Selasa, 17 November 2020

7 Sumber Nutrisi Menyehatkan Ini Malah Jadi Penyakit kalau Berlebihan

 Makanan sehat adalah makanan yang mengandung beragam nutrisi yang diperlukan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit. Ada banyak pilihan makanan sehat yang baik untuk dikonsumsi.

Namun, penting untuk diingat bahwa lebih banyak tidak selalu lebih baik. Beberapa makanan mungkin baik dikonsumsi dalam jumlah sedang, tetapi sangat berbahaya dalam jumlah besar.


Dikutip dari The Healthy, berikut makanan sehat yang berbahaya jika dikonsumsi berlebihan.


1. Brokoli

Brokoli kaya akan vitamin dan nutrisi yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Namun jika dikonsumsi berlebihan, brokoli dapat menyebabkan hipotiroidisme atau penyakit kekurangan hormon tiroid.


"Ini karena brokoli mengandung tiosianat, yang membuat tubuh Anda sulit menyerap yodium. Jika Anda pernah mengalami masalah tiroid di masa lalu, pastikan untuk tidak mengonsumsi brokoli dalam jumlah yang sangat banyak," ujar Ahli gizi, Lyssie Lakatos, RDN, CDN, CFT, dan Tammy Lakatos Shames, RDN, CDN, CFT, penulis dari The Nutrition Twins' Veggie Cure.


2. Air lemon

Banyak ahli kesehatan yang menganjurkan untuk minum air lemon setiap pagi karena memiliki berbagai manfaat bagi tubuh. Namun konsumsi air lemon berlebihan juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan gigi.


Menurut Ahli gizi, Lyssie dan Tammy Lakatos, jika minum banyak air lemon, asam dari lemon tetap menempel di gigi dan dapat merusak enamel gigi, yang membuat gigi mudah berlubang. Mereka merekomendasikan untuk berkumur setelah minum dan gunakan sedotan untuk meminimalkan kontak dengan gigi.

https://nonton08.com/movies/pitch-perfect/


3. Susu almond

Masalah dengan alternatif susu sapi, seperti almond, oat, rami, kedelai, kelapa, dan susu beras, sering kali diproses dengan sangat baik dan memiliki banyak gula tambahan. Faktanya, susu nabati ini biasanya memiliki sedikit kandungan dari tanaman yang sebenarnya.


"Segelas susu almond rata-rata, misalnya, hanya memiliki sekitar empat buah almond" ujar

Keith Thomas Ayoob, EdD, RD, FAND, Profesor klinis asosiasi di Fakultas Kedokteran Albert Einstein. Inilah alasan Anda harus berhenti memberi susu non dairy pada anak.


4. Teh hijau

Banyak orang memilih minum teh hijau untuk membantu mencegah kanker, peradangan, dan penyakit jantung. Minum banyak teh hijau juga dapat mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh.


"Tanin yang ditemukan dalam teh hijau juga dapat mengganggu penyerapan zat besi non-heme (zat besi dari sumber nabati), jika Anda memiliki kadar zat besi yang rendah atau berisiko mengalami defisiensi zat besi (beberapa atlet, lansia, wanita hamil, dan vegetarian yang tidak mengonsumsi cukup zat besi) hindari minum teh hijau saat makan," ujar Ahli gizi, Lyssie dan Tammy Lakatos.


5. Beras merah

Meskipun beras merah dapat menjadi sumber biji-bijian, beras merah mungkin memiliki kadar arsenik anorganik yang lebih tinggi, tergantung di mana ia ditanam. Arsenik ditemukan secara alami di dalam tanah dan air. Konsumsi beras merah dan produk dengan turunan beras merah setiap hari dapat menyebabkan paparan arsenik yang lebih tinggi.


6. Air

Manfaat rutin minum air putih sudah tidak diragukan lagi bagi kesehatan tubuh. Namun terlalu banyak air dapat mengganggu ketidakseimbangan elektrolit dan menyebabkan tingkat natrium yang sangat rendah.


7. Bayam

Bayam memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Bayam juga memiliki kandungan zat besi yang tinggi untuk mencegah anemia. Namun mengonsumsi banyak terlalu banyak dapat membuat masalah bagi orang yang memiliki batu ginjal.


"Tetapi bagi orang dengan jenis batu ginjal yang paling umum, kalsium oksalat, terlalu banyak bayam bisa menjadi masalah, karena mengandung oksalat tingkat tinggi, yang dapat menyebabkan batu ginjal pada mereka lebih berisiko" ujar Melina B. Jampolis, MD,

Penulis Spice Up, Slim Down, dan Pendiri Spice Fit.

https://nonton08.com/movies/pitch-perfect-2/

Sederet Makanan Tinggi Lemak yang Justru Menyehatkan

  Lemak yang terkandung dalam makanan cenderung dihindari karena dampaknya yang buruk bagi kesehatan. Orang-orang lebih memilih mengonsumsi gula, karbohidrat olahan, dan jenis makanan olahan lainnya sebagai pengganti lemak. Akibatnya, mereka yang mengonsumsi lebih banyak kandungan tersebut menjadi gemuk dan terkena berbagai penyakit.

