Selasa, 09 Februari 2021

Ilmuwan Temukan Sumber Ledakan Misterius yang Dikirim ke Bumi

 Pencarian misteri kehidupan memang tidak akan ada habisnya. Baru-baru ini, para ilmuwan menemukan sumber ledakan sinar gamma yang dikirim ke Bumi.

Dikutip dari Independent, para astronom telah melacak ledakan tersebut hingga ke objek yang mereka sebut sebagai benda angkasa yang dikenal sebagai PSR J2039? 5617, bintang neutron yang berputar cepat.


Objek tersebut telah diketahui sejak 2014, dan ilmuwan menduga bahwa objek itu bisa menjadi bintang neutron berputar yang mengorbit bintang lain yang kurang substansial. Tetapi, mereka tidak dapat menemukan bukti.


Sekarang, mereka telah menemukan kepastian bahwa objek tersebut adalah bagian dari sistem biner dan berputar sekitar 377 kali dalam setiap detik. Ia mengorbit di sekitar bintang lain, kira-kira seperenam massa Matahari kita, yang secara bertahap dipaksa untuk menguap.


Saat melakukannya, ia mengirimkan denyut sinar gamma yang dapat dideteksi oleh teleskop luar angkasa yang diluncurkan dari Bumi. Perburuan kosmik ini dilakukan oleh tim peneliti yang dipimpin oleh para ilmuwan di Manchester University. Mereka mendapat bantuan penting dari orang-orang di seluruh dunia, yang telah menyumbangkan komputer mereka melalui program bernama Einstein @Home.


Hal itu memungkinkan para peneliti meminjam kekuatan komputasi PC di dalam rumah orang-orang, saat mereka menganggur. Artinya, ribuan orang membantu berkontribusi dalam pekerjaan, bahkan tanpa perlu mengetahui apa yang mereka lakukan.


Untuk mencoba menemukan sumber ledakan, para peneliti harus memeriksa sejumlah besar data untuk mencari sinyal yang mungkin berguna. Sebuah inti komputer membutuhkan waktu 500 tahun untuk menyelesaikan pekerjaan. Dengan menggunakan komputer di rumah orang-orang yang berkontribusi pada pencarian ini, para peneliti dapat melakukannya dalam dua bulan.


"Telah diduga selama bertahun-tahun bahwa ada pulsar, bintang neutron yang berputar cepat, di jantung sumber yang sekarang kita kenal sebagai PSR J2039? 5617," kata Lars Nieder, seorang mahasiswa PhD di Institut Max Planck jurusan Fisika Gravitasi.


"Tapi hal ini hanya mungkin terjadi, dengan menemukan denyut sinar gamma menggunakan daya komputasi yang disumbangkan oleh puluhan ribu sukarelawan ke Einstein @ Home," tutupnya.

https://kamumovie28.com/movies/second-act/


Spesifikasi Infinix Hot 10 Play yang Segera Hadir di Indonesia


- Infinix kembali akan merilis ponsel baru di Indonesia, Infinix Hot 10 Play namanya. Penasaran dengan spesifikasi seperti apa yang ditawarkan?

"Infinix Hot 10 Play menjawab kebutuhan para kaum muda di Indonesia untuk mendapatkan smartphone yang dapat membantu mereka untuk lebih produktif dan lebih semangat lagi dalam melakukan segala hal di masa pandemi ini," ujar Sergio Ticoalu, Country Marketing Manager Infinix Mobility Indonesia.


Sergio belum mengungkap spesifikasi lengkap yang ditawarkan ponsel barunya. Tapi mengacu laman GSM Arena, Infinix Hot 10 Play mengusung layar IPS 6,82 inch dengan resolusi HD+.


Ponsel ini masih mengadopsi notch tetesan air yang menjadi rumah bagi kamera selfie 8 MP. Di bagian belakangnya tersemat dua kamera, ada kamera utama berukuran 13 MP dan sensor depth untuk foto bokeh.


