Kamis, 02 April 2020

Belajar Aneka Hasil Perkebunan di Kusuma Agrowisata

Traveler bisa belajar mengenai perkebunan di Kusuma Agrowisata, kota Batu. Di sini terdapat museum yang memiliki aneka penelitian tumbuhan.
Salah satu kawasan agrowisata di kota Batu yang cukup lengkap adalah Kusuma Agrowisata Tidak hanya bisa memetik buah langsung di kebunnya, di tempat ini pengunjung juga bisa belajar mengenai perkebunan, tepatnya di museum yang terdapat di De Tjangkul, salah satu area di dalam kawasan Kusuma Agrowisata.

Mulai dari aneka hasil kebun, aneka jenis pupuk sampai alat yang dipergunakan untuk berkebun tersedia di sini. Bahkan di museum ini kita juga bisa menjumpai kacang macadamia, kacang termahal di dunia yang juga di budidayakan di Indonesia. Biji kacang macadamia bisa menghasilkan minyak yang digunakan untuk kosmetik. Selain itu rasanya juga sangat lembut.

Bahkan tidak jarang, mahasiswa tingkat akhir menjadikan kawasan Kusuma Agrowisata sebagai tempat mencari data untuk tugas akhir. Berbagai hasil penelitiannya pun juga bisa kita baca di museum ini traveler.

Memang ukuran museum nya tidak terlalu luas, namun ilmu yang diberikan sangatlah bermanfaat. Selain itu terdapat juga penjelasan mengenai cara bertanam apel, perawatan sampai proses panennya. Untuk masuk ke dalam museum tidak dikenakan tambahan biaya, cukup membayar tiket masuk di loket utama saja.

Bangkok Tutup Taman untuk Setop Corona

Bangkok tengah dalam upaya meredam penyebaran virus Corona. Ibu kota Thailand itu menutup seluruh taman seantero kota.
Hampir setengah dari 1.771 infeksi virus Corona negara Asia Tenggara berada di Bangkok. Thailand mengumumkan 120 kasus baru pada Rabu (1/4/2020), termasuk dua orang meninggal dunia.

Agar wabah virus Corona tak kian meluas, pemerintah kota Bangkok pun menutup taman, baik taman umum ataupun pribadi, mulai Kamis (2/4) pukul 00.00.

Tak cuma menutup taman, pemerintah Bangkok juga membatasi toko-toko, supermarket, restoran dan warung kaki lima. Tak ada lagi toko yang buka 24 jam, namun dibatasi dengan buka mulai 05.00 hingga tengah malam.

"Kami memahami bahwa tindakan ini akan membuat Anda tidak nyaman, tetapi harap dipahami bahwa kami perlu membatasi pertemuan sosial dan membuat orang tinggal di rumah sebanyak mungkin," kata Pongsakorn Kwanmuang, juru bicara Administrasi Metropolitan Bangkok, seperti dikutip Reuters, Kamis (2/4/2020).

Keputusan itu berlaku selama keadaan darurat diterapkan di Thailand pekan lalu. Untuk sementara, periode itu akan berlangsung hingga 30 April.

Ya, Bangkok telah memerintahkan penutupan pusat perbelanjaan, sekolah, dan tempat hiburan, serta membatasi operasional restoran yang hanya melayani take away dan dikirim sejak akhir Maret.

Kemudian, penutupan diperluas ke fasilitas umum, seperti perpustakaan, museum, taman bermain, lapangan olahraga, ruang pertemuan, pusat penitipan anak dan klinik kecantikan.

Gubernur provinsi Thailand lainnya juga memberlakukan pembatasan pada pergerakan orang. Sebagai contoh, Provinsi Nonthaburi memberlakukan jam malam dari tengah malam hingga subuh.

Sebelumnya, Phuket telah ditutup lebih dulu. Phuket ditutup sejak Senin, baik dari darat atau laut. Bandara juga bakal ditutup mulai 10 April hingga 30 April.

