Selasa, 10 November 2020

Awas! 21 Wilayah Ini Mendekati Zona Merah, Bekasi-Semarang Termasuk

  Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito mengungkapkan data kabupaten dan kota zona risiko sedang atau oranye di Indonesia, yang mendekati zona risiko tinggi atau merah.

Ada 21 kabupaten dan kota tersebut di antaranya Semarang, Bekasi, Karawang, hingga Solok. Dalam hal ini, Prof Wiku berharap pemerintah di daerah tersebut segera meningkatkan penanganan COVID-19 agar tidak berpindah ke zona merah.


"Mohon pada seluruh kabupaten/kota ini agar berjaga-jaga supaya tidak berpindah ke zona merah di pekan berikutnya. Terus tingkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan tingkatkan angka kesembuhan serta tekan angka positif dan kematian agar dapat segera berpindah ke zona kuning," ujar Prof Wiku dalam konferensi pers di YouTube BNPB, Kamis (5/11/2020).


Berikut daftar 21 kabupaten-kota yang hampir mendekati dari zona risiko tinggi atau zona merah.


Sukoharjo, Jawa Tengah

Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau

Karimun, Kepulauan Riau

Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara

Semarang, Jawa Tengah

Mamuju Tengah, Sulawesi Barat

Pidie Jaya, Aceh

Kota Batam, Kepulauan Riau

Tapanuli Tengah, Sumatera Utara

Tanah Datar, Sumatera Barat

Kota Subulussalam, Aceh

Biak Numfor, Papua

Kota Tomohon, Sulawesi Utara

Bekasi, Jawa Barat

Lahat, Sumatera Selatan

Kebumen, Jawa Tengah

Karawang, Jawa Barat

Kota Sabang, Aceh

Keerom, Papua

Lumajang, Jawa Timur

Solok, Sumatera Barat

https://cinemamovie28.com/movies/pretty-sister-undressing/


Cara Mengecek Iuran BPJS Kesehatan yang Sudah Dibayar


 Cara mengecek iuran BPJS Kesehatan yang telah dibayarkan tidak sulit. Kamu bisa mengaksesnya melalui handphone atau komputer yang tersambung dengan koneksi internet.

Jadi kamu tidak perlu keluar rumah untuk mendatangi kantor BPJS Kesehatan saat pandemi COVID-19 seperti ini.


Seperti diketahui, BPJS Kesehatan menetapkan iuran baru yang diterapkan per 1 Juli 2020. Besaran iuran BPJS Kesehatan ditetapkan berdasarkan Perpres Nomor 64 Tahun 2020.


Besaran iuran BPJS Kesehatan:

1. Kelas 1 BPJS Kesehatan Rp 150 ribu


2. Kelas 2 BPJS Kesehatan Rp 100 ribu


3. Kelas 3 BPJS Kesehatan Rp 42 ribu.


Untuk kelas 3, peserta hanya membayar Rp 25.500 dan sisanya sebesar 16.500 ditanggung pemerintah untuk tahun 2020. Besar iuran BPJS Kesehatan baru ini untuk peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP).


Berikut cara mengecek iuran BPJS Kesehatan yang sudah dibayar:


1. Melalui Website

-Masuk ke situs https://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/

-Pilih menu 'Cek Iuran BPJS Kesehatan' yang terletak di sebelah kanan sidebar homepage

-Masukkan 13 digit nomor kartu

-Masukkan tanggal lahir

-Masukkan hingga angka validasi yang tertera pada gambar di situs tersebut.

-Klik tombol cek dan data akan tampil di layar.


2. Melalui Aplikasi

Cara mengecek iuran BPJS Kesehatan lainnya yakni menggunakan aplikasi BPJS Kesehatan. Aplikasi ini tersedia di Android dan IOS.


Langkah-langkahnya:


-Unduh aplikasi Mobile JKN di Play Store maupun AppStore

-Login akun Mobile JKN dengan mengisi isian form yang diminta

-Pada halaman pertama, klik menu 'Tagihan'

-Untuk melihat tagihan BPJS, klik 'premi'



3. Melalui SMS

SMS juga bisa dipakai untuk mengecek iuran BPJS yang sudah dibayar. Peserta BPJS Kesehatan cukup ketik pesan dengan format Tagihan Nomor Kartu BPJS Kesehatan lalu kirim ke nomor 087775500400.


Caranya:


TAGIHANNomor Kartu BPJS Kesehatan, lalu kirim ke 087775500400 (Contoh: TAGIHAN 0001260945809).

https://cinemamovie28.com/movies/perfect-others-swapping-secrets/

Vaksin Corona Buatan Indonesia: Uji Klinis, Tahap Riset, Jadwal Suntik

 Pandemi COVID-19 mengakibatkan banyak negara saling bantu dan berusaha keras mengatasi infeksi virus corona. Salah satunya melalui pembuatan vaksin.

