Rabu, 16 Juni 2021

Coca-cola Buka Suara soal Botolnya Disingkirkan Cristiano Ronaldo

  Pihak Coca-cola angkat bicara setelah dua botolnya disingkirkan oleh Cristiano Ronaldo saat konferensi pers Euro 2020. Akibat ulah itu, perusahaan mengalami rugi hingga US$ 4 miliar atau sekitar Rp 57,6 triliun (kurs Rp 14.400).

Dilansir dari The Sun, Rabu (16/6/2021), Coca-cola justru menanggapinya dengan santai. Lewat juru bicaranya, perusahaan menilai bahwa setiap orang berhak memilih minuman yang diinginkan.


"Setiap orang punya hak memilih minuman karena mereka memiliki rasa dan kebutuhan sendiri," tulis pihak Coca-cola.


Diketahui Coca-cola merupakan salah satu sponsor perhelatan Euro 2020. Dalam kesempatan itu dijelaskan bahwa mereka juga memberikan opsi kepada pemain untuk memilih minuman yang mereka mau.


"Para pemain juga ditawarkan air, bersama Coca-Cola dan Coca-Cola Zero Sugar saat datang di konferensi pers," jelas mereka.


Diberitakan sebelumnya, Cristiano Ronaldo menyingkirkan botol Coca-cola saat konferensi pers Portugal jelang pertandingan Euro 2020 pertamanya melawan Hungaria pada Senin (14/6/2021) waktu setempat.


Ketika itu, Cristiano Ronaldo mendampingi pelatih Fernando Santos untuk melakoni kewajiban menjawab pertanyaan para media. Dia langsung menyingkirkan minuman bersoda itu ke sisi kirinya sehingga tidak tampak dari sorotan kamera televisi.


Cristiano Ronaldo kemudian mengambil sebuah botol plastik berisi air yang juga telah disediakan di dekatnya. Pemain andalan Juventus ini mengatakan agar lebih baik minum air saja.


"Air," katanya singkat, kemudian menaruh botol air mineral di di depannya.


"Coca Cola, errr," ejeknya.

https://cinemamovie28.com/movies/the-secretary/


Pembuat Panggangan Roti di Jepang Mau Bikin Ponsel Android


Buat kamu yang menyukai peralatan masak atau dapur yang mewah pasti tak asing dengan brand perusahaan asal Jepang bernama Balmuda.

Balmuda memiliki penggemar setia terutama untuk mesin pemanggang roti yang konon dapat menciptakan roti panggang 'terbaik' di dunia. Hal tersebut berkat penggunaan uap selama proses pemanggangan yang membantu menciptakan tekstur sempurna.


Dilansir detiKINET dari Ubergizmo, Rabu (19/5/2021) menurut laporan dari Nikkei Asia tampaknya mereka ingin memperlebar usahanya dengan merambah ke industri smartphone berbasis Android.


Langkah tersebut berkat kemitraan dengan Kyocera yang akan menghasilkan ponsel berkemampuan 5G eksklusif untuk SoftBank yang kemungkinan besar hanya dijual di Jepang saja.


Tak hanya dikenal sebagai produk pemanggang roti, Balmuda juga juga merancang berbagai jenis peralatan rumah tangga dan gadget kekinian dengan desain stylish.


Belum ada informasi jelas terkait spesifikasi smarpthone Android tersebut. Namun mengingat Balmuda kerap menciptakan desain yang mewah jadi kemungkinan ponsel yang digarap pun akan mendapatkan desain yang menarik.


Seberapa Jauh Manusia Bisa Menjelajahi Luar Angkasa?


Di tahun 2021, astronaut Amerika James Lovell, Fred Haise, dan John Swigert menjadi tiga orang yang melakukan perjalanan luar angkasa terjauh dari Bumi selama misi Apollo 13.

Saat Lovell, Haise, dan Swigert terbang di belakang Bulan, mereka berada 400.171 kilometer dari permukaan Bumi. Cahaya membutuhkan waktu 1.335 detik untuk menempuh jarak tersebut. Apakah manusia bisa menjelajah lebih jauh lagi?


Mungki saja, suatu hari nanti. Mari kita lihat teknologi yang kita butuhkan untuk melangkah lebih jauh ke luar angkasa, seperti dikutip dari IFL Science.


Bulan, Mars, dan lainnya

Jika tujuan kita adalah menjelajahi tata surya, kita sudah memiliki banyak teknologi untuk itu. Ada roket kuat yang sudah beberapa kali digunakan, dan kendaraan berawak sedang dirancang untuk membawa manusia kembali ke Bulan dan sekitarnya. Namun memang masih banyak kekhawatiran.


Semakin jauh kita dari Bumi, semakin tinggi dosis radiasi kosmik yang kita terima. Medan magnet planet kita yang kuat melindungi dari sebagian besar hal itu. Apa yang melindungi manusia saat pergi ke luar angkasa?


Para peneliti sebenarnya telah menguji sebuah solusi dengan belajar dari jamur yang ditemukan di Chernobyl yang bertahan dari radiasi. Suatu hari nanti, penelitian ini bisa digunakan sebagai sistem perisai hidup di pesawat ruang angkasa dan habitat manusia.


Secara umum, di tempat lain di tata surya terdapat lingkungan yang sangat berbahaya yang dapat dengan mudah membunuh kita. Meskipun kita mungkin mencapainya, tidak berarti kita bisa berkembang di sana.


