Kamis, 12 November 2020

Heboh Video Seks Mirip Gisel di Medsos, Cabul Kok Diviralkan Sih?

  Viral video seks yang disebut mirip Gisella Anastasia beredar di media sosial. Nama Gisel pun lantas menjadi viral di media sosial dan jadi bahasan netizen.

Dalam video yang beredar, terlihat sepasang kekasih melakukan hubungan intim dan wanita yang disebut-sebut Gisel dengan sadar melihat ke arah kamera. Ada yang menyebut durasi video selama 20 detik hingga 9 menit.


Terkait tuduhan tersebut, Gisel belum berkomentar apa pun. Beberapa jam lalu, Gisel hanya memperlihatkan tengah makan bersama anaknya, Gempi.


Video seks atau hubungan intim kerap beredar di media sosial. Apa sih motif seseorang menyebar video seks tersebut?


"Mengejar jumlah view atau ingin viral, dendam, benci pada orang yang dia fitnah, kebutuhan akan uang, atau hanya sekedar iseng," ungkap Rahma saat dihubungi detikcom Kamis (7/11/2020).Psikolog klinis dari Pro Help Center Nuzulia Rahma Tristinarum menjelaskan seseorang yang menyebarkan video seks tersebut kemungkinan memiliki beragam alasan. Salah satunya rasa benci pada seseorang.


Di balik beragam motif terkait menyebar video seks tersebut, Rahma menilai ada baiknya netizen tak langsung percaya dengan informasi yang beredar. Terlebih jika video yang beredar tidak ada kepentingannya dengan kehidupan pribadi masing-masing.


"Jika memang itu bukan sesuatu yang menjadi urusan kita dan tidak bermanfaat, misalnya video artis, maka sebaiknya abaikan saja," jelas Rahma.


Rahma menilai netizen atau publik sebaiknya jangan kembali menyebarkan video yang beredar di media sosial. Hal ini bisa berdampak pada psikis seseorang khususnya orang yang dimaksud dalam video seks tersebut.


Terlebih jika video yang beredar ternyata bukan seseorang yang diduga banyak orang. Rasa depresi bisa muncul karena orang yang diduga bisa mendapat cacian.


"Jika seseorang diberitakan hal buruk yang bukan sesuai keadaan sebenarnya atau difitnah, tentu dapat menimbulkan emosi seperti kesal, kecewa, sedih, cemas, marah, bahkan depresi," pungkasnya.

https://nonton08.com/movies/bayonetta-bloody-fate/


Viral Video Intim Mirip Gisel, Bukan Diviralkan Ini yang Harus Dilakukan


Baru-baru ini viral video adegan seks yang mirip Gisel jadi sorotan warganet. Warganet menyebut yang ada di dalam video yang viral mirip dengan Gisel. Nama Gisel pun Langsung menjadi trending topic.

Tak hanya di Twitter, tapi kolom komentar Instagram miliknya juga didatangi oleh netizen. Banyak netizen yang meninggalkan komentar di akunnya tersebut.


"Kita tunggu aja klasifikasinya," ungkap akun yos***.


"Serius ga sih itu kakgiselll mirip banget," ucapakun ode***.


Mengenai viralnya video tersebut di media sosial, Psikolog klinis dari Pro Help Center Nuzulia Rahma Tristinarum menyarankan untuk tidak menyebarkan kembali atau mengomentari dahulu informasi yang belum diketahui kebenarannya.


"Sebagai konsumen informasi, jika kita menerima sebuah berita atau informasi mengenai suatu hal sebaiknya cek dan ricek dulu beritanya. Konfirmasi ke sumber berita atau orang yang diberitakan jika memungkinkan," jelas Rahma saat dihubungi detikcom Sabtu (7/11/2020).


"Jika tidak mengenal dan tidak bisa konfirmasi langsung, sebaiknya cek dulu kevalidan informasi tersebut. Jangan langsung menyebarkan kembali atau mengomentari. Endapkan dulu dan cari kevalidan berita tersebut," tambah Rahma.


