Kamis, 02 Juli 2020

136 Perusahaan Asing Berpeluang Pindah ke Indonesia

 Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan saat ini ada 136 perusahaan yang berpeluang pindah atau relokasi dari negara lain ke Indonesia, menyusul 7 perusahaan yang sudah masuk lebih dulu.

Rincian dari 136 perusahaan tersebut, 17 sudah mencapai progres di atas 50%, sedangkan 119 masih potensi.

"Ada 7 yang sudah positif relokasi. Kemudian ada 17 yang sudah terkomunikasikan, progresnya 60% sampai 70%. Kemudian ada 119 yang masuk dalam potensi. Jadi kita bagi menjadi 3 klasifikasi," kata dia dalam pernyataan melalui video yang dipublikasikan BKPM, Rabu (1/7/2020).

Dia menjelaskan perencanaan investasi harus jelas sasarannya yang mana yang harus didahulukan. Jadi ada skala prioritas. Lebih lanjut, perusahaan yang relokasi ke Indonesia berasal dari sejumlah negara.

Untuk 7 perusahaan yang sudah lebih dulu diumumkan relokasi ke Indonesia, dia menjelaskan memang sudah ada yang eksis di sini. Jadi mereka melakukan ekspansi di dalam negeri dengan menutup pabriknya di negara lain.

"Mereka itu merelokasi pabrik-pabriknya dari negara lain seperti ada dari China, ada dari Malaysia, itu merelokasi ke Indonesia. Jadi mereka melakukan ekspansi, tetapi ekspansi tersebut dengan merelokasikan pabrik mereka di beberapa negara yang masuk ke Indonesia," jelasnya.

"Dan itu dalam perencanaan BKPM saya mengatakan bahwa relokasi, bukan melakukan ekspansi kepada apa yang sudah ada, ada lalu ditambah, nggak. Dia menutup pabrik mereka di negara lain kemudian masuk ke Indonesia seperti di China, kemudian di Malaysia, kemudian di Korea (Selatan). Itu disebut dengan relokasi," lanjut Bahlil.

Ketujuh perusahaan yang relokasi itu tidak semuanya ke Batang, Jawa Tengah. Ada yang ke Sumatera maupun bagian Jawa lainnya.

"Kalau yang 7 relokasi ini ada beberapa yang, tidak semuanya ke Batang. Ada yang ke Jawa Barat, ada yang ke Banten, ada juga yang di Sumatera Utara. Tetapi dari 7 itu ada sekitar 3 itu yang direlokasikan ke Batang," tambahnya.

7 Perusahaan Mau Relokasi ke RI, 3 ke Batang

 Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjelaskan soal tujuh perusahaan yang akan direlokasi ke Indonesia. Bahlil menjelaskan bahwa tujuh perusahaan ini tidak semuanya direlokasi ke Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah.
"Agar tidak terjadi salah persepsi, ada dua hal yang harus kita bedakan. 7 perusahaan relokasi, dan poin kedua adalah kawasan industri Batang. Kalau yang 7 relokasi ini ada beberapa yang tidak semuanya ke Batang," ungkap Bahlil dalam rilis video BKPM, Rabu (1/6/2020).

Bahlil menjelaskan tujuh perusahaan ini akan direlokasi ke beberapa daerah di Indonesia, mulai dari Jawa Barat, Banten, dan Sumatera Utara. Bahlil menjelaskan hanya ada 3 pabrik yang akan direlokasi ke Batang.

"Ada yang ke Jawa barat, ada yang ke Banten, ada juga yang di Sumatera Utara. Tetapi dari 7 itu ada sekitar 3 itu yang direlokasi ke Batang," ujar Bahlil.

Sebelumnya, dalam kunjungannya ke Kawasan Industri Batang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan sata ini sudah ada 7 perusahaan asing yang akan merelokasi pabrik ke Indonesia. 7 pabrik ini lah yang dimaksud Bahlil tidak semuanya akan direlokasi ke Kawasan Industri Batang.

