Senin, 03 Mei 2021

Ada Hujan Emas di Luar Angkasa, Ilmuwan Bingung

 Ada sesuatu yang menciptakan hujan dan semburan emas di seluruh alam semesta. Tapi tidak ada yang tahu apa itu, dan dari mana asalnya?

Emas adalah sebuah elemen, yang berarti manusia tidak dapat membuatnya melalui reaksi kimia biasa, meskipun para ahli kimia telah mencobanya selama berabad-abad.


Untuk membuat logam gemerlap tersebut, kita harus mengikat 79 proton dan 118 neutron bersama-sama untuk membentuk satu inti atom. Itu adalah reaksi fusi nuklir yang intens. Tetapi fusi yang intens seperti itu tidak cukup sering terjadi untuk menciptakan harta karun emas raksasa di Bumi dan di tempat lain di tata surya.


Sebuah studi baru telah menemukan asal usul emas yang paling umum, yakni terjadinya tabrakan antara bintang-bintang neutron. Namun itu pun tidak dapat menjelaskan keberadaan emas yang berlimpah.


Ada beberapa kemungkinan lain, salah satunya termasuk ledakan supernova yang begitu kuat hingga mengubah bintang menjadi luar biasa. Sayangnya, bahkan fenomena aneh seperti itu tidak dapat menjelaskan betapa maraknya alam semesta lokal.


Tabrakan bintang neutron menciptakan emas dengan menghancurkan proton dan neutron menjadi inti atom, kemudian memuntahkan inti berat yang baru terikat itu melintasi luar angkasa.


"Supernova biasa tidak dapat menjelaskan emas alam semesta karena bintang yang cukup masif untuk bisa memadukan kandungan emas sebelum mati, menjadi lubang hitam saat meledak. Dan dalam supernova biasa, emas itu tersedot ke dalam lubang hitam," kata Chiaki Kobayashi, astrofisikawan dari University of Hertfordshire, Inggris, dikutip dari Live Science, Jumat (23/4/2021).


Bagaimana dengan supernova yang lebih aneh dan berputar-putar? Jenis ledakan bintang ini, yang disebut magneto-rotational supernova, adalah supernova yang sangat langka dan berputar sangat cepat. Menurut Kobayashi, selama supernova magneto-rotational, sebuah bintang yang sekarat berputar sangat cepat dan dihancurkan oleh medan magnet yang begitu kuat.


Saat ia mati, bintang itu menembakkan semburan materi ke angkasa. Dan karena bintang itu terbalik, pancarannya penuh dengan inti emas. Bintang yang memadukan kandungan emas dan memuntahkannya ke luar angkasa jarang terjadi.

Lagi-lagi, bahkan bintang neutron ditambah fenomena supernova rotasi magneto secara bersama-sama pun tidak dapat menjelaskan keberadaan tambang emas di Bumi.


"Ada dua tahap untuk pertanyaan ini. Nomor satu adalah: penggabungan bintang neutron tidak cukup. Nomor dua: bahkan dengan sumber kedua, kita masih belum bisa menjelaskan jumlah emas yang teramati," ujarnya.

https://nonton08.com/movies/ouija-shark/


Xendit Luncurkan Program Baru untuk Bantu UMKM Naik Kelas


 - Xendit, perusahaan penyedia solusi pembayaran digital, meluncurkan inisiatif 'Xendit Level Up Program' untuk membantu UMKM lokal yang terdampak pandemi COVID-19 agar bisa go digital dan naik kelas.

Inisiatif ini digalakkan setelah Xendit melihat peningkatan jumlah UMKM yang bergabung dalam layanannya sebesar 140% di tahun 2020. Selain itu UMKM juga memiliki potensi yang besar dilihat dari supply dan demand-nya.


"Melihat dari catatan itu strategi kami fokus pada UMKM. UMKM kita 19% sudah go digital tapi itu sangat jauh," kata Inbound Sales Lead Xendit Patricia Muljadi dalam konferensi pers virtual, Jumat (23/4/2021).


Lewat program ini, Xendit akan membebaskan biaya layanan sebesar Rp 1 miliar selama satu tahun untuk 1.000 UMKM terpilih di Indonesia dan Filipina. Xendit sendiri tidak memiliki biaya bulanan atau biaya administrasi, tapi mereka menarik biaya layanan setiap ada pembayaran yang berhasil.


Patricia mengatakan biaya-biaya seperti ini yang kadang membuat UMKM jadi enggan untuk go digital. Untuk itu, Xendit meluncurkan program ini demi membantu program pemerintah yang ingin membawa 30 juta UMKM go digital pada tahun 2030.


Dengan layanan Xendit, UMKM bisa memberikan beragam metode pembayaran untuk pengguna mulai dari transfer bank, e-wallet, tunai, dan lain-lain yang diharapkan bisa membantu UMKM menjangkau lebih banyak konsumen.


Untuk mengikuti program ini, UMKM dan pemilik bisnis di bidang ritel, e-commerce dan jasa harus mendaftar di halaman resmi Xendit Level Up. Pendaftaran ini akan dibuka 23 April sampai 30 Juni 2021.

https://nonton08.com/movies/center-stage/

Ada Konglomerat Indonesia di Balik Rencana Go Public Grab

 - Grab sudah mengumumkan rencananya untuk go public lewat skema special purpose acquisition company (SPAC) di NASDAQ dengan nilai USD 40 miliar, dan di baliknya ternyata ada dukungan dari konglomerat Indonesia.

