Jumat, 11 Desember 2020

3 Bank Syariah BUMN Merger, Namanya Jadi Bank Syariah Indonesia

 Rencana penggabungan atau merger bank syariah BUMN, yaitu PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan PT Bank BNI Syariah (BNIS) telah menetapkan struktur, nama, hingga logo baru.

Nama baru bank hasil penggabungan atau merger yakni PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang diikuti oleh penggantian logo. Nama tersebut akan digunakan secara efektif oleh PT Bank BRIsyariah selaku bank yang menerima penggabungan.


Diperkirakan secara efektif merger bank syariah BUMN ini ditargetkan rampung pada 1 Februari 2021 sebagaimana tercantum pada Perubahan Ringkasan Rencana Merger.


Ketua Project Management Office Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah BUMN, Hery Gunardi memastkan segala rencana perubahan dan penyesuaian operasional telah sesuai dengan tujuan dan kegiatan operasional bank hasil merger. Dia mengungkap visi bank hasil merger ini untuk menjadi top 10 bank syariah terbesar di dunia dan top 10 bank terbesar di Indonesia dalam lima tahun ke depan.


"Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, entitas baru ini tentu memerlukan identitas yang kuat dan Direksi yang berpengalaman untuk menjalankan operasionalnya. Dengan Direksi yang akan diisi oleh orang-orang berpengalaman di bidangnya, visi Bank Syariah Indonesia untuk menjadi salah satu bank syariah terbesar di dunia akan semakin mantap dan yakin bisa kita wujudkan," ujar Hery yang kini menjadi Dirut Bank Syariah Mandiri.


Merger bank syariah BUMN diproyeksi memiliki aset mencapai Rp 214,6 triliun dengan modal inti lebih dari Rp 20,4 triliun. Jumlah aset dan modal inti itu menepatkan bank hasil merger dalam daftar 10 bank terbesar di Indonesia dari sisi aset dan top 10 bank syariah terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar dalam lima tahun ke depan.


Pasca merger, bank hasil merger akan diperkuat oleh 10 direksi. Nama-nama tiap Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) Bank Hasil Penggabungan akan dibahas dalam RUPSLB BRIS yang rencananya dilaksanakan pada 15 Desember 2020.

https://kamumovie28.com/movies/notes-on-a-scandal/


Adapun rincian 10 posisi direksi yang akan mengelola merger bank syariah BUMN terdiri dari Direktur Utama, dua posisi Wakil Direktur Utama, dan masing-masing satu Direktur Wholesale & Transaction Banking, Retail Banking, Sales & Distribution, Information Technology & Operations, Risk Management, Compliance & Human Capital, serta Finance & Strategy.

Direktur Utama BRISyariah Ngatari mengatakan proses merger ini masih harus memperoleh persetujuan dari regulator-regulator terkait dan seluru prosesnya akan dilakukan sesuai regulasi yang berlaku.


"Kami menjamin semua proses merger sampai tuntas nanti akan dilakukan dengan mengedepankan para karyawan, nasabah, dan mitra usaha. Perlu dicatat bahwa saat ini merger belum efektif. Kami masih menjalankan sejumlah proses agar dapat memperoleh semua persetujuan dari regulator. Hingga proses tersebut selesai, semua operasional dan layanan tetap berjalan normal dan optimal," jelasnya.


Merger bank syariah BUMN juga akan didukung dengan lebih dari 1.200 cabang, 1.700 jaringan ATM, serta didukung 20.000 lebih karyawan di seluruh Indonesia,


Kantor pusat bank hasil penggabungan atau merger akan berada di Jl. Abdul Muis No. 2-4, Jakarta Pusat, yang sebelumnya merupakan kantor pusat BRIS. Bank hasil merger akan melakukan kegiatan usaha pasca merger di kantor pusat, cabang, dan unit yang sebelumnya dimiliki BRIsyariah, Bank Syariah Mandiri, serta BNI Syariah.


Direktur Utama Bank BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo mengungkap bank hasil merger sejalan dengan upaya pemerintah RI untuk membentuk ekosistem halal serta mendorong perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. Dia berharap bank hasil merger ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, nasabah, serta pelaku usaha di Indonesia.


"Gerak bank hasil merger kami yakini akan semakin lincah dan mampu menjawab tantangan serta segala kebutuhan masyarakat, nasabah, serta pelaku usaha di Indonesia maupun dunia. Pengelolaan bank hasil merger akan membantu mewujudkan salah satu tujuan dari penggabungan ini, yakni menjadikan Bank Syariah Indonesia sebagai jangkar dalam ekosistem industri halal dan mendukung visi untuk memposisikan Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi Syariah dunia," ucap Firman."


Merger bank syariah BUMN ini akan menyediakan solusi untuk segmen-segmen usaha, dari segmen ritel, korporasi dan wholesale, hingga memberikan dukungan kepada UMKM.

https://kamumovie28.com/movies/black-dynamite/

Intip Strategi Sri Mulyani Dorong Orang Kaya Getol Belanja

 APBN masih menjadi kontributor terbesar bagi perekonomian nasional di tengah pandemi COVID-19. Hal itu menyusul tingkat konsumsi rumah tangga atau daya beli masyarakat masih rendah. Konsumsi rumah tangga memiliki kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) yang cukup besar.

