Rabu, 08 April 2020

Penginapan Gratis buat Turis yang Terdampar

Wabah virus Corona membuat banyak turis terdampar di negara asing. Kehidupan mereka pun jadi terlunta-lunta karena tidak bisa pulang ke negara masing-masing, kalau persediaan uang masih banyak sih oke, tapi bagaimana jika sudah tipis?
Sebuah penginapan di Kanazawa, Prefektur Ishikawa di Jepang berbaik hati membuka pintu mereka buat para pelancong yang terdampar di Jepang. Mereka memberikan akomodasi gratis buat turis yang terdampar.

Akomodasi gratis itu diberikan penginapan Kaname Inn Tatemachi di Kanazawa. Mengutip Japan Today, Selasa (7/4/2020), akomodasi gratis itu tersedia setidaknya sampai akhir April ini.

Presiden Kaname Inn Tatemachi, Hiroshi Hosokawa mengatakan ikhwal pemberian akomodasi gratis ini. "Seseorang menghubungi saya meminta bantuan tempat untuk seorang sahabat dari Belanda," ujarnya.

Setelah awalnya hanya membantu teman yang terdampar, banyak turis lain yang kemudian mencari bantuan tempat tinggal selama di Jepang. Hosokawa berharap para pelancong itu bisa merasakan keamanan dan bisa berbagi soal Kanazawa. Mereka yang butuh tempat tinggal bisa menghubungi Kaname lewat email r4r@kaname-japan.com.

Terus bagaimana dia mendapatkan dukungan dana untuk menampung para turis yang terdampar? Dari situlah, muncul ide untuk membuat penggalangan dana Room for Rescue. Dana yang sudah terkumpul sudah cukup banyak mencapai 1,793 juta yen dari target 7,56 juta yen, atau sudah mencapai 23 persen.

The Trans Resort Bali Sediakan Paket Karantina Mewah

Social distancing diberlakukan di seluruh Indonesia, termasuk di Bali. Sepinya kegiatan pariwisata, membuat banyak hotel Bali tutup. Namun The Trans Resort Bali masih tetap beroperasi. Untuk mendukung kampanye social distancing, The Trans Resort Bali meluncurkan paket karantina dengan nama Stay di Hotel Aja.

Paket ini akan menggunakan 16 villa dengan kolam renang pribadi. Ada 15 kamar tipe One-bedroom dan satu Presidential Suite dengan 3 bedroom.

Tak perlu khawatir soal kebersihan. The Trans Resort Bali meningkatkan frekuensi pembersihan dengan disinfektan setiap jam. Kemudian disediakan pula hand sanitizer di 37 titik di seluruh hotel.

Karyawan di area persiapan makanan dan pembersihan kamar diwajibkan untuk memakai masker, penutup rambut serta sarung tangan. Pemantauan suhu tubuh juga terus dilakukan bagi tamu, karyawan hingga pemasok yang datang ke area hotel.

Pelayan villa juga akan menyesuaikan standar kebersihan dan sanitasi. Mereka akan menyediakan makan secara pribadi di dalam villa dengan kebersihan dan jarak dengan tamu.

Paket Stay di Hotel Aja juga memberikan kemudahan bagi tamu. Proses check-in dan check out bisa dilakukan di dalam villa tanpa melalui meja resepsionis.

Stay di Hotel Aja dibanderol dengan harga Rp 1.700.000 per malamnya. Harga ini begitu istimewa dari harga sebelumnya Rp 6.000.000 per malam. Harga istimewa ini hanya berlaku di bulan April 2020.

Thai Lion Air Bawa Pulang 111 WN Thailand dari Indonesia

Sebanyak 111 warga negara Thailand dibawa pulang dari Indonesia menggunakan pesawat Thai Lion Air. Pesawat pengangkut 111 warga Thailand bernomor penerbangan SL-117 itu lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada 14.10 WIB dan mendarat pada 17.20 waktu setempat di Bandar Udara Internasional Hat Yai, penghubung utama di Thailand bagian selatan, berlokasi di Distrik Khlong Hoi Khong, Songkhla.
Selanjutnya, Thai Lion Air bernomor SL-2117 dari HatYai bertolak pukul 19.10 waktu setempat dan telah mendarat di DonMueang pada 20.20 waktu setempat. Sebelum mengangkut warga negara Thailand itu, awak pesawat yang terdiri dari dua awak kokpit dan empat awak kabin menjalani pemeriksaan kesehatan serta diberikan penambahan vitamin daya tahan tubuh. Semua dinyatakan sehat (negatif COVID-19) dan laik untuk terbang (fit for flight).