Go public lewat skema SPAC ini artinya Grab akan merger dengan perusahaan lain, yaitu Altimeter Capital, dengan nilai mencapai USD 40 miliar, setara Rp 580 triliun. Atau tepatnya merger SPAC terbesar yang pernah ada.


Di balik kesepakatan ini ternyata ada sejumlah konglomerat terkemuka dari Indonesia yang ikut berpartisipasi, seperti Djarum, keluarga Sariaatmadja pemilik Emtek, dan grup Sinarmas, yang berada dalam gerbong yang sama dengan investor global seperti BlackRock, Fidelity, dan juga Temasek.


Hal ini dijelaskan Grab dalam keterangan persnya, Jumat (23/4/2021) yang menyebut deretan perusahaan tersebut terlibat dalam penggalangan dana private investment in public equity (PIPE) yang mencapai USD 4 miliar. Ikut sertanya investor dari Indonesia dalam skema ini terlihat menunjukkan kepercayaan terhadap masa depan Grab di Indonesia.


Keputusan Grab menjadi perusahaan publik didorong kinerja keuangan yang solid pada 2020 meski perekonomian dunia tengah dilanda pandemi, yang masih berlangsung hingga kini. Grab mencatatkan Gross Merchandise Value (GMV) sekitar USD 12,5 miliar, lebih baik dibandingkan pada saat sebelum pandemi dan meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan kondisi pada tahun 2018.


Dalam keterangan Grab tersebut juga disebutkan kalau Altimeter berkomitmen untuk memegang saham yang dimiliki sponsornya selama tiga tahun, lalu 10% dari saham tersebut akan dimanfaatkan untuk dana GrabForGood yang ditujukan untuk berbagai program sosial dan lingkungan jangka panjang. Seperti pendidikan, dukungan untuk mitra Grab, dan lainnya.


Dana GrabForGood tersebut saat ini nilainya sudah mencapai USD 275 juta, yang antara lain berasal dari sumbangan CEO Grab Group Anthony Tan, cofounder Hooi Ling Tan, dan President Ming Maa, yang mencapai USD 25 juta dalam bentuk saham Grab.


"Kami selalu percaya pada kerja sama jangka panjang akan meningkatkan dampak yang besar. Kami bekerja sama dengan pemerintah untuk mendukung agenda nasional dan juga bermitra dengan sejumlah perusahaan blue chip terbaik di dunia," ujar Anthony Tan dalam keterangan tersebut.

https://nonton08.com/movies/harry-potter-and-the-deathly-hallows-part-2/


Ada Hujan Emas di Luar Angkasa, Ilmuwan Bingung


Ada sesuatu yang menciptakan hujan dan semburan emas di seluruh alam semesta. Tapi tidak ada yang tahu apa itu, dan dari mana asalnya?

Emas adalah sebuah elemen, yang berarti manusia tidak dapat membuatnya melalui reaksi kimia biasa, meskipun para ahli kimia telah mencobanya selama berabad-abad.


Untuk membuat logam gemerlap tersebut, kita harus mengikat 79 proton dan 118 neutron bersama-sama untuk membentuk satu inti atom. Itu adalah reaksi fusi nuklir yang intens. Tetapi fusi yang intens seperti itu tidak cukup sering terjadi untuk menciptakan harta karun emas raksasa di Bumi dan di tempat lain di tata surya.


Sebuah studi baru telah menemukan asal usul emas yang paling umum, yakni terjadinya tabrakan antara bintang-bintang neutron. Namun itu pun tidak dapat menjelaskan keberadaan emas yang berlimpah.


Ada beberapa kemungkinan lain, salah satunya termasuk ledakan supernova yang begitu kuat hingga mengubah bintang menjadi luar biasa. Sayangnya, bahkan fenomena aneh seperti itu tidak dapat menjelaskan betapa maraknya alam semesta lokal.


Tabrakan bintang neutron menciptakan emas dengan menghancurkan proton dan neutron menjadi inti atom, kemudian memuntahkan inti berat yang baru terikat itu melintasi luar angkasa.


"Supernova biasa tidak dapat menjelaskan emas alam semesta karena bintang yang cukup masif untuk bisa memadukan kandungan emas sebelum mati, menjadi lubang hitam saat meledak. Dan dalam supernova biasa, emas itu tersedot ke dalam lubang hitam," kata Chiaki Kobayashi, astrofisikawan dari University of Hertfordshire, Inggris, dikutip dari Live Science, Jumat (23/4/2021).


Bagaimana dengan supernova yang lebih aneh dan berputar-putar? Jenis ledakan bintang ini, yang disebut magneto-rotational supernova, adalah supernova yang sangat langka dan berputar sangat cepat. Menurut Kobayashi, selama supernova magneto-rotational, sebuah bintang yang sekarat berputar sangat cepat dan dihancurkan oleh medan magnet yang begitu kuat.


Saat ia mati, bintang itu menembakkan semburan materi ke angkasa. Dan karena bintang itu terbalik, pancarannya penuh dengan inti emas. Bintang yang memadukan kandungan emas dan memuntahkannya ke luar angkasa jarang terjadi.

https://nonton08.com/movies/the-banquet-2/