Namun, pandemi COVID-19 membuat banyak masyarakat menahan belanja. Selama COVID, pemerintah melakukan banyak pembatasan sosial sehingga menurunkan mobilitas serta tingkat konsumsinya, khususnya bagi kelompok menengah ke atas atau orang kaya tanah air.


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku strategi pemerintah agar meningkatkan kembali konsumsi rumah tangga khususnya kelompok menengah atas adalah menangani COVID-19 itu sendiri.


"Strateginya yang menyebabkan kelas menengah tidak belanja walaupun mereka memiliki pendapatan kan karena ancaman COVID, maka strateginya harusnya tetap penyebabnya itu yang harus dihilangkan, maka COVID-nya harus dikendalikan," kata Sri Mulyani dalam acara Blak blakan bersama detikcom, Rabu (9/12/2020).


Upaya penanganan COVID-19, dikatakan Sri Mulyani dengan menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabu alias 3M. Di sisi lain, pemerintah juga melaksanakan testing, trashing, dan treatment atau 3T.


Tidak sampai di situ, Sri Mulyani mengatakan pemerintah juga sedang berupaya menciptakan vaksin baik dari proses riset sendiri maupun yang bahan bakunya dibeli dari luar negeri.


"Kita juga membeli vaksin yang memang sudah tersedia dan sudah disetujui oleh WHO, karena kesehatan masyarakat penting banget, persepsi masyarakat tentang keamanan vaksin, dan bahkan juga MUI harus menyampaikan ini boleh diberikan kepada masyarakat itu penting, karena pemerintah menganggap ini menyembuhkan COVID dan sekaligus menyembuhkan psikologis masyarakat," katanya.


"Kalau masyarakat yakin maka dia langsung melakukan kegiatan belanja, pergi keluar rumah menjadi berani, tidak hanya ke grocery," ujarnya.


Selain itu, Sri Mulyani mengungkapkan pemerintah juga memiliki beberapa program yang menstimulus masyarakat kelompok menengah untuk belanja seperti melaksanakan program bangga buatan Indonesia, hingga membeli produk-produk UMKM.

"Kegiatan masyarakat belum seperti yang sebetulnya kalau Desember ini kalau kita lihat secara musiman masyarakat itu berlibur, pergi, wisata, ini yang kita harapkan bisa kembali, asal masyarakat yakin bahwa keamanan dari COVID terjadi maka mereka akan melakukan kegiatan tersebut," ungkapnya.

https://kamumovie28.com/movies/senjakala-di-manado/


3 Bank Syariah BUMN Merger, Namanya Jadi Bank Syariah Indonesia


Rencana penggabungan atau merger bank syariah BUMN, yaitu PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan PT Bank BNI Syariah (BNIS) telah menetapkan struktur, nama, hingga logo baru.

Nama baru bank hasil penggabungan atau merger yakni PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang diikuti oleh penggantian logo. Nama tersebut akan digunakan secara efektif oleh PT Bank BRIsyariah selaku bank yang menerima penggabungan.


Diperkirakan secara efektif merger bank syariah BUMN ini ditargetkan rampung pada 1 Februari 2021 sebagaimana tercantum pada Perubahan Ringkasan Rencana Merger.


Ketua Project Management Office Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah BUMN, Hery Gunardi memastkan segala rencana perubahan dan penyesuaian operasional telah sesuai dengan tujuan dan kegiatan operasional bank hasil merger. Dia mengungkap visi bank hasil merger ini untuk menjadi top 10 bank syariah terbesar di dunia dan top 10 bank terbesar di Indonesia dalam lima tahun ke depan.


"Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, entitas baru ini tentu memerlukan identitas yang kuat dan Direksi yang berpengalaman untuk menjalankan operasionalnya. Dengan Direksi yang akan diisi oleh orang-orang berpengalaman di bidangnya, visi Bank Syariah Indonesia untuk menjadi salah satu bank syariah terbesar di dunia akan semakin mantap dan yakin bisa kita wujudkan," ujar Hery yang kini menjadi Dirut Bank Syariah Mandiri.


Merger bank syariah BUMN diproyeksi memiliki aset mencapai Rp 214,6 triliun dengan modal inti lebih dari Rp 20,4 triliun. Jumlah aset dan modal inti itu menepatkan bank hasil merger dalam daftar 10 bank terbesar di Indonesia dari sisi aset dan top 10 bank syariah terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar dalam lima tahun ke depan.


Pasca merger, bank hasil merger akan diperkuat oleh 10 direksi. Nama-nama tiap Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) Bank Hasil Penggabungan akan dibahas dalam RUPSLB BRIS yang rencananya dilaksanakan pada 15 Desember 2020.

https://kamumovie28.com/movies/satu-suro/