Pemerintah memang telah menyiapan Sinovac, Cansino, dan Sinopharm, namun bukan berarti tidak ada vaksin corona buatan Indonesia. Para ilmuwan sedang mengembangkan vaksin corona buatan Indonesia yang diberi nama Merah Putih.


"Pengembangan vaksin merah putih adalah sangat penting karena pengadaan vaksin impor tidak boleh menjadi kebiasaan," kata Menteri BUMN Erick Thohir dalam rapat koordinasi pengendalian pembangunan Pemda DIY.


Riset dan pengembangan vaksin corona buatan Indonesia Merah Putih berjalan baik. Vaksin dikembangkan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, LIPI, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Airlangga.


Berikut informasi sekilas terkait vaksin corona buatan Indonesia Merah Putih


A. Uji klinis vaksin corona buatan Indonesia Merah Putih

Erick berharap vaksin corona buatan Indonesia Merah Putih bisa segera tersedia untuk masyarakat. Indonesia pada tahun 2022 diharapkan tidak beli vaksin dari luar negeri, namun sudah menggunakan buatan sendiri.


Vaksin corona buatan Indonesia Merah Putih telah memasuki uji klinis pada hewan pada Oktober 2020. Uji klinis diharapkan selesai pada akhir 2020 dan berlanjut ke tahap berikutnya.


"Kita harapkan bisa selesai dan tentunya mudah-mudahan hasilnya memuaskan pada akhir tahun ini," kata Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro.

https://cinemamovie28.com/movies/nice-sister-in-law-4/


B. Tahap riset vaksin corona buatan Indonesia Merah Putih

Dikutip dari situs LBM Eijkman, tahap riset vaksin memiliki 8 langkah berikut penjelasannya:


1. Pemetaan genetik virus corona di Indonesia


Serangan COVID-19 disebabkan virus corona SARS-CoV-2 yang menjadi dasar penelitian. Virus diisolasi dari spesimen pasien dan dilakukan genom RNA penyandi protein virus.


2. Isolasi dan amplifikasi gen S dan N pada virus corona


Pada tahap ini, gen yang mengkode protein S (spike) dan N (nucleocapsid) diisolasi. Gen kemudian diperbanyak dengan teknik Polymerase Chain Reaction (PCR).


3. Kloning gen target ke dalam vektor


Tahap selanjutnya adalah kloning gen target yang dimasukkan ke dalam vektor. Jika sudah berhasil, proses dilanjutkan dengan memasukkan dan melakukan verifikasi menggunakan teknik sekuensing.


4. Memasukkan vektor dengan gen virus corona ke dalam sel mamalia


Tahap ini bertujuan mengekpresikan gen target dan menghasilkan antigen. Langkah ini menggunakan mekanisme sistem imun dalam melindungi tubuh.


5. Menghasilkan antigen


Setelah melalui beberapa tahap, sel-sel mamalia akan menghasilkan antigen virus corona SARS-CoV-2. Antigen inilah yang menjadi kandidat vaksin dan diuji coba di tahap selanjutnya.


6. Perbanyakan dan pemurnian antigen


Tahap ini bertujuan mendapatkan antigen target dalam jumlah besar, sekaligus memisahkan zat atau senyawa yang tidak dibutuhkan dalam pembuatan vaksin. Hasilnya diperoleh antigen murni dalam jumlah banyak, yang biasanya perlu waktu lama dan banyak uji.


7. Uji Klinis


Uji klinis bertujuan menilai keamanan kandidat vaksin dan menentukan dosis yang tepat. Tahap yang melibatkan hewan dan manusia ini juga menilai efek samping dan kemanjuran (efikasi) vaksin.


8. Masuk skala produksi


Setelah melalui uji klinis dan dinilai berhasil, vaksin corona buatan Indonesia Merah Putih didaftarkan pada BPOM. Penilaian BPOM adalah syarat penggunaan vaksin secara masif di masyarakat.


C. Jadwal penyuntikan vaksin corona buatan Indonesia Merah Putih

Bambang memperkirakan vaksin corona buatan Indonesia Merah Putih bisa disuntikkan pada triwulan ketiga tahun 2021. Tentunya vaksin telah dinyatakan aman dan manjur sebelum diberikan pada masyarakat Indonesia.


"Kita harus mengikuti protokol mengenai vaksin ini secara disiplin dan ketat," kata Bambang dalam konferensi pers virtual tentang Pengembangan Vaksin, Terapi, dan Inovasi COVID-19.


Vaksin corona buatan Indonesia Merah Putih saat ini di tahap uji coba klinis pada hewan. Bambang berharap bulan Januari-Februari 2021 bisa menyerahkan bibit vaksin pada Bio Farma, sebelum memasuki tahap produksi.

https://cinemamovie28.com/movies/moms-friend-3/