Kamis, 07 Januari 2021

Pemerintah AS Tuding Rusia Sebagai Dalang Serangan Siber SolarWinds

 Pemerintah Amerika Serikat mengatakan serangan siber terhadap sistem SolarWinds yang menyerang sejumlah badan pemerintah dan perusahaan teknologi kemungkinan dilakukan oleh hacker yang berasal dari Rusia.

Dalam pernyataan bersama, FBI, National Security Agency (NSA) dan Cybersecurity and Infrastructure Security Agency (CISA) mengatakan tujuan serangan ini adalah untuk mengumpulkan intelijen.


"Peretasan ini mengindikasikan aktor Advanced Persistent Threat (APT), kemungkinan berasal dari Rusia, bertanggung jawab atas sebagian besar atau semua penyusupan siber yang baru ditemukan, masih berlangsung di jaringan pemerintah dan non-pemerintah," tulis pernyataan tersebut, seperti dikutip dari CNBC, Rabu (6/1/2021).


Saat ini FBI, NSA dan CISA masih melanjutkan investigasi terhadap serangan ini, dan kemungkinan akan mengungkap lebih banyak badan pemerintah yang menjadi korban.


Banyak pihak yang menduga serangan ini dilakukan oleh aktor asal Rusia, tapi ini pertama kalinya pemerintah AS mendukung dugaan tersebut.


Pejabat pemerintah AS yang telah diberi pengarahan tentang isu ini sebelumnya mengatakan Rusia merupakan aktor utamanya. Tapi Presiden Donald Trump mengatakan ia tidak yakin Rusia adalah pelakunya dan justru menuduh China.


Peretasan ini disebut sebagai serangan siber terbesar dalam beberapa tahun terakhir karena cakupan korbannya. Semua korban serangan ini merupakan pengguna layanan SolarWinds, yang alat manajemen jaringannya digunakan oleh pemerintah AS dan perusahaan Fortune 500.


Beberapa badan pemerintah AS menjadi korban serangan ini termasuk Kementerian Pertahanan, Keuangan, Keamanan Dalam Negeri, dan Perdagangan. Belum lagi perusahaan teknologi raksasa seperti Microsoft, Cisco, Intel, dan lain-lain.


FireEye, perusahaan keamanan yang menemukan serangan ini, mengatakan hacker membobol jaringan SolarWinds dan meluncurkan update software yang telah disusupi malware. Sekitar 18.000 pelanggan SolarWinds mengunduh update tersebut, tanpa mengetahui bahwa telah ada malware di dalamnya.


Beberapa media sebelumnya mengatakan serangan ini dilakukan oleh kelompok hacker asal Rusia yang dikenal dengan nama APT29 atau Cozy Bear. Kelompok ini telah dikaitkan dengan beberapa aktivitas spionase, termasuk percobaan mencuri penelitian vaksin COVID-19.


APT29 dikenal sebagai kelompok hacker yang dibekingi oleh badan intelijen Rusia (FSB). Pemerintah Rusia sebelumnya telah membantah pihaknya merupakan dalang di balik serangan terhadap SolarWinds.


"Bahkan jikalaupun benar ada serangan dalam beberapa bulan dan pihak Amerika tidak berbuat apa-apa, maka salah untuk menyalahkan Rusia begitu saja. Kami tak ada kaitannya dengan ini," ucap juru bicara presiden Rusia, Dmitry Peskov.

https://kamumovie28.com/movies/swapping-my-friends-wife-2/


Fakta CNSA, Kibarkan Bendera China di Bulan Hingga Bawa Sampelnya ke Bumi


 CNSA jadi salah satu topik yang jadi trending di mesin pencari Google. Hal ini disebabkan penemuan puing logam berukuran besar di Teluk Ranggau, Sei Cabang, Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah dengan logo dan tulisan CNSA.

Puing tersebut diduga kuat milik China National Space Administration (CNSA) atau Badan Antariksa Nasional China.


Mengutip dari situs cnsa.gov.cn, Rabu (6/1/2021) CNSA adalah organisasi pemerintah China yang bertanggung jawab atas pengelolaan kegiatan ruang angkasa untuk penggunaan sipil dan kerja sama ruang angkasa internasional dengan negara lain.


Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, menyebutkan puing tersebut diduga adalah bagian dari roket yang dipakai untuk peluncuran satelit milik China.


Berikut fakta soal CNSA:

1. Kirim Misi Kibarkan bendera China di Bulan


Lewat misi Chang'e 5 pada Desember 2020 lalu, CNSA berhasil mengibarkan bendera China di Bulan menggunakan alat dengan sistem mekanis.


Hanya saja bendera tersebut tak ditancap di permukaan Bulan, melainkan dipasang pada wahana Chang'e 5.