"Saya senang hari ini sudah ada yang masuk 7, sudah pasti ini yang 7," kata Presiden Jokowi saat meninjau Kawasan Industri Terpadu di Batang disiarkan langsung lewat akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (30/6/2020).
https://kamumovie28.com/2017/10/

Poco M2 Pro Beraksi 7 Juli di Bollywood

 Poco memastikan akan melahirkan ponsel baru. Perangkat tersebut bakal memulai debutnya di Negeri Bollywood.
Poco M2 Pro demikian ponsel tersebut dijuluki. Bakal diperkenalkan di India pada 7 Juli pukul 12.00 singa waktu setempat.

Perangkat ini akan menjadi ponsel pertama seri M. Sebelumnya Poco telah merilis lini X dan F.

Kendati sudah mengumumkan kelahirannya, Poco belum mengungkap spesifikasi lengkap ponsel barunya. Pun begitu dari teaser yang dipajang di media sosial mereka terlihat apa yang akan dibawa Poco M2 Pro.

Akan ada empat kamera disematkan dalam modul persegi yang ditempatkan di tengah. Di bagian bawah terdapat LED Flash.

Ya, ini mengingatkan kita pada Redmi Note 9 Pro yang dirilis di Juni lalu di Indonesia. Tidak menutup kemungkinan Poco M2 Pro dibekali spesifikasi yang sama.

Ditenagai Snapdragon 720G, punya layar 6,67 inch Full HD+ dan baterai 5.020 mAh dengan pengisian 30W. Kamera utamanya 64 MP bersanding dengan 8MP ultrawide, makro 5 MP dan depth 2 MP.

Tapi bisa jadi spesifikasinya dibuat lebih gahar, pasalnya dalam teasernya Poco M2 Pro mengusung tagline Surge with Speed.

Poco berjanji akan membeberkan spesifikasi ponsel barunya mendekati waktu peluncuran. Saat ini yang dipastikan Poco M2 Pro akan dijual lewat Flipkart.

136 Perusahaan Asing Berpeluang Pindah ke Indonesia

 Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan saat ini ada 136 perusahaan yang berpeluang pindah atau relokasi dari negara lain ke Indonesia, menyusul 7 perusahaan yang sudah masuk lebih dulu.

Rincian dari 136 perusahaan tersebut, 17 sudah mencapai progres di atas 50%, sedangkan 119 masih potensi.

"Ada 7 yang sudah positif relokasi. Kemudian ada 17 yang sudah terkomunikasikan, progresnya 60% sampai 70%. Kemudian ada 119 yang masuk dalam potensi. Jadi kita bagi menjadi 3 klasifikasi," kata dia dalam pernyataan melalui video yang dipublikasikan BKPM, Rabu (1/7/2020).

Dia menjelaskan perencanaan investasi harus jelas sasarannya yang mana yang harus didahulukan. Jadi ada skala prioritas. Lebih lanjut, perusahaan yang relokasi ke Indonesia berasal dari sejumlah negara.

Untuk 7 perusahaan yang sudah lebih dulu diumumkan relokasi ke Indonesia, dia menjelaskan memang sudah ada yang eksis di sini. Jadi mereka melakukan ekspansi di dalam negeri dengan menutup pabriknya di negara lain.

"Mereka itu merelokasi pabrik-pabriknya dari negara lain seperti ada dari China, ada dari Malaysia, itu merelokasi ke Indonesia. Jadi mereka melakukan ekspansi, tetapi ekspansi tersebut dengan merelokasikan pabrik mereka di beberapa negara yang masuk ke Indonesia," jelasnya.

"Dan itu dalam perencanaan BKPM saya mengatakan bahwa relokasi, bukan melakukan ekspansi kepada apa yang sudah ada, ada lalu ditambah, nggak. Dia menutup pabrik mereka di negara lain kemudian masuk ke Indonesia seperti di China, kemudian di Malaysia, kemudian di Korea (Selatan). Itu disebut dengan relokasi," lanjut Bahlil.

Ketujuh perusahaan yang relokasi itu tidak semuanya ke Batang, Jawa Tengah. Ada yang ke Sumatera maupun bagian Jawa lainnya.

"Kalau yang 7 relokasi ini ada beberapa yang, tidak semuanya ke Batang. Ada yang ke Jawa Barat, ada yang ke Banten, ada juga yang di Sumatera Utara. Tetapi dari 7 itu ada sekitar 3 itu yang direlokasikan ke Batang," tambahnya.
https://kamumovie28.com/2020/01/