Rahma juga mengatakan, jika informasi tersebut bukan sesuatu yang menjadi urusan kita dan tidak bermanfaat, misalnya video artis, maka sebaiknya diabaikan saja.

https://nonton08.com/movies/belzebuth/

Selasa, 10 November 2020

Selalu Jadi Kontroversi, Ini Plus-minus Masturbasi bagi Pasutri

  Masturbasi adalah aktivitas seksual yang kerap dianggap tabu. Bagi yang melakukannya, hal tersebut adalah cara alami dan aman untuk merasakan kesenangan dan melepaskan hasrat seksual yang menumpuk.

Namun, masturbasi yang berlebihan dapat merusak aktivitas sehari-hari.


Dikutip dari Insider, masturbasi memiliki beberapa manfaat, seperti:


Meredakan stres yang menumpuk

Membuat tidur lebih baik

Meningkatkan mood

Memuaskan diri

Meningkatkan kepekaan untuk berhubungan seks bersama pasangan

Bagi pasutri, masturbasi dapat meningkatkan sensitivitas seksual saat bercinta. Selain masturbasi, penggunaan alat bermain seks dan posisi badan dapat meningkatkan kepekaan dan hasrat berhubungan seks.


Selain bermanfaat, terlalu sering masturbasi juga ada efek sampingnya. Klik halaman selanjutnya.


Efek samping masturbasi:

1. Kecanduan

Anda mungkin menghabiskan banyak waktu untuk masturbasi, jika sampai melewatkan berbagai rutinitas sehari-hari, seperti bekerja, tugas harian, dan membatalkan acara penting. Hal tersebut tentu menganggu produktivitas.


Segera bertanya kepada dokter tentang cara-cara mengurangi masturbasi agar tidak semakin kecanduan. Bisa juga melakukan hal-hal lain untuk melupakan masturbasi, seperti menulis jurnal, olahraga, atau pergi jalan-jalan.


2. Merasa malu setelah melakukannya

Beberapa orang merasa malu untuk menceritakan masturbasi karena merupakan hal yang tabu. Beberapa budaya dan agama menganggap perbuatan tersebut adalah aktivitas kotor atau kurang bermoral. Anda bisa berkonsultasi kepada ahli kesehatan jika Anda malu untuk bercerita kepada orang terdekat.


Masturbasi juga dapat meringankan gejala kehamilan, seperti nyeri punggung bawah. Namun, tidak disarankan bagi wanita hamil untuk sering masturbasi karena dapat menyebabkan kontraksi bahkan risiko saat melahirkan.

https://cinemamovie28.com/movies/cam2cam/


Menkes Terawan Diundang WHO Bahas COVID-19, Bangga atau Biasa Saja?


Undangan organisasi kesehatan dunia (WHO) untuk Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto tengah jadi perbincangan hangat. Menkes Terawan diundang untuk mengikuti konferensi pers bersama bos WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dan 3 menteri kesehatan dari negara lain.

Berbagai tanggapan bermunculan, banyak yang mempertanyakan maksud undangan tersebut ketika situasi pandemi COVID-19 di Indonesia belum terkendali. Angka kematian saat ini masih 3,4 persen, lebih tinggi dari rerata global yakni 2,5 persen.


Dalam undangannya, WHO memang tidak menyebut keberhasilan Indonesia menangani pandemi. Menkes Terawan diundang untuk berbagi pengalaman karena dinilai sukses melaksanakan IAR (Intra Action Review) nasional.


"Sebenarnya ini untuk pembelajaran, bukan suatu prestasi yang menyatakan Indonesia berhasil. Nggak," kata Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI), dr Masdalina Pane, kepada detikcom, Kamis (5/11/2020).


Dalam IAR, dr Masdalina menjelaskan, masing-masing negara me-review dirinya sendiri berdasarkan panduan yang dikeluarkan WHO. Karena itu, dr Masdalina menilai undangan untuk Menkes Terawan adalah hal yang wajar.


Sementara itu Epidemiolog dari Universitas Griffith, dr Dicky Budiman, menjelaskan bahwa laporan IAR tidak hanya disampaikan oleh negara yang berhasil melakukannya. Dicontohkan, Sierra Leone dan Afrika Selatan juga melaporkan IAR meski tidak termasuk berhasil.


"Belajar itu kan bukan hanya dari keberhasilan, tapi dari kegagalan juga," kata dr Dicky.

https://cinemamovie28.com/movies/life-as-we-know-it/