Penelitian menunjukkan bahwa lemak, termasuk lemak jenuh bukanlah sesuatu yang jahat untuk tubuh jika cara dan jumlah yang dikonsumsi sesuai dengan aturan. Dikutip dari Healthline, berikut lima makanan tinggi lemak yang menyehatkan dan bergizi.


1. Alpukat

Jika kebanyakan buah mengandung banyak karbohidrat, berbeda dengan alpukat yang mengandung lemak. Alpukat mengandung 77 persen lemak, kalori di dalamnya membuat lemak alpukat lebih tinggi dibandingkan makanan yang berasal dari hewan.


Alpukat adalah salah satu sumber kalium terbaik, buah ini mengandung 40 persen kalium lebih tinggi dibandingkan pisang yang dikenal baik memiliki banyak kalium. Dalam penelitian alpukat memiliki serat, dapat menurunkan kolesterol jahat dan trigliserida, dan meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh.


2. Keju

Keju merupakan sumber kalsium, vitamin B12, fosfor, selenium, dan mengandung semua jenis nutrisi lainnya. Sepotong keju tebal mengandung 6,7 gram protein yang sama dengan satu gelas susu. Keju juga memiliki kandungan asam lemak kuat seperti produk susu berlemak tinggi lainnya. Manfaat jika mengonsumsi keju dengan jumlah yang tepat dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2.


3. Telur

Telur utuh dianggap tidak sehat karena kolesterol dan lemak yang terkandung di dalam kuning telur. Faktanya sebutir telur mengandung 212 mg kolesterol yang merupakan 71 persen dari rekomendasi asupan harian, 62 persen kalori dalam telur berasal dari lemak.


Studi terbaru menemukan kolesterol dalam telur tidak memengaruhi kolesterol dalam darah untuk kebanyakan orang. Dalam satu butir telur terkandung vitamin, mineral, antioksidan yang dapat melindungi mata, mengandung kolina yaitu nutrisi yang dibutuhkan otak, dan sebagai makanan penurun berat badan.


4. Ikan berlemak

Ikan berlemak adalah salmon, trout, makerel, sarden, dan haring. Ikan-ikan tersebut kaya akan omega-3 yang menyehatkan bagi jantung, mengandung protein berkualitas tinggi, dan berbagai macam nutrisi penting.


Studi menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi ikan cenderung lebih sehat, dengan menurunkan risiko penyakit jantung, depresi, demensia, dan berbagai jenis penyakit yang umum terjadi. Konsumsi suplemen minyak ikan dapat menjadi pilihan jika tidak bisa atau tidak mau makan ikan. Minyak hati ikan cod mengandung omega-3 dan vitamin D yang sangat dibutuhkan tubuh.


5. Kacang

Kacang mengandung banyak lemak dan serat sehat yang merupakan sumber protein nabati. Selain itu kacang kaya akan vitamin E, magnesium, dan mineral. Kacang dapat menurunkan risiko obesitas, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

https://nonton08.com/movies/45-years/


7 Sumber Nutrisi Menyehatkan Ini Malah Jadi Penyakit kalau Berlebihan


Makanan sehat adalah makanan yang mengandung beragam nutrisi yang diperlukan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit. Ada banyak pilihan makanan sehat yang baik untuk dikonsumsi.

Namun, penting untuk diingat bahwa lebih banyak tidak selalu lebih baik. Beberapa makanan mungkin baik dikonsumsi dalam jumlah sedang, tetapi sangat berbahaya dalam jumlah besar.


Dikutip dari The Healthy, berikut makanan sehat yang berbahaya jika dikonsumsi berlebihan.


1. Brokoli

Brokoli kaya akan vitamin dan nutrisi yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Namun jika dikonsumsi berlebihan, brokoli dapat menyebabkan hipotiroidisme atau penyakit kekurangan hormon tiroid.


"Ini karena brokoli mengandung tiosianat, yang membuat tubuh Anda sulit menyerap yodium. Jika Anda pernah mengalami masalah tiroid di masa lalu, pastikan untuk tidak mengonsumsi brokoli dalam jumlah yang sangat banyak," ujar Ahli gizi, Lyssie Lakatos, RDN, CDN, CFT, dan Tammy Lakatos Shames, RDN, CDN, CFT, penulis dari The Nutrition Twins' Veggie Cure.

https://nonton08.com/movies/apartment-143/