Dalam tindakan pencegahan virus dimaksud pada operasional penerbangan, Thai Lion Air menerapkan rekomendasi dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku serta menyediakan dan menggunakan masker dan alat pelindung diri (APD), sarung tangan (hand gloves) dan cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer) guna antisipasi serta preventif.

Senin, 06 April 2020

Kembali Berlayar, ABK Diamond Princess Ucapkan Terima Kasih

Setelah dikarantina di Pelabuhan Yokohama selama lebih dari 1 bulan, kini kapal Diamond Princess kembali berlayar. Para ABK kapal pun memberi ucapan perpisahan.
Di awal maraknya pandemi corona pada bulan Februari lalu, semua mata tertuju pada drama karantina kapal pesiar Diamond Princess di Jepang awal Februari lalu (4/2).

Semenjak diketahui ada penumpang yang positif corona, keseluruhan kapal yang terdiri dari 3.711 orang pun terpaksa dikarantina. Tak hanya membawa tamu WNA, kapal tersebut juga memuat 78 WNI di dalamnya.

Setelah melalui proses karantina yang panjang, pada akhirnya semua penumpang dinyatakan sembuh. Sejatinya, para penumpang sudah dapat kembali berlayar pada akhir Februari.

Hanya saja, ada persiapan khusus yang harus dilakukan. Mulai dari melakukan disinfektasi hingga membersihkan kapal, semua harus dipersiapkan dengan matang.

Tepat pada 31 Maret kemarin, akhirnya kapal pesiar Diamond Princess mendapat izin untuk kembali berlayar ke laut bebas. Kabar sukacita itu pun disambut bahagia oleh para ABK.


ヒュー・ジャッ熊
@jack0kuma0
ダイヤモンドプリンセス号が日本を離れるときに客室の電気でこのメッセージを送ってくれたとのこと。こういうニュースこそ声高らかに報道して欲しいよなぁ。どんなに批判されても煽動されてもクルーも乗客も頑張って危機を乗り越えたんだもんなあ

Lihat gambar di Twitter
92,2 rb
18.40 - 30 Mar 2020
Info dan privasi Iklan Twitter
36,8 rb orang memperbincangkan tentang ini

Tak sampai situ, para ABK pun menunjukkan ucapan terima kasih pada pemerintah dan masyarakat Jepang dengan cara berbeda. Mereka pun menyalakan lampu kamar yang membentuk pola #arigatojapan disertai emoticon hati di malam hari.

Sontak, ucapan terima kasih itu viral di dunia maya Jepang. Tak sedikit warganet yang menangkap momen unik itu dan membagikannya.

"Kapal pesiar Diamond Princess mendapat banyak pemberitaan buruk, tapi yang buruk adalah virusnya dan bukan kapalnya! Saya ingin melihatnya berlayar lagi," cuit salah satu warganet.

Mengenang Kemeriahan Karnaval Jerman Sebelum Corona

Tak sedikit karnaval atau perayaan yang digelar di Jerman, seperti di Kota Koln misalnya. Berikut kemeriahannya sebelum corona datang.
Pada puncak perayaan "musim ke-5" di Jerman, kota-kota yang berada di sepanjang sungai Rhein akan dipenuhi orang-orang berkostum aneh. Tua muda, besar kecil, laki perempuan, semua ikut bersukaria di masa karnaval.

Hari Senin, dan ada yang tidak biasa pagi itu. Di kereta yang saya tumpangi ke kota Koln dipenuhi oleh orang orang yang berdandan dan memakai konstum yang beraneka rupa. Tidak hanya orang dewasa, anak anak juga tampak lucu mengenakan kostum yang penuh warna.

Kereta tiba di Stasiun Koln, semua penumpang bergerak turun, berjalan keluar stasiun, bergabung bersama ribuan warga berpakaian unik yang sedang berpesta pora. Mereka menikmati musik, berdansa, sambil menyambut pawai puluhan kendaraan karnaval yang berkonvoi melalui jalanan kota.

Ya, ini adalah puncak perayaan "musim ke-5" di Jerman, kota-kota yang berada di sepanjang sungai Rhein akan dipenuhi orang-orang berkostum aneh. Kota Koln yang terletak di negara bagian Nord Rhein Westfallen menjadi salah satu lokasi paling meriah dalam masa karnaval di Jerman.

Hari pawai terbesar adalah hari ini, Senin Karnaval, yang dinamakan Rosenmontag (Senin Mawar). Sesi karnaval akan diakhiri hari Rabu, yang disebut Aschermittwoch (Rabu Abu). Pada hari ini, tidak ada lagi pawai atau kostum Karnaval.