Kamis, 02 Juli 2020

Berapa Dana yang Digelontorkan Kookmin buat Beli Bank Bukopin?

 Kookmin Bank telah mendapatkan restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjadi pemegang saham mayoritas PT Bank Bukopin Tbk. Caranya dengan menyerap seluruh saham yang diterbitkan Bukopin.

Bukopin sudah mendapatkan izin melakukan penawaran umum terbatas kelima (PUT V) dengan penerbitan saham baru. Skemanya dengan memberikan penawaran Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada pemegang saham.

Berdasarkan persetujuan RUPSLB yang telah digelar Bukopin sebelumnua, jumlah saham yang akan diterbitkan terdiri dari saham kelas B sebesar 4,66 miliar atau 40% dari jumlah saham beredar saat ini.

Dengan rasio tersebut, maka setiap 5 saham lama akan mendapatkan 2 HMETD, kemudian 1 HMETD berhak untuk mendapatkan 1 saham jika dilaksanakan pada periode pelaksanaan HMETD, dengan harga pelaksanaan Rp 180 per saham. Jika dikalikan jumlah saham baru dengan harga pelaksanaan itu maka dana yang akan dikantongi Bukopin nantinya sekitar Rp 838 miliar.

Kedua pemegang saham utama Bukopin, Bosowa Corporindo dan KB Kookmin Bank telah menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan HMETD pada PUT V. KB Kookmin Bank, sesuai dengan rencananya untuk menjadi pemegang saham pengendali dan telah menyatakan kesiapan menjadi Pembeli Siaga untuk menyerap seluruh HMETD yang tidak dieksekusi pemegang saham lainnya.

Melansir CNBC Indonesia, Rabu (1/7/2020), dengan pelaksanaan PUT V dimana Kookmin kembali menjadi Pembeli Siaga, diperkirakan Kookmin dapat menjadi pemegang saham terbesar sampai dengan 37,6% apabila pemegang saham publik tidak mengeksekusi hak mereka.

Tentu saja yang menjadi pemenang di sini adalah Kookmin karena valuasi BBKP di harga 180 atau sebesar 0,24 nilai buku BBKP tergolong sangat murah. Berikut perhitungan dana yang dikeluarkan Kookmin untuk mencaplok Bank Bukopin berdasarkan hasil riset Tim CNBC Indonesia. 

Sebelumnya pada PUT IV BBKP, Kookmin sudah menggelontorkan dana sebesar Rp 1,46 triliun untuk menebus 21,99% saham BBKP di Harga Rp 570/unit.

Kali ini, dengan asumsi Pemegang saham publik mengeksekusi semua HMETD mereka karena harga right issue berada di bawah harga pasar, maka dana yang perlu digelontorkan Kookmin adalah Rp 259 miliar yang akan menyebabkan kepemilikan Kookmin di BBKP naik menjadi 24,54%.
Total dana yang digelontorkan Kookmin untuk menjadi ultimate shareholder Bank Bukopin adalah sebesar Rp 3,3 triliun. Bahkan angka ini akan menjadi lebih kecil apabila tidak ada pemegang saham publik yang mengeksekusi HMETD mereka yaitu hanya Rp 2,5 triliun.

Ini merupakan diskon sebab ekuitas Bank Bukopin sendiri sebesar Rp 8,5 T. Maka bisa dikatakan diskon yang diterima Kookmin kurang lebih sebesar Rp 1 triliun sampai dengan Rp 1,75 triliun.

Citilink Gratiskan Rapid Test, Ini Syaratnya

 Anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Citilink Indonesia memberi layanan gratis rapid test bagi calon penumpangnya. Untuk mendapat layanan ada sejumlah syarat dan ketentuan yang dipenuhi.
Mengutip laman Citilink, Rabu (1/7/2020), disebutkan layanan gratis diberikan bagi penumpang yang melakukan pembelian tiket pesawat (fresh booking) melalui website dan mobile apps Citilink.

Pemberian layanan rapid test gratis dengan ketentuan pemesanan tiket pesawat Date of Issued (DOI) per tanggal 1 -7 Juli 2020. Lalu, jadwal penerbangan Date of Travel (DOT) per tanggal 2-31 Juli 2020

"Setelah melakukan pembayaran tiket, bagi 500 orang pertama yang berhak mendapatkan layanan rapid rest secara gratis, akan menerima e-Ticket yang di dalamnya terdapat unique number sebagai bukti klaim layanan," bunyi keterangan tersebut.

Bagi penumpang yang mendapatkan layanan rapid test COVID-19 secara gratis dan tidak menggunakannya maka secara otomatis akan hangus.

"Layanan rapid test COVID-19 secara gratis ini tidak dapat ditukar dengan uang dan tidak dapat dilakukan refund (non refundable)," bunyi keterangan lebih lanjut.

Untuk melakukan klaim layanan rapid rest COVID-19, penumpang dapat langsung mendatangi klinik yang dipilih sesuai dengan daftar mitra klinik Citilink dan klinik pintar (walk-in). Penumpang harus mengunjungi mitra klinik maksimal 12 jam sebelum jadwal keberangkatan.

