Banda Aceh memiliki satu tawaran street food yang menggoda. Pisang bakar di Jalan Sultan Iskandar Muda Banda Aceh.
Martabak telur, ayam tangkap, bubur kanji rumbi, kari bebek, mi aceh, satu dan gulai menjadi kuliner yang wajib dicicipi saat traveling ke Aceh. Juga singgah di warung-warung kopi yang tersebar di berbagai sudut kota Banda Aceh.
Tapi, jangan puas dengan makanan-makanan itu. Ada satu jajanan pinggir jalan yang tak boleh dilewatkan, yakni pisang bakar.
Spesialnya, pisang ini hanya dari pisang kepok kuning yang tentunya manis di lidah. Pisang bakar itu dikenal dengan bahasa daerah di Aceh dengan nama pisang abee.
Pisang itu dipres dengan alat khusus dan kemudian di bakar diatas bara api dengan dioles mentega sesekali. Kemudian, setelah matang, pisang dipotong atau dirajang petak-petak kecil yang siap disantap.
Bagi yang sudah pemanis tambahan, pisang disajikan dengan gula jawa cair dan diberi topping kelapa kukur!
Bagi yang sudah dengan tambahan meses coklat bisa juga, lo.
Pisang bakar ini bisa ditemui di jalan Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, namanya Pisang Bakar Lamia. Tepatnya, di depan Hotel Permata Hati.
Nah, jika traveler mau coba silahkan mampir di sore harinya, kuliner sedehana ini cukup membuat menggugah selera tempo dulu .
Hotel dan Tempat Judi di Las Vegas Juga Tutup Karena Corona
Kini giliran Las Vegas yang menutup diri akibat virus Corona. Sejumlah hotel dan tempat judi ditutup untuk mencegah penularan virus itu.
Sebanyak 14 resor di kompleks Las Vegas Strip ditutup sementara mulai Selasa (17/3/2020). Itu dilakukan usai terjadi penularan virus Corona yang meningkat secara signifikan di kota tersebut.
Imbasnya, terjadi penurunan jumlah wisatawan. Aktivitas plesiran dan perjudian pun mandeg.
Wynn-Encore dan MGM Resorts International mengumumkan sejak Minggu rencana untuk menutup seluruh properti di Las Vegas. Sejumlah konvensi dan pertunjukan besar termasuk Cirque du Soleil, David Copperfield dan lainnya juga telah dibatalkan.
"Saat ini jelas bahwa krisis kesehatan masyarakat membutuhkan tindakan kolektif besar jika kita ingin memperlambat perkembangannya," kata Ketua dan Kepala Eksekutif MGM, Jim Murren, sebagaimana diwartakan LA Times.
"Saat ini adalah masa ketidakpastian di negara kami (AS) dan dunia, dan kita semua harus melakukan peran kita untuk mengurangi penyebaran virus ini," ujarnya.
Properti milik MGM termasuk Aria, Bellagio, Delano, Excalibur, Luxor, MGM Grand, Mandalay Bay, Mirage, New York-New York, NoMad, Signatur di MGM Grand dan Vdara akan dibuka kembali setelah keadaan aman. Belum pasti penutupan itu akan berlangsung.
Senada, properti milik Wynn-Encore akan ditutup mulai Selasa (17/3/2020) pukul 18.00 waktu setempat. Dalam rilis, perusahaan itu memperkirakan penutupan ini akan berlangsung selama dua minggu. Setelah itu perusahaan akan mengevaluasinya sebelum membuat keputusan lanjutan.
Penutupan ini tentunya berimplikasi pada karyawan yang bekerja di resor dan tempat hiburan itu. MGM Resort mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung para pekerjanya tetapi tidak secara tegas menjelaskan apakah karyawan akan menerima gaji selama penutupan.
Selain MGM Resort dan Wynn-Encore, perusahaan lain yaitu Caesars Entertainment dan The Venetian belum menentukan sikap untuk menutup properti mereka. The Venetian bahkan mengatakan mereka akan tetap buka.
"Properti kami akan tetap buka dan kami akan terus mengambil tindakan pencegahan yang disarankan untuk menjaga keamanan tim dan tamu kami," katanya dalam sebuah pernyataan.
Penutupan seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya. Bahkan usai peristiwa 9/11 resor di sana tetap buka kendati kunjungan wisatawan merosot tajam.