Untuk dapur pacunya, Infinix Hot 10 Play ditenagai prosesor MediaTek Helio G25 dengan dua pilihan RAM, yakni 2 GB dan 4 GB. Demikian pula memori internalnya, ada opsi 32 GB dan 64 GB. Bila kapasitas tersebut masih kurang, tersedia slot microSD yang mendukung hingga 512 GB.

https://kamumovie28.com/movies/the-2nd/

Seperti Myanmar, Indonesia dan Negara-negara Ini Pernah Blokir Internet

 Militer Myanmar mematikan akses internet untuk membatasi aksi demonstrasi terhadap kudeta yang mereka lakukan. Myanmar bukan satu-satunya negara yang mematikan internet. Dengan beragam alasan, negara-negara ini juga pernah melakukannya.

Dimatikannya akses internet kerap memicu kontroversi dan tak jarang malah memicu kemarahan lebih besar. Pemblokiran terhadap akses internet dianggap melanggar hak asasi manusia. Berikut ini beberapa negara yang pernah mematikan akses internet.

https://kamumovie28.com/movies/the-second/


Mesir

Media sosial dinilai berperan penting dalam memicu pergolakan massa. Karena alasan tersebut, pemerintah Mesir memblokir layanan internet di negaranya. Imbasnya, hanya dalam 5 hari, Mesir mengalami kerugian industri hingga mencapai USD 90 juta.


Peristiwa ini terjadi pada 2011. Saat itu Mesir tengah bergejolak. Aksi demo besar-besaran terjadi di Kairo dan kota-kota lainnya di Mesir. Ribuan warga Mesir menuntut pengunduran diri Presiden Hosni Mubarak yang telah berkuasa selama tiga dekade.


Pemerintahan Mubarak yang begitu lama berkuasa, menyuburkan praktik kolusi korupsi dan nepotisme (KKN), terutama di lingkungan keluarganya. Namun, Mubarak saat itu mengabaikan desakan massa untuk mundur dari kursi presiden.


Demonstran yang marah pun gencar melancarkan aksi protes. Bentrokan antara massa pendukung dan antipemerintahan pun tak terhindarkan dan menimbulkan banyak korban jiwa dan kerusakan fisik kota.


Langkah pemerintah Mesir memutus akses internet untuk meredam massa menandakan bahwa pengaruh jejaring sosial dalam menciptakan pergolakan massa sangat besar. Pemblokiran internet dilakukan untuk membendung gerakan yang dimobilisasi lewat jejaring sosial.


Aljazair

Pada 2011, pemerintah Aljazair memblokir akses ke internet untuk membendung gelombang demonstrasi anti Presiden Abdelaziz Bouteflika. Meski demikian, aksi demonstrasi tetap berlangsung dan berujung pada sedikitnya 500 orang ditahan.


Terinspirasi oleh gelombang demonstrasi di Mesir, para demonstran juga mendesak Bouteflika mundur. Berkuasa sejak 1999, Bouteflika dituding kalangan oposisi selalu memanipulasi hasil pemilu agar terus berkuasa.


Pemblokiran internet kembali terjadi di 2018, namun kali ini bukan karena alasan keamanan. Koneksi internet sengaja dimatikan pada masa ujian akhir sekolah. Ya, pemerintah Aljazair memutuskan untuk mematikan koneksi internet agar para siswa sekolah tak bisa berbuat curang saat ujian.


Langkah ini memang terlihat berlebihan, namun Aljazair punya alasan untuk melakukannya. Pada 2016, ada insiden bocornya pertanyaan ujian di internet. Karenanya, pemerintah Aljazair mencegah agar hal serupa tak lagi terulang.


Menteri Pendidikan Aljazair Nouria Benghabrit pun mengaku tak menyukai keputusan untuk mematikan koneksi internet. Namun mereka juga tak bisa berdiam diri melihat adanya kemungkinan kebocoran soal ujian tersebut bisa terjadi lagi.


Dimatikannya koneksi internet selama ujian sekolah tak dilakukan sepanjang hari, melainkan selama satu jam selama ujian berlangsung selama kurang lebih sepekan.

https://kamumovie28.com/movies/the-rise-of-a-tomboy/