Senin, 07 Desember 2020

Survei Sebut Hanya 28 Persen Wanita yang Menyukai Seks Oral

 Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Guelph menemukan tampaknya hanya sedikit wanita yang suka melakukan seks oral. Hal ini diketahui setelah peneliti melakukan survei pada 500 wanita dewasa berorientasi heteroseksual.

Hampir 60 persen wanita di dalam studi mengaku pernah melakukan seks oral. Namun, menariknya hanya sekitar 28 persen yang benar-benar senang melakukannya.


Pemimpin studi Jessica Wood menjelaskan hal ini terjadi kemungkinan karena wanita berada dalam posisi sebagai 'pemberi'. Norma atau pandangan ini yang kemudian membuat seks oral seperti suatu kewajiban bagi wanita.


"Pria dalam satu sisi lebih mungkin untuk merasa seks oral menyenangkan (52 persen vs 28 persen)," tulis peneliti seperti dikutip dari The Canadian Journal of Human Sexuality, Minggu (6/12/2020).


Jessica menyarankan pasangan saling terbuka membicarakan hal-hal yang disukai dan tidak disukai dalam hubungan seks. Tujuannya agar seks bisa jadi momen intim menyenangkan, bukan kewajiban yang membebani.

https://tendabiru21.net/movies/the-monkey-king-the-legend-begins/


Riwayat Sepekan Kasus Baru COVID-19 di Jabar, Susul DKI di 6 Desember


Minggu (6/12/2020), Jawa Barat menjadi provinsi dengan penambahan kasus virus Corona COVID-19 terbanyak di Indonesia. Dilaporkan ada 1.388 kasus baru Corona pada hari ini di provinsi tersebut.

Jumlah ini berada sedikit di atas DKI Jakarta, yakni 1.331 kasus.


Dengan jumlah tersebut, hingga kini total kasus COVID-19 di Jawa Barat sudah mencapai 59.273 kasus. Sementara total pasien sembuh Corona di provinsi itu dilaporkan sudah sebanyak 48.591 orang, namun 962 lainnya meninggal dunia.


Dalam sepekan terakhir, Jawa Barat memang beberapa kali sempat mencatat kasus baru Corona di atas 1.000 kasus. Misalnya, pada Sabtu (5/6/2020), sebanyak 1.086 kasus dan Kamis (3/6/2020), sebanyak 1.648 kasus.


Apabila dilihat dari zona penularannya, Jawa Barat memiliki enam wilayah yang termasuk dalam zona merah COVID-19, yakni Kota Banjar, Bandung Barat, Kota Bandung, Purwakarta, Indramayu, dan Karawang.


Berikut riwayat penambahan kasus baru Corona di Jawa Barat dalam sepekan terakhir.


Minggu (6/11/2020) tambah 1.388 kasus baru menjadi 59.273

Sabtu (5/10/2020) tambah 1.086 kasus baru menjadi 57.885

Jumat (4/10/2020) tambah 992 kasus baru menjadi 56.799

Kamis (3/10/2020) tambah 1.648 kasus baru menjadi 55.807

Rabu (2/10/2020) tambah 764 kasus baru menjadi 54.159

Selasa (1/10/2020) tambah 878 kasus baru menjadi 53.395

Senin (30/10/2020) tambah 741 kasus baru menjadi 52.517.


Terpopuler Sepekan: 41 Orang Tertular COVID-19 Usai Ikuti Pesta Seks


 Lagi-lagi pesta seks berujung bencana. Sebanyak 41 orang dinyatakan positif virus Corona COVID-19 usai mengikuti pesta swinger di New Orleans, Amerika Serikat.

Berdasarkan keterangan sang penyelenggara, Bob Hannaford, setidaknya ada 41 dari 300 peserta pesta seks yang dinyatakan positif COVID-19. Bahkan salah satu di antaranya mengalami kondisi kritis hingga harus dirawat di rumah sakit.


Hannaford mengaku tak menyangka pesta seks swinger atau tukar pasangan yang dilangsungkan lima hari di awal November 2020 kemarin menjadi bencana. Pasalnya, penyelenggara telah melakukan tindakan pencegahan COVID-19.


"Jika saya bisa kembali ke masa lalu, saya tidak akan mengadakan acara ini lagi. Padahal sebagian besar dari 41 kasus positif sebagian besar merupakan kasus asimtomatik atau sangat ringan," kata Hannaford dikutip dari Fox Live.


