Jumat, 05 Februari 2021

Pakai Masker Dobel Lebih Efektif Tangkal COVID-19? Ini Faktanya

 Di tengah pandemi COVID-19, masker menjadi barang yang wajib digunakan ketika beraktivitas di luar rumah. Jenis masker yang bisa digunakan pun beraneka ragam, dari masker bedah hingga kain.

Setiap jenis masker tentunya memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam menyaring virus. Lantas apakah jika maskernya didobel akan lebih efektif dalam mencegah COVID-19?


Menurut pakar penyakit menular di Amerika Serikat (AS), dr Anthony Fauci, masker yang digunakan dengan cara didobel dapat memberikan perlindungan lebih dari risiko penularan penyakit.


"Jika Anda memiliki masker satu lapisan dan memasang satu lapisan lagi, akan masuk akal jika ada kemungkinan yang lebih efektif," kata Fauci, dikutip dari CNBC.


Hal ini karena, celah pada masker akan menjadi lebih tertutup, sehingga partikel virus dapat tersaring dengan baik. Lantas apakah ada cara khusus jika ingin mendobel masker agar penyaringan virus menjadi lebih maksimal?


KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA


5 Tips Atur Ritme Agar Pasutri Bisa Orgasme Bersamaan


Bisa mencapai orgasme bersamaan bisa memberikan kepuasan tersendiri bagi pasangan suami istri. Namun dalam praktiknya, hal itu tidak selalu mudah untuk diwujudkan.

Seringnya, pria mendapatkan orgasme lebih cepat dari pasangannya. Akibatnya, pasangan tidak terpuaskan, atau harus menunggu sesi berikutnya.


Ada banyak faktor yang menentukan ritme bercinta, mulai dari kondisi fisik hingga mood yang naik turun. Karenanya, ada banyak pula strategi yang perlu dicoba untuk bisa mencapai orgasme bersamaan.


Di antaranya sebagai berikut:


1. Pakai pelumas

Salah satu masalah umum yang mengganggu ritme bercinta adalah kondisi pelumasan pada Miss V. Terlalu kering menyebabkan tidak nyaman sehingga cenderung ingin segera menyudahi sesi bercinta.


2. Mulai dengan perlahan

Beri waktu untuk foreplay. Bagi banyak orang, ini sangat efektif membangun mood yang baik sehingga betah berlama-lama saat bercinta.


3. Atur posisi

Mengenali selera masing-masing pasangan dan mengkompromikannya akan sangat membantu mencapai orgasme bersamaan. Sepakati siapa yang akan lebih mendominasi, dan kapan harus bergantian jika menginginkan variasi.


Tak kalah penting, komunikasi yang baik akan sangat menentukan.


KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA

https://movieon28.com/movies/my-little-nightmare-the-movie/


CDC Sebut Varian Baru Corona Inggris Bisa Saja Lebih Mematikan


Varian baru virus Corona dari Inggris, B117, sebelumnya hanya disebut bersifat mudah menular. Beberapa penelitian awal mengatakan B117 secara umum tidak menyebabkan gejala yang berbeda atau lebih parah, alias sama saja seperti varian lain.

Belakangan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengumumkan kemungkinan B117 lebih berbahaya. Pasalnya studi terbaru menemukan bahwa tingkat kematian pada pasien COVID-19 yang terinfeksi varian B117 lebih tinggi.


"Data-data terkini menunjukkan varian B117... kemungkinan berujung pada tingkat kematian yang lebih tinggi," kata Direktur CDC, Rochelle Walensky, seperti dikutip dari CDC, Kamis (4/2/2021).


Rochele mengatakan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan menjadi semakin penting dengan kemunculan varian-varian baru virus Corona. Orang-orang yang tidak disiplin memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak akan lebih rentan terinfeksi varian baru tersebut.


"Apa yang kita ketahui adalah varian-varian ini kemungkinan akan lebih ganas pada mereka yang tidak patuh terhadap protokol," pungkas Rochelle.

https://movieon28.com/movies/female-war-a-nasty-deal/

Hari Kanker Sedunia: Ini Bedanya Batuk Biasa, COVID-19, dan Kanker Paru

 Batuk menjadi salah satu gejala dari banyak penyakit, yang bisa disebabkan karena alergi, COVID-19, hingga kanker paru. Kanker paru adalah salah satu kanker yang paling banyak dialami orang di dunia, tak terkecuali di Indonesia.