Perlu diperhatikan juga kemungkinan adanya kehidupan alien di suatu tempat. Jadi kita perlu membahas bagaimana keberadaan kita di sana dapat membahayakan organisme potensial yang hidup di luar Bumi.


Menuju bintang

Seandainya semua tantangan perjalanan luar angkasa "lokal" sudah dapat ditaklukkan, mungkin manusia akan mengalihkan perhatian ke bintang-bintang. Bisakah kita melakukan perjalanan ke sistem bintang lain?

https://cinemamovie28.com/movies/secretary/

Sejarah Coca-Cola, Ditemukan untuk Obat hingga Pendiri Jatuh Miskin

 - Coca-Cola sedang jadi perbincangan setelah Cristiano Ronaldo menggeser dua botol minuman bersoda itu dan menggantinya dengan botol air mineral. Momen tersebut terjadi dalam konferensi pers perhelatan Euro 2020.

Siapa yang tidak kenal dengan Coca-Cola? Merek minuman itu berasal dari Amerika Serikat (AS) dan telah mendunia. Dikutip dari situs resminya, Rabu (16/6/2021), pertama kali diperkenalkan pada 8 Mei 1886 oleh John Styth Pemberton.

https://cinemamovie28.com/movies/born-a-champion/


Pemberton merupakan seorang ahli farmasi dari Atlanta, Georgia, Amerika Serikat (AS). Penemuan Coca-Cola terjadi saat dia ingin membuat obat penghilang rasa sakit pengganti morfin yang membuatnya kecanduan.


Suami dari Ann Eliza Clifford itu menderita luka parah akibat perang sipil AS yang membuatnya mengonsumsi morfin hingga kecanduan. Pemberton melakukan banyak uji coba dengan menggunakan kombinasi berbagai bahan, salah satunya mengkombinasikan tanaman coca dengan biji kola.


Pemberton kemudian mengemas sirup hasil uji cobanya itu dan ditawarkan ke sejumlah toko obat sebagai sampel. Orang-orang setuju, bahwa bahan campuran itu memang sangat menarik.


Tak puas dengan hasil kombinasi itu, Pemberton lantas menambahkan campuran dengan air berkarbonasi. Dalam hal ini dia bekerjasama dengan Willis E Venable, seorang pemilik toko obat.


Seiring dengan perkembangannya, seorang pemasar iklan bernama Frank Mason Robinson muncul menawarkan pemasaran produk yang lebih masif. Dari situlah muncul perusahaan bernama Coca-Cola, yang merupakan gabungan nama dua bahan dasarnya.


Seiring dengan kesuksesannya bersama Coca-Cola, Pemberton ternyata tak benar-benar bisa lepas dari morfin. Kecanduannya justru makin menjadi-jadi hingga ia nyaris bangkrut karena mahalnya biaya untuk membeli morfin tersebut.


Dilansir dari My Allred Family, demi memenuhi kebutuhan keluarga, Pemberton menjual hak atas formula dan bagian dari perusahaannya. Dia masih percaya bahwa minuman ciptaannya itu akan menjadi besar di masa depan sehingga ingin mempertahankan hak kepemilikan.


Pemberton ingin memberikan perusahaan itu kepada Charley Pemberton. Sayangnya putranya itu lebih tertarik mendapatkan uang dengan cepat sehingga dia menjual apa yang tersisa ke taipan bisnis Asa Griggs Candler.


Pada bulan Agustus 1888, Pemberton yang telah sakit selama beberapa tahun itu akhirnya meninggal karena kanker perut. Pada saat kematiannya, dia sudah jatuh miskin dan masih kecanduan morfin.


Menurut Mark Pendergrast, yang menulis buku For God, Country, and Coca-Cola: The Definitive History of the Great American Soft Drink dan Perusahaan yang Membuatnya, Charley Pemberton juga ternyata menderita penyalahgunaan zat adiktif.


Di tangan Candler, Coca-Cola semakin berjaya karena menggunakan taktik pemasaran paling inovatif yang pernah dilakukan. Dia menyewa salesman keliling untuk membagikan kupon Coca-Cola gratis.


Tujuannya adalah agar orang-orang mencoba minuman, menyukainya, dan kemudian membelinya. Selain kupon, Candler juga memutuskan untuk memasarkan Coca-Cola dengan menempelkan logo pada kalender, poster, buku catatan, dan bookmark untuk menjangkau pelanggan.


Candler melakukan langkah kontroversial ketika dirinya menjual sirup Coca-Cola sebagai obat paten, mengklaim bahwa sirup itu bisa mengobati kelelahan dan sakit kepala.


Pada tahun 1898, Kongres mengeluarkan pajak pascaperang Spanyol-Amerika yang dibebankan untuk semua produk obat. Hal itu membuat ia tidak lagi menjual Coca-Cola sebagai obat, tetapi hanya sebagai minuman.


Momen itu menjadi akhir dari polemik kandungan kokain yang awalnya terdapat dalam Coca-Cola. Tahun 1929 perusahaan mengklaim telah membuang seluruh kandungan yang berkaitan dengan kokain.


Berdasarkan studi "Merek Global Terbaik" Interbrand tahun 2015, Coca-Cola adalah merek paling berharga ketiga di dunia, setelah Apple dan Google. Minuman bersoda itu sempat berada di peringkat No. 87 dalam daftar Fortune 500 2018 dari perusahaan AS terbesar berdasarkan total pendapatan.

https://cinemamovie28.com/movies/american-fighter/