Senin, 03 Mei 2021

Menkominfo Minta Telkomsel-Smartfren Optimalisasi Frekuensi 2,3 GHz

 Telkomsel dan Smartfren menang lelang frekuensi 2,3 Ghz. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate meminta mereka mengoptimalkan layanan 4G.

Pada Kamis (22/4) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengumumkan pemenang lelang frekuensi 2,3 GHz. Telkomsel mendapatkan 20 MHz setelah menawarkan Rp 353,8 miliar untuk dua blok dan Smartfren Rp 176,5 miliar.


Bila dibandingkan dengan lelang frekuensi 2,3 GHz yang dibatalkan pada 2020 lalu, nilai penawaran satu blok di spektrum ini lebih tinggi. Diketahui, saat itu semua operator seluler menawarkan harga yang sama, yakni Rp 144,8 miliar.


"Pertama, yang menjadi perhatian saya karena ini rebidding, apakah ada peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)? saya berharap ada peningkatan PNBP untuk memaksimalkan penerimaan negara di sektor spektrum frekuensi, khusus di tengah COVID-19 yang mana negara butuh penerimaaan besar," kata Johnny di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (23/4/2021).

Lalu yang kedua, Menkominfo meminta agar Telkomsel dan Smartfren dapat mengoptimalkan tambahan spektrum tersebut terhadap layanan mereka. Sebagai informasi, Telkomsel dan Smartfren bukanlah penghuni baru di frekuensi 2,3 GHz ini.


Sebelumnya, kedua operator seluler itu punya masing-masing lebar pita 30 MHz. Dengan hasil lelang frekuensi 2,3 GHz, maka Telkomsel menguasai 50 MHz dan Smartfren 40 MHz.


"Untuk pemenangnya karena kebutuhan ruang digital kita begitu besar, maka infrastruktur digital harus berkembang lebih cepat. Pemenang spektrum frekuensi 2,3 GHz diminta untuk segera memanfaatkan optimalisasi spektrum 4G dan persiapan initial showcase dari 5G, tentu nanti persyaratan teknis dibicarakan," pungkasnya.


Merujuk pada ketentuan pada dokumen lelang frekuensi 2,3 GHz tahun 2021, peserta seleksi dapat menyampaikan sanggahan secara tertulis dalam jangka waktu satu hari kerja setelah pengumuman hasil seleksi, yaitu pada hari ini, Jumat (23/4), disertai dengan bukti-bukti yang memperkuat sanggahan.


Bila tak ada sanggahan, maka proses seleksi dilanjutkan ke tahapan penyampaian usulan penetapan pemenang seleksi lelang frekuensi 2,3 GHz kepada Menkominfo Johnny G Plate.

https://nonton08.com/movies/harry-potter-and-the-goblet-of-fire/


Nokia Audio Gelar Promo PuaSALE di Bukalapak, TWS E3100 Diskon 50%!


 Nokia Audio & Accessories gelar promo Ramadhan yang pertamanya di marketplace Bukalapak. Promo yang diberi nama Nokia PuaSALE ini memberi diskon untuk semua produk keluaran terbaru mereka.

"Diskon terbesar mencapai 59%," kata Brand Marketing Manager Egogo Hub Indonesia, Ibnu Sidiq Prabowo dalam keterangan tertulis, Jumat (23/4/2021).


Adapun Egogo Hub Indonesia merupakan mitra e-commerce enabler Nokia Audio di Tanah Air. Tak hanya itu, karena PuaSALE diselenggarakan bersamaan dengan promo Buka-Ramadhan dari Bukalapak maka pembeli juga akan mendapat banyak tambahan keuntungan lain.


"Jadinya promo ganda. Selain diskon langsung, pembeli juga akan dapat cashback yang sangat besar, yakni Rp 59.000, plus kesempatan mendapat diskon sebesar 80% dari kejutan Flashdeal Bukalapak. Setiap pembelian juga akan mendapat gratis ongkos kirim ke seluruh wilayah Indonesia," kata Ibnu menambahkan.


