Sabtu, 06 Maret 2021

Son Goku di Dragon Ball Demon Breaker Tak Bisa Mode Saiyan, Kenapa?

 Bagi generasi 1990-an, pasti sudah tidak asing lagi dengan serial anime Dragon Ball yang diperankan Son Goku sebagai tokoh utama.

Namun sangat disayangkan, belum ada lagi sekuel manga atau anime mengenai petualangan Son Goku dan kawan-kawannya. Sedangkan kabar baiknya datang dari penggemar game Dragon Ball.


Ada proyek Dragon Ball Demon Breaker dengan konsep game yang terinspirasi dari Devil May Cry. Proyek ini dikembangkan oleh tim Saiya-Slash yang bekerjasama dengan ATLAS Studios Colombia.


Dragon Ball Demon Breaker rencananya akan rilis pada musim panas 2021. Saat ini masih dalam tahap pengembangan yang update-nya bisa Anda saksikan di akun Twitter @ProjectTht atau Youtube Saiya-Slash Team.


Baru-baru ini, Game Rant berkesempatan mewawancarai RedabCho, Creative Director, Lead Game Designer dan Produser Dragon Ball Demon Breaker. RedabCho berbagi wawasan berharga mengenai game ini ke depannya, seperti beberapa fitur yang akan ditambahkan dan banyak lagi. Ia juga meluangkan waktu berbicara mengenai peran Goku dan Vegeta di dalam game.


Seperti yang diketahui oleh sebagian penggemar, Goku dan Vegeta merupakan Saiyan berdarah murni dan sering menjadi sorotan utama di anime, manga bahkan video game. Tetapi hal tersebut tidak terjadi di proyek ini.


Dikutip detikINET dari Game Rant, Kamis (4/3/2021) satu-satunya karakter yang dapat dimainkan yakni Future Trunk. Sedangkan Son Goku dan Vegeta di game Dragon Ball ini akan berperan sebagai support yang mendukung Trunk ketika bertarung.


Hal lain yang mengejutkan, Goku dan Vegeta tidak akan pernah bisa berubah ke dalam mode Saiyan. Sehingga fokus utama dalam game ini benar-benar hanya Trunk yang nantinya dia bertarung di garis depan.


Ketika Trunk masuk ke dalam mode Saiyan, Goku dan Vegeta harus mundur dan membiarkan Trunk bertarung.


Bagi detikers yang belum tahu, Dragon Ball Demon Breaker adalah proyek buatan penggemar. Proyek ini bukan untuk mencari keuntungan, tidak mengambil donasi dan tidak memiliki hubungan dengan franchise resminya.

https://tendabiru21.net/movies/the-poet-3/


Spesifikasi Realme 8 Terungkap, Bakal Pakai Layar AMOLED


 Realme belum lama ini mengungkap detail tentang kamera 108 MP yang akan digunakan Realme 8 Pro. Meski mereka belum memberikan tanggal peluncuran ponsel terbarunya, Realme justru membocorkan spesifikasi Realme 8 versi non-Pro sendiri.

Bocoran ini datang dari CEO Realme India dan Eropa Madhav Sheth lewat foto yang ia bagikan di Twitter. Dalam foto yang diambil menggunakan kamera 108 MP Realme 8 Pro tersebut bisa dilihat bagian belakang Realme 8 Pro, dan dua kotak penjualan Realme 8.


Dari teks di kotak penjualan tersebut, tertulis bahwa Realme 8 akan menggunakan display Super AMOLED berukuran 6,4 inch. Ini menandakan pertama kalinya lini ponsel kelas menengah ini menggunakan panel AMOLED.

https://tendabiru21.net/movies/the-poet-2/


Telkom Berkomitmen Dukung Digitalisasi Distribusi Pupuk Indonesia

 Direktur Enterprise & Business Service PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Edi Witjara menandatangani Nota Kesepahaman tentang Sinergi Pemanfaatan Sumber Daya Perusahaan di Telkom Landmark Tower Jakarta. Adapun kesepakatan ini dilakukan bersama Direktur Transformasi Bisnis PT Pupuk Indonesia (Persero) Panji Winanteya Ruky.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Edi Witjara dalam menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama dan kepercayaan yang diberikan Pupuk Indonesia kepada Telkom untuk turut andil dalam transformasi bisnis PIHC.


"Dengan infrastruktur, platform, dan layanan digital yang dimiliki, kami berkomitmen mendukung digitalisasi Pupuk Indonesia dalam distribusi yang terintegrasi hulu ke hilir sehingga subsidi pupuk dapat berjalan efektif dan sampai ke petani serta hasilnya nyata pada peningkatan produktivitas pertanian," ujar Edi dalam keterangan tertulis, Kamis (4/3/2021).


Ia pun mengungkap Telkom telah menuntaskan program digitalisasi 5.518 SPBU pada akhir 2020. Karena keberhasilan tersebut ia pun berharap digitalisasi distribusi pupuk juga dapat segera direalisasikan. Edi menambahkan, upaya ini diharapkan dapat menjadi langkah baik bagi kedua belah pihak untuk menyukseskan program ketahanan pangan Indonesia.

https://tendabiru21.net/movies/the-poet/


Edi melanjutkan, Telkom memiliki produk digital Agree yang dapat menjadi solusi bagi petani, ekosistem pertanian (termasuk produsen pupuk), hingga ke offtaker. Adapun produk ini juga telah melibatkan HIMBARA dalam hal pembiayaan.


Ia mengungkap, produk digital Agree sudah diluncurkan bersama dengan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia untuk digunakan oleh para petani Indonesia.


"Dengan semangat sinergi mari kita sukseskan program digitalisasi ini. Semoga dengan adanya digitalisasi ini, dapat mewujudkan BUMN sebagai lokomotif utama dalam mencapai misi penguatan ketahanan pangan nasional serta menjadikan Indonesia lebih baik lagi," pungkasnya.


Diketahui, Pupuk Indonesia telah menerapkan digitalisasi dalam berbagai bidang. Khususnya untuk mendukung program transformasi perusahaan dan perubahan dari perusahaan yang production centric menjadi customer centric.


Oleh karena itu Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia Panji Winanteya Ruky menyampaikan pentingnya kerjasama dari Pupuk Indonesia dalam bidang teknologi informasi untuk mengembangkan aktivitas bisnis perusahaan terlebih dalam era disrupsi ini.


"Kami memiliki visi untuk meningkatkan kapabilitas analitis dan digital perusahaan pada 2024, sebagai bagian dari proses transformasi perusahaan," jelas Panji.


Panji menjelaskan terdapat sejumlah inisiatif strategis perusahaan dalam bidang digitalisasi. Di antaranya mengimplementasikan sistem Distribution Planning Control System (DPCS), yakni sistem berbasis datageospasial yang mampu melacak proses distribusi pupuk dan memantau stok pupuk bersubsidi secara real time. Hal ini dirancang untuk dapat meminimalisasi potensi kekurangan pupuk serta meningkatkan akurasi perencanaan distribusi.


Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga akan menerapkan Retail Management System. Penerapan ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi data pelanggan dan petani guna mengoptimalkan penjualan produk-produk perusahaan, serta product tracking untuk pengendalian distribusi pupuk bersubsidi yang lebih baik.

https://tendabiru21.net/movies/arwah-noni-belanda/