Sabtu, 26 Juni 2021

Catat Makanan yang Baiknya Dikonsumsi Sebelum-Sesudah Vaksin Corona

  Indonesia sedang gencar-gencarnya melaksanakan vaksinasi COVID-19. Bahkan, per Kamis (24/6/2021), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit telah menghapus syarat KTP domisili bagi peserta vaksinasi yang berlaku di seluruh fasilitas kesehatan Kemenkes.

Bagi Anda yang baru mendapatkan jadwal untuk vaksinasi COVID-19, salah satu hal penting yang perlu dicatat adalah mengetahui jenis makanan atau minuman yang harus dikonsumsi dan harus dihindari sebelum atau sesudah vaksinasi.

https://maymovie98.com/movies/face-to-face/


Sebab, dengan mengonsumsi makanan tertentu, Anda bisa membantu memenuhi kebutuhan tubuh sendiri. Dikutip dari laman Health, berikut makanan atau minuman yang harus dihindari dan dikonsumsi sebelum atau sesudah vaksin.


1. Hindari alkohol sebelum dan sesudah vaksinasi

Usai mendapatkan vaksin COVID-19, sebaiknya hindari mengonsumsi alkohol beberapa hari sebelum dan sesudah vaksinasi. Meski sebagian orang hanya mengalami efek samping minim setelah divaksin, tidak sedikit pula orang yang mengalami kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, meriang, demam, dan mual.


Minum alkohol, meski dalam jumlah sedikit, bisa memicu terjadinya dehidrasi yang bisa memperparah efek samping dari vaksin tersebut. Selain itu, alkohol juga terbukti bisa menurunkan sistem imunitas tubuh sebagai akibat menurunnya kualitas tidur karena gangguan tidur.


2. Konsumsi makanan sehat dan cukup tidur sebelum vaksinasi

Sebelum divaksin, sebaiknya konsumsi makanan sehat dan cukup tidur di malam hari guna membantu sistem imun bekerja dengan maksimal. Untuk meningkatkan kualitas tidur sebelum vaksinasi, perhatikan juga jenis makanan yang dikonsumsi saat makan malam.


Menurut studi yang terbit di Journal of Clinical Sleep Medicine, mengonsumsi terlalu sedikit serat (buah, sayur, gandum utuh, kacang-kacangan, dan biji-bijian) serta terlalu banyak lemak jenuh dan gula (daging berlemak, produk susu, makanan manis) dapat menyebabkan gangguan tidur.


Di sisi lain, konsumsi serat yang cukup dapat meningkatkan kualitas tidur seseorang. Di sisi lain, jika kamu merasa ingin snacking di setelah makan malam dan sebelum tidur, pastikan kamu mengonsumsi makanan yang mudah dicerna tubuh.


3. Pastikan tubuh terhidrasi

Hidrasi merupakan hal terpenting yang harus diperhatikan sebelum dan sesudah vaksinasi. Menurut Institute of Medicine (IOM), wanita membutuhkan 2,7 liter air per harinya (11 cangkir), sementara pria membutuhkan 3,7 liter (15 cangkir). Sebanyak 20 persen dari kebutuhan cairan tersebut didapat dari makanan, sehingga wanita dan pria bisa meminum sebanyak 8-12 cangkir air putih setiap harinya.


Jumlah tersebut belum termasuk kebutuhan tambahan bagi mereka yang berolahraga. Untuk memaksimalkan dan memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh, pastikan Anda rajin mengonsumsi air putih sepanjang hari. Jika perlu, pasang alarm sebagai pengingat Anda untuk minum air putih.


Untuk makanan dan minuman lainnya, cek halaman selanjutnya

https://maymovie98.com/movies/face/


Penting! 5 Cara Sederhana Ini Bisa Tingkatkan Kadar Oksigen dalam Darah

 Masalah kesehatan yang terjadi sering kali dipicu oleh kadar oksigen yang rendah. Akan tetapi, terdapat berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi dan mencegah berkurangnya oksigen dalam darah.

Seperti diketahui, darah memang bertugas untuk menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh. Saat darah kekurangan oksigen, maka kinerja tubuh menjadi terganggu. Adapun sejumlah gejala yang bisa dialami jika seseorang kekurangan oksigen, yaitu:

https://maymovie98.com/movies/the-face-of-another/


Sakit kepala

Sesak napas (paling umum)

Detak jantung cepat

Batuk-batuk

Napas ngos-ngosan

Bingung.

Dalam istilah medis, kadar oksigen dalam darah disebut juga dengan saturasi oksigen. Salah satu alat untuk mengukur saturasi oksigen tersebut adalah oxymeter.


Orang yang sehat biasanya akan memiliki jumlah kadar oksigen dalam darah sebanyak 95-100 persen. Sedangkan pada orang yang memiliki masalah paru-paru, seperti asma dan PPOK, maka saturasi oksigennya berada di bawahnya.


Pada kondisi saturasi oksigen yang rendah, biasanya berkisar antara 90-92 persen yang menandakan bahwa terdapat masalah pada paru-paru dan Anda membutuhkan oksigen tambahan. Apabila kadar oksigennya berada di bawah 90 persen, maka sebaiknya langsung mencari pertolongan medis.


Dikutip dari berbagai sumber, berikut 5 hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kekurangan oksigen dalam darah.


1. Konsumsi makanan yang memperlancar sirkulasi

Sejumlah makanan tertentu bisa memperlancar sirkulasi darah. Nitrat merupakan salah satu senyawa yang bisa mengendurkan pembuluh darah. Jika pembuluh darah kendur, maka suplai oksigen ke dalam tubuh bisa meningkat.


Kandungan ini dapat ditemukan dalam buah bit, bawang putih, sayuran hijau, buah delima, sayuran selingan, kecambah, daging, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Sejumlah makanan ini bisa membantu melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh.


Untuk lebih memaksimalkan aliran darah, konsumsi juga asupan folat dan B12 sebagai pembentuk zat besi yang berfungsi untuk membawa oksigen dari darah.


2. Buka jendela

Hal paling sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu meningkatkan oksigen dalam darah adalah dengan membuka jendela rumah atau menghirup udara segar di luar. Meski sederhana, hal ini efektif untuk meningkatkan kadar oksigen secara keseluruhan.


3. Latihan pernapasan

Menurut ahli rehabilitas paru, melakukan latihan pernapasan sederhana bisa menjaga kadar oksigen di dalam darah. Untuk melakukannya, Anda bisa mencoba dengan pernapasan bibir mengerucut atau pernapasan diafragma. Pernapasan ini membuka saluran udara dan meningkatkan jumlah oksigen dalam tubuh.


4. Berhenti merokok!

Berhenti merokok juga merupakan cara paling efektif untuk membantu meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh. Setelah dua minggu tidak merokok, banyak yang membuktikan bahwa sirkulasi dan kadar oksigen secara keseluruhan mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan, fungsi paru-paru bisa meningkat sebanyak 30 persen hanya dalam waktu singkat.


5. Memelihara tanaman hias

Cara terakhir meningkatkan kadar oksigen dalam darah adalah dengan memelihara tanaman hias. Tanaman hias bisa membantu memurnikan udara di dalam ruang dengan menghilangkan karbon dioksida dan mengisi kembali tingkat oksigen di dalam ruangan. Dengan demikian, oksigen yang bisa diserap ke dalam tubuh menjadi lebih banyak.

https://maymovie98.com/movies/true-justice-vengeance-is-mine/