Meskipun seorang diabetesi sudah mengonsumsi obat, bukan berarti diabetesi boleh lalai dalam menjaga pola makan. Pola makan sehat serta rutin berolahraga sangat penting untuk memastikan obat-obatan yang dikonsumsi dapat bekerja dengan baik dalam mengontrol gula darah.
Tidak bisa dipungkiri, sebagian diabetesi dengan diabetes tipe 2 membutuhkan obat untuk mengontrol kondisi diabetes yang sudah terlampau parah. Umumnya, obat akan diberikan apabila pengaturan pola makan tidak cukup untuk mengontrol kadar gula darahnya.
Dilansir dari healthhub, pemberian obat sebenarnya bertujuan untuk membantu menjaga kadar gula darah pada batas normal, guna mencegah risiko komplikasi kesehatan. Pemberian jenis, dosis, dan aturan waktu konsumsi obat pun harus diresepkan oleh dokter agar sesuai dengan kondisi diabetesi.
Bagaimanapun juga, pola makan harus tetap dijaga untuk mendukung efektivitas obat yang dikonsumsi. Sebaliknya, pola makan yang tidak sehat dapat membuat kerja obat terganggu.
Tidak hanya menjaga pola makan, diabetesi juga perlu untuk rutin berolahraga dan menjaga berat badan guna mendukung fungsi obat yang dikonsumsi. Pola makan sehat yang dikombinasikan dengan olahraga rutin terbukti dapat menurunkan jumlah obat yang diperlukan untuk mengontrol gula darah pada diabetesi.
Coba lakukan hal-hal berikut untuk bantu diabetesi hidup sehat dan kontrol kondisinya:
Ganti gula dengan pemanis rendah kalori untuk diabetesi. Misalnya, Tropicana Slim Sweetener Diabtx, pemanis rendah kalori dengan kromium yang cocok untuk membantu diabetesi mengontrol kadar gula darahnya.
Konsumsi makanan yang bervariasi setiap hari dengan jadwal yang teratur dan jangan melewatkan waktu makan.
Batasi asupan gula, garam, dan lemak. Perbanyak buah dan sayur, pilih sumber protein rendah lemak, serta batasi produk makanan olahan dan perbanyak produk makanan segar.
Perhatikan porsi makan: isi ½ bagian piring dengan sayuran, ¼ bagian piring dengan sumber protein rendah lemak, dan ¼ bagian piring dengan sumber karbohidrat kompleks.
Pilih menu yang dikukus, dipanggang, atau ditumis. Batasi menu yang digoreng.
Makan lebih perlahan dan hindari makan sembari melakukan kegiatan lain.
Pastikan untuk berolahraga minimal 150 menit per minggu dan kurangi waktu duduk. Pilih jenis olahraga yang Anda sukai agar dapat dilakukan rutin misalnya berjalan cepat, bersepeda, atau senam.
Jadi, obat saja tidak cukup. Imbangi dengan pola makan dan olahraga rutin untuk hidup yang tetap manis walau diabetes!
https://indomovie28.net/movies/saving-general-yang/
Pengakuan Wanita Bernama Corona, Kerap Di-bully dan Dianggap COVID-19
Seorang wanita asal Inggris bernama Corona Newton mengaku hadapi tantangan tak biasa di tengah pandemi COVID-19. Ia mendapat ejekan dari lingkungan sekitar karena namanya disebut-sebut mirip dengan virus penyebab COVID-19.
Corona bercerita ia kerap mendapat pandangan sinis setiap mengunjungi restoran atau tempat publik lain. Ia bahkan pernah mendapat telepon dari seorang pria tak dikenal yang memaki-maki, menyamakannya dengan virus yang kini mewabah di dunia.
"Dulu saya sering diledek dengan nama Guinness dan Budweiser... Ledekan itu bisa saya tertawakan. Tapi ini lebih membuat frustasi, terutama ketika sudah mulai agresif," kata Corona seperti dikutip dari BBC, Senin (9/11/2020).
Nama Corona dipilih oleh orang tuanya karena bisa berarti mahkota atau aura di sekitar bintang dalam bahasa latin.
"Orang tua saya tidak bisa memilih antara nama Sarah dan Catherine, jadi pada akhirnya memilih Corona," kata ibu dari lima anak ini.
"Setidaknya tidak akan ada orang yang lupa nama saya," pungkasnya.