2.500 Turis Gugat Pejabat Austria karena Wabah Corona di Resor Ski

Sebuah resor ski di Austria menjadi penyebab wabah virus Corona semakin menyebar. Pasalnya, ribuan wisatawan terinfeksi setelah pulang dari wisata tersebut.
Seperti dilansir CNN Travel, Kamis (2/4/2020) pejabat Austria mendapat gugatan dari ribuan wisatawan setelah sebuah restoran dan bar populer di kota resor ski Austria, Ischgl, menyebabkan mereka terinfeksi virus Corona. Pihak berwenang di provinsi Tyrol dituduh bereaksi lambat terhadap tanda-tanda pertama dari wabah virus Corona, khususnya di Ischgl. Hal ini menjadi penyebab berkembangnya virus Corona di Eropa dan sekitarnya.

Asosiasi Perlindungan Konsumen Austria (VSV) mengatakan, pihak berwenang akan bertanggung jawab atas reaksi lambat yang dilakukan di awal pandemi. Lima hari pasca seruan, sekitar 2.500 orang mengajukan laporan kepada kantor kejaksaan umum di Innsbruck. Sekitar 80% di antaranya berasal dari Jerman.

Seperti cerita dari Henrik Lerfeld, salah satu wisatawan yang terinfeksi Corona setelah 4 hari pulang dari salah satu resor di Ischgl, Kitzloch. Tak hanya dia namun temannya yang pergi bersamanya ikut terinfeksi. Setelah itu, semakin banyak laporan kasus virus Corona dari resor ski, termasuk belasan bartender yang bekerja di sana.

Juru bicara jaksa kota Innsbruck, Hansjörg Mayr, mengkonfirmasi kepada CNN, mereka telah menerima laporan dan mengatakan polisi mulai menyelidiki kasus ini.

"Hampir semua laporan menyangkut Ishgl, sebagian besar orang dikarantina di rumah," kata Hansjörg Mayr.

"Jika Anda berada di resor ski Ischgl, Paznautal, St. Anton am Arlbeg, Solden atau Zilertal pada 5 Maret 2020 atau lebih baru dan tak lama kemudian didiagnosis terinfeksi virus Corona, maka Anda berhak mengklaim ganti rugi terhadap otoritas Tyrolean dan terhadap republik Austria. Asalkan kami dapat menghasilkan bukti kelalaian melalui laporan yang relevan dalam proses pidana," tulis VSV di situs webnya.

Dalam sebuah pernyataan kepada CNN, kantor jaksa penuntut umum telah menugaskan kantor polisi kriminal Tyrol untuk melakukan investigasi atas dugaan kelalaian yang membahayakan orang karena penyakit menular.

Ischgl dan desa-desa sekitarnya telah menarik sekitar 500.000 pengunjung setiap musim dingin, menarik tokoh-tokoh terkenal, seperti Paris Hilton, Naomi Campbell dan Bill Clinton pada tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Kementerian kesehatan Austria,Ada lebih dari 10.711 kasus virus Corona di Austria.

Belajar Aneka Hasil Perkebunan di Kusuma Agrowisata

Traveler bisa belajar mengenai perkebunan di Kusuma Agrowisata, kota Batu. Di sini terdapat museum yang memiliki aneka penelitian tumbuhan.
Salah satu kawasan agrowisata di kota Batu yang cukup lengkap adalah Kusuma Agrowisata Tidak hanya bisa memetik buah langsung di kebunnya, di tempat ini pengunjung juga bisa belajar mengenai perkebunan, tepatnya di museum yang terdapat di De Tjangkul, salah satu area di dalam kawasan Kusuma Agrowisata.

Mulai dari aneka hasil kebun, aneka jenis pupuk sampai alat yang dipergunakan untuk berkebun tersedia di sini. Bahkan di museum ini kita juga bisa menjumpai kacang macadamia, kacang termahal di dunia yang juga di budidayakan di Indonesia. Biji kacang macadamia bisa menghasilkan minyak yang digunakan untuk kosmetik. Selain itu rasanya juga sangat lembut.

Bahkan tidak jarang, mahasiswa tingkat akhir menjadikan kawasan Kusuma Agrowisata sebagai tempat mencari data untuk tugas akhir. Berbagai hasil penelitiannya pun juga bisa kita baca di museum ini traveler.

Memang ukuran museum nya tidak terlalu luas, namun ilmu yang diberikan sangatlah bermanfaat. Selain itu terdapat juga penjelasan mengenai cara bertanam apel, perawatan sampai proses panennya. Untuk masuk ke dalam museum tidak dikenakan tambahan biaya, cukup membayar tiket masuk di loket utama saja.