Seperti dikutip dari Space, bendera China tersebut terbuat dari kain dengan berat hanya 12 gram dan diklaim warnanya mampu bertahan pada perbedaan suhu plus maupun minus 150 derajat celcius.


Material kain bendera itu dibuat secara khusus agar bendera dapat bertahan pada lingkungan bulan yang keras sehingga tidak pudar, berwarna, atau berubah bentuk.

https://kamumovie28.com/movies/swapping-my-friends-wife/


Tak Mau Tergantung AS, Tencent Kucurkan Investasi untuk Startup Chip AI

 Salah satu raksasa teknologi asal China Tencent, mengucurkan lebih banyak uang untuk pengembangan chip berbasis artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Langkah ini juga dilakukan Tencent karena pemerintah China sedang giat-giatnya mendorong kemandirian di sektor semikonduktor, di tengah persaingan antara AS dan China yang kini meluas ke bidang teknologi.


Tencent bersama sejumlah investor lainnya termasuk CITIC, CICC Capital, dan Primavera menginvestasikan 1,8 miliar yuan atau sekitar Rp 3,8 triliun untuk Enflame Technology yang bermarkas di Shanghai. Startup ini sebelumnya juga sudah menerima banyak putaran pendanaan dari Tencent.


Dikutip dari CNBC, Rabu (6/1/2021) Enflame punya teknologi untuk membuat chip yang dirancang memproses data dalam jumlah besar, yang kemudian digunakan untuk melatih sistem kecerdasan buatan. Chip tersebut dirancang untuk pusat data.


Tentunya ini adalah teknologi penting yang dibutuhkan China. Selama beberapa tahun terakhir, China telah berupaya untuk meningkatkan kemampuannya dalam AI dan semikonduktor seiring berlanjutnya perang teknologi dengan AS.


Chip menjadi fokus strategis utama bagi China yang ingin melepaskan diri dari ketergantungan terhadap teknologi Amerika. Tetapi AS tampaknya berupaya merusak ambisi China, dengan memasukkan produsen semikonduktor terbesar di China SMIC ke dalam daftar hitam mereka.


Upaya China dalam chip AI memang terbilang baru lahir jika dibandingkan dengan perusahaan seperti raksasa chip NVIDIA dan AMD di AS. Jelas bahwa Tencent berharap banyak pada startup seperti Enflame Technology. Tencent yakin bahwa startup yang inovatif akan menjadi kunci tujuan China yang lebih luas di sektor chip.


Dukungan Tencent untuk Enflame Technology juga menyoroti tren lain terkait sejumlah raksasa teknologi China yang berbondong-bondong berinvestasi di industri semikonduktor.


Tencent terkenal dengan aplikasi game mobile dan WeChat-nya. Namun, ia memiliki bisnis komputasi awan yang meski kecil namun terus berkembang sehingga chip Enflame nantinya dapat diberdayakan.


Pada 2019, raksasa e-commerce China Alibaba, merilis chip pertamanya untuk mendukung proses AI. Selain itu perusahaan mesin pencarian internet Baidu juga mulai memproduksi chip AI-nya sendiri yang disebut Kunlun tadi hun lalu.

https://kamumovie28.com/movies/violence-in-a-womens-prison/


Pemerintah AS Tuding Rusia Sebagai Dalang Serangan Siber SolarWinds


Pemerintah Amerika Serikat mengatakan serangan siber terhadap sistem SolarWinds yang menyerang sejumlah badan pemerintah dan perusahaan teknologi kemungkinan dilakukan oleh hacker yang berasal dari Rusia.

Dalam pernyataan bersama, FBI, National Security Agency (NSA) dan Cybersecurity and Infrastructure Security Agency (CISA) mengatakan tujuan serangan ini adalah untuk mengumpulkan intelijen.


"Peretasan ini mengindikasikan aktor Advanced Persistent Threat (APT), kemungkinan berasal dari Rusia, bertanggung jawab atas sebagian besar atau semua penyusupan siber yang baru ditemukan, masih berlangsung di jaringan pemerintah dan non-pemerintah," tulis pernyataan tersebut, seperti dikutip dari CNBC, Rabu (6/1/2021).


Saat ini FBI, NSA dan CISA masih melanjutkan investigasi terhadap serangan ini, dan kemungkinan akan mengungkap lebih banyak badan pemerintah yang menjadi korban.


Banyak pihak yang menduga serangan ini dilakukan oleh aktor asal Rusia, tapi ini pertama kalinya pemerintah AS mendukung dugaan tersebut.


Pejabat pemerintah AS yang telah diberi pengarahan tentang isu ini sebelumnya mengatakan Rusia merupakan aktor utamanya. Tapi Presiden Donald Trump mengatakan ia tidak yakin Rusia adalah pelakunya dan justru menuduh China.

https://kamumovie28.com/movies/eskimo-nell/