"Alasan saya tidak akan melakukannya adalah karena saya mengenal dua orang yang memiliki waktu lebih sulit dan mereka menderita. Salah satunya, seorang teman baik saya, dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius," lanjutnya.

https://tendabiru21.net/movies/captain-america-civil-war/

Sabtu, 05 Desember 2020

Viral Kena Infeksi Payudara Gara-gara Kebanyakan Micin, Benarkah?

 Seorang wanita membagikan pengalamannya terkena mastitis atau infeksi jaringan payudara di aplikasi TikTok. Pemilik akun @fzhhps itu mengaku, penyebab mastitis yang diidapnya adalah sering mengonsumsi makanan yang banyak mengandung penyedap rasa.

"Aku baru selesai operasi. Sakit itu gak enak, sumpah," tulis @fzhhps dalam videonya.


"Semua ini terjadi karna, keseringan makan, makanan-makanan ini. Terutama buat perempuan, kurangin makan mincin, junkfood, dll yang menggunakan penyedap rasa," tulis akun @fzhhps.


Dikonfirmasi detikcom, Jumat (04/12/2020), wanita bernama Fauziahh ini menjelaskan penyebab mastitis yang ia idap karena terlalu sering makan makanan dengan tambahan monosodium glutamat atau MSG. Karena itu, Fauziahh mengaku akan berhenti memakan makanan yang mengganggu kesehatannya lagi.


"Soalnya aku emang suka banget makan makanan yang micin-micin gitu. Sekarang udah di-stop semua gak makan yg aneh-aneh lagi biar cepet sembuh," ujarnya.


Gejala infeksi jaringan payudara yang dialaminya dimulai pada Agustus 2020. Ia merasakan nyeri disertai denyutan ketika mengangkat tangan dan munculnya benjolan di bawah payudaranya. Setelah merasakan gejala itu, ia langsung memeriksakan diri.


Meski telah melakukan pemeriksaan selama tiga kali, diagnosis dokter tak menunjukkan perlunya pembedahan pada benjolan. Namun, beberapa minggu setelahnya ia merasakan nyeri lagi. Wanita asal Medan itu pun sempat meminum air rebusan yang dipercaya bisa mengempeskan benjolan di payudaranya, tetapi tak ada hasil.

https://tendabiru21.net/movies/the-farm/


"Aku nggak balik ke dokter, tapi aku cari dokter lain spesialis bedah. Nah di situ dokter kasih obat dicoba 2 kali mau lihat kempes atau nggak. Ternyata nggak kempes juga, yasudah mau nggak mau aku operasi dan izin buat gak PKL. Soalnya benjolannya udah besar dan takut nyebar," jelasnya.


Meski masih dalam masa pemulihan, Fauziahh tetap melakukan kuliah jarak jauh dengan izin dari dosen pengampu untuk tak menyalakan kamera saat pertemuan daring. Walaupun dampak akibat makan sembarangan belum terlihat, ia berpesan agar orang-orang lebih memerhatikan lagi makanan yang dikonsumsi supaya tetap sehat.


"Pesan aku sih jangan terlalu sering makan makanan yang mengandung MSG, atau makan junkfood (makanan siap saji) karna itu gak bagus buat kesehatan," pungkas Fauziahh.


Tapi benarkah MSG penyebab mastitis? Klik halaman berikutnya.


Dikutip dari Mayo Clinic, mastitis merupakan peradangan pada jaringan payudara yang kadang disertai infeksi. Gejalanya antara lain bengkak, nyeri, dan kemerahan. Bisa juga disertai demam.


Sering terjadi pada ibu menyusui, tetapi sebenarnya bisa dialami oleh siapapun. Bahkan, pria pun bisa mengalaminya meski risikonya lebih kecil.


Penyebab

Ada beberapa penyebab mastitis payudara. Tersumbatnya kelenjar susu adalah penyebab utama.


- Tersumbatnya kelenjar susu

Saat menyusui, kadang-kadang payudara tidak sampai benar-benar kosong. ASI (Air susu ibu) yang tersisa bisa menyebabkan penyumbatan lalu infeksi.


- Infeksi bakteri

Bakteri dari permukaan kulit ibu dan mulut payu bisa masuk ke kelenjar susu saat menyusui. Kelenjar susu yang tersumbat adalah sarang yang nyaman bagi bakteri.


Faktor risiko

Riwayat mastitis sebelumnya

Puting luka

Bra yang tidak pas

Teknik menyusui yang salah

Stres dan kelelahan

Nutrisi buruk

Merokok.

https://tendabiru21.net/movies/sabrina/