Kanker paru adalah kondisi adanya pertumbuhan sel-sel ganas di paru. Ini menyebabkan sistem pernapasan terganggu hingga menyebabkan penderitanya batuk-batuk.


Kondisi ini biasanya dipicu karena kebiasaan merokok, gaya hidup yang tidak sehat, mengkonsumsi junk food berlebihan, obesitas, serta adanya perubahan gen atau mutasi DNA yang berkaitan dengan faktor keturunan.


Tapi, bagaimana cara membedakan batuk dari ketiga kondisi tersebut?


Batuk kanker paru

Menurut ahli paru Profesor Anwar Jusuf, banyak kasus kanker paru yang ditemukan terlambat. Ini karena umumnya penderita kanker paru hanya mengalami batuk saja.


"Karena umumnya tidak ada keluhan, hanya batuk-batuk saja, sering disangka asma bahkan tuberkulosis," kata Anwar dalam peringatan Hari Kanker Sedunia pada 4 Februari.


Perbedaan antara kanker paru dengan batuk lainnya bisa dilihat dari responnya terhadap obat-obatan. Biasanya, batuk akibat kanker paru tidak merespon obat-obatan biasa yang bahkan sudah diberikan selama berbulan-bulan.


"Batuk pada kanker paru tidak merespons obat-obatan bahkan obat tuberkulosis. Kalau tidak ada perbaikan patut curiga dengan kanker," kata Anwar.


Selain itu, batuk kanker paru juga bisa diikuti oleh kondisi lain. Kondisi tersebut seperti sesak napas, nyeri dada, nyeri bahu atau lengan, nyeri kepala, kelumpuhan sebelah badan seperti stroke, dan bengkak leher atau lengan.


Anwar juga menyarankan untuk segera mengunjungi dokter, jika batuk yang dialami tidak kunjung sembuh untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.


Batuk biasa

Batuk biasa biasanya akan merespons obat-obatan yang sering dikonsumsi. Selain itu, batuk biasa umumnya tidak diikuti kondisi-kondisi lain seperti yang dialami saat batuk karena kanker paru.


Batuk COVID-19

Dikutip dari CNN Indonesia, batuk gejala COVID-19 memiliki kondisi yang berbeda. Menurut dokter spesialis paru Dr Kasum Supriadi, gejala ini biasanya didahului dengan demam, gangguan pada saluran pernapasan, hingga adanya gangguan pada organ tubuh lainnya.


Untuk memastikannya, perlu dilakukan pemeriksaan dengan tes swab PCR. Ini dimaksudkan agar mendeteksi apakah benar ada infeksi virus Corona di dalam tubuh atau tidak.

https://movieon28.com/movies/mojin-the-lost-legend/


Pakai Masker Dobel Lebih Efektif Tangkal COVID-19? Ini Faktanya


Di tengah pandemi COVID-19, masker menjadi barang yang wajib digunakan ketika beraktivitas di luar rumah. Jenis masker yang bisa digunakan pun beraneka ragam, dari masker bedah hingga kain.

Setiap jenis masker tentunya memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam menyaring virus. Lantas apakah jika maskernya didobel akan lebih efektif dalam mencegah COVID-19?


Menurut pakar penyakit menular di Amerika Serikat (AS), dr Anthony Fauci, masker yang digunakan dengan cara didobel dapat memberikan perlindungan lebih dari risiko penularan penyakit.


"Jika Anda memiliki masker satu lapisan dan memasang satu lapisan lagi, akan masuk akal jika ada kemungkinan yang lebih efektif," kata Fauci, dikutip dari CNBC.


Hal ini karena, celah pada masker akan menjadi lebih tertutup, sehingga partikel virus dapat tersaring dengan baik. Lantas apakah ada cara khusus jika ingin mendobel masker agar penyaringan virus menjadi lebih maksimal?


KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA

https://movieon28.com/movies/the-midnight-special-legendary-performances-1975/