"Surat hasil rapid test hanya berlaku maksimal 14 x 24 jam sebagaimana Surat Edaran Gugus Tugas COVID-19," bunyi keterangan tersebut.
https://kamumovie28.com/sitemap.html

7 Perusahaan Mau Relokasi ke RI, 3 ke Batang

 Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjelaskan soal tujuh perusahaan yang akan direlokasi ke Indonesia. Bahlil menjelaskan bahwa tujuh perusahaan ini tidak semuanya direlokasi ke Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah.
"Agar tidak terjadi salah persepsi, ada dua hal yang harus kita bedakan. 7 perusahaan relokasi, dan poin kedua adalah kawasan industri Batang. Kalau yang 7 relokasi ini ada beberapa yang tidak semuanya ke Batang," ungkap Bahlil dalam rilis video BKPM, Rabu (1/6/2020).

Bahlil menjelaskan tujuh perusahaan ini akan direlokasi ke beberapa daerah di Indonesia, mulai dari Jawa Barat, Banten, dan Sumatera Utara. Bahlil menjelaskan hanya ada 3 pabrik yang akan direlokasi ke Batang.

"Ada yang ke Jawa barat, ada yang ke Banten, ada juga yang di Sumatera Utara. Tetapi dari 7 itu ada sekitar 3 itu yang direlokasi ke Batang," ujar Bahlil.

Sebelumnya, dalam kunjungannya ke Kawasan Industri Batang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan sata ini sudah ada 7 perusahaan asing yang akan merelokasi pabrik ke Indonesia. 7 pabrik ini lah yang dimaksud Bahlil tidak semuanya akan direlokasi ke Kawasan Industri Batang.

"Saya senang hari ini sudah ada yang masuk 7, sudah pasti ini yang 7," kata Presiden Jokowi saat meninjau Kawasan Industri Terpadu di Batang disiarkan langsung lewat akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (30/6/2020).

7 Perusahan yang disebutkan Bahlil sendiri adalah sebagai berikut:

- PT Meiloon Technology Indonesia
Relokasi pabrik dari Suzhou, China. Pabrik di Taiwan dan China merupakan pusat produksi untuk pasar global

- PT Sagami Indonesia
Relokasi pabrik dari Shenzen, China karena biaya pabrik dan tenaga kerja di Indonesia lebih kompetitif dari China

- PT CDS Asia (Alpan)
Relokasi pabrik dari Xiamen, China karena tarif impor produknya dari Indonesia ke Amerika 0% dibanding tarif 25% dari China ke Amerika

- PT Kenda Rubber Indonesia
Relokasi pabrik dari Shenzen, China karena peningkatan permintaan pasar di Indonesia

- Denso, PT Denso Indonesia
Relokasi pabrik dari Jepang karena memandang Indonesia sebagai lokasi terbaik setelah melakukan riset ke berbagai negara di kawasan ASEAN

- PT Panasonic Manufacturing Indonesia
Relokasi dari China karena ingin menjadikan Indonesia sebagai pasar basis ekspor bagi beberapa kategori produk home appliances

- PT LG Electronics Indonesia
Relokasi dari Korea Selatan dan berencana menjadikan Indonesia sebagai regional hub baru yang menjangkau pasar Asia dan Australia

Berapa Dana yang Digelontorkan Kookmin buat Beli Bank Bukopin?

 Kookmin Bank telah mendapatkan restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjadi pemegang saham mayoritas PT Bank Bukopin Tbk. Caranya dengan menyerap seluruh saham yang diterbitkan Bukopin.

Bukopin sudah mendapatkan izin melakukan penawaran umum terbatas kelima (PUT V) dengan penerbitan saham baru. Skemanya dengan memberikan penawaran Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada pemegang saham.

Berdasarkan persetujuan RUPSLB yang telah digelar Bukopin sebelumnua, jumlah saham yang akan diterbitkan terdiri dari saham kelas B sebesar 4,66 miliar atau 40% dari jumlah saham beredar saat ini.

Dengan rasio tersebut, maka setiap 5 saham lama akan mendapatkan 2 HMETD, kemudian 1 HMETD berhak untuk mendapatkan 1 saham jika dilaksanakan pada periode pelaksanaan HMETD, dengan harga pelaksanaan Rp 180 per saham. Jika dikalikan jumlah saham baru dengan harga pelaksanaan itu maka dana yang akan dikantongi Bukopin nantinya sekitar Rp 838 miliar.

Kedua pemegang saham utama Bukopin, Bosowa Corporindo dan KB Kookmin Bank telah menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan HMETD pada PUT V. KB Kookmin Bank, sesuai dengan rencananya untuk menjadi pemegang saham pengendali dan telah menyatakan kesiapan menjadi Pembeli Siaga untuk menyerap seluruh HMETD yang tidak dieksekusi pemegang saham lainnya.

Melansir CNBC Indonesia, Rabu (1/7/2020), dengan pelaksanaan PUT V dimana Kookmin kembali menjadi Pembeli Siaga, diperkirakan Kookmin dapat menjadi pemegang saham terbesar sampai dengan 37,6% apabila pemegang saham publik tidak mengeksekusi hak mereka.

Tentu saja yang menjadi pemenang di sini adalah Kookmin karena valuasi BBKP di harga 180 atau sebesar 0,24 nilai buku BBKP tergolong sangat murah. Berikut perhitungan dana yang dikeluarkan Kookmin untuk mencaplok Bank Bukopin berdasarkan hasil riset Tim CNBC Indonesia. 
https://kamumovie28.com/2017/08/