Untuk diketahui, sejak resmi masuk pasar Tanah Air bulan Januari lalu, hingga saat ini Nokia Audio telah meluncurkan 5 produk. Empat di antaranya adalah TWS (True Wireless Stereo): E3100, E3200, E3500, dan P3802A, dan satu produk Wireless Bluetooth 5.0 Headphone, E1200.

https://nonton08.com/movies/in-the-line-of-duty-6-forbidden-arsenal/

Apple Watch Patenkan Pantau Tekanan Darah Tanpa Manset

 Apple dilaporkan sedang mengerjakan teknologi yang dapat mendeteksi tekanan darah pengguna dengan menggunakan jaringan netral dan data seismokardiogram tanpa pengguna harus menggunakan manset pengukur tekanan darah.

Dilansir detikINET dari Apple Insider, Jumat (23/4/2021) paten yang diajukan Apple kemungkinan akan dibenamkan di perangkat Apple Watch-nya.


Paten ini berjudul 'Jaringan saraf yang dapat ditafsirkan untuk estimasi tekanan darah tanpa lengan' mengeksplorasi penggunaan jaringan saraf untuk memperkirakan tekanan darah menggunakan data seismokardiogram.


Jadi nantinya dengan teknologi ini memungkinkan pengguna dapat memantau tekanan darah tanpa harus menggunakan alat tambahan di tangan.


Tidak seperti elektrokardiogram, yang mengandalkan sinyal listrik untuk memantau detak jantung, seismokardiogram mengukur getaran mikro yang dihasilkan oleh detak jantung.


Terdapat perangkat seismokardiogram yang cukup kecil untuk dianggap dapat dikenakan, meskipun sistem sensitif ini biasanya ditempatkan di atas tulang dada pengguna untuk mengukur getaran menit di dalam atau di dekat jantung.


Menurut paten Apple, sistem akan bekerja dengan memanfaatkan jaringan netral yang dipangkas secara individual yang menerima seismokardiogram sebagai input. Jaringan saraf itu kemudian akan menggunakan data tersebut untuk memperkirakan tekanan darah.


Untuk hasilnya belum diyakini seberapa akuratnya nanti jika dibandingkan dengan metode yang lebih tradisional namun seperti halnya fitur kesehatan lainnya di produk Apple seperti Apple Watch. Teknologi ini tidak dimaksudkan untuk digunakan secara diagnostik artinya pengguna masih harus tetap ke dokter untuk penyelidikan lebih lanjut jika dirasa data yang dihasilkan tidak normal.


Dan perlu diingat ini masih sebuah paten jadi belum diketahui apakah Apple akan benar-benar membenamkan teknologi tersebut ke Apple Watch-nya.

https://nonton08.com/movies/arena-of-the-street-fighter/


Menkominfo Minta Telkomsel-Smartfren Optimalisasi Frekuensi 2,3 GHz


Telkomsel dan Smartfren menang lelang frekuensi 2,3 Ghz. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate meminta mereka mengoptimalkan layanan 4G.

Pada Kamis (22/4) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengumumkan pemenang lelang frekuensi 2,3 GHz. Telkomsel mendapatkan 20 MHz setelah menawarkan Rp 353,8 miliar untuk dua blok dan Smartfren Rp 176,5 miliar.


Bila dibandingkan dengan lelang frekuensi 2,3 GHz yang dibatalkan pada 2020 lalu, nilai penawaran satu blok di spektrum ini lebih tinggi. Diketahui, saat itu semua operator seluler menawarkan harga yang sama, yakni Rp 144,8 miliar.


"Pertama, yang menjadi perhatian saya karena ini rebidding, apakah ada peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)? saya berharap ada peningkatan PNBP untuk memaksimalkan penerimaan negara di sektor spektrum frekuensi, khusus di tengah COVID-19 yang mana negara butuh penerimaaan besar," kata Johnny di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (23/4/2021).

https://nonton08.com/movies/her-fatal-ways-2/