banyak toko yang ramainya malam hari ketika pagi sepi, seru banget," ujar Fadhil, salah seorang pemenang.

Begitupun dengan Anni, yang mengatakan ternyata banyak destinasi wisata kuliner halal dan fasilitas untuk muslim traveler di Pattaya.

"Aku suka, makanannya variatif, enak-enak, halal food gampang. Tempat salat gampang, di hotel ada arah kiblatnya," ujar Anni.

Selain itu, ia juga terpesona dengan keindahan alam Pattaya. Wajar saja, di tengah pesisir laut, Pattaya masih memiliki keindahan kota yang cantik.

"Pantainya bagus banget. Apalagi Pattaya View Pointnya bagus, bisa lihat pantai dan kotanya sekaligus. Keren banget," tambah Anni.

6 perserta d'Traveler of The Year 2018, Anni, Annisa, Azizah, Fadhil, Teguh dan Eddy masih akan menyusuri Thailand hingga Sabtu, (26/1/2019) mendatang. Kota selanjutnya adalah Bangkok.

Di Bangkok, para d'Traveler akan mengunjungi aneka tempat menarik lainnya. Salah satu yang paling seru adalah wisata belanjanya!

Nah, kalau penasaran dengan kisah perjalanan d'Traveler, ikuti terus beritanya di detikTravel dan Instagram @detikTravel!