Senin, 18 November 2019

Heboh Lelang Keperawanan, Ini Kata Para Pria tentang Keperjakaan


Viral Cerita Gadis Dimintai Bukti Perawan dan Obsesi Pria pada Keperawanan

Di media sosial Twitter viral cerita seorang gadis yang diminta oleh tunangan dan keluarga untuk membuktikan keperawanannya. Cerita ini diunggah oleh akun @DrAmalinaBakri dan banyak mengundang reaksi dari netizen.

"Seorang gadis bertanya saya soalan ini: 'Doktor, bagaimana saya nak buktikan kepada tunang dan family saya yang saya masih dara. Ada tak medical check-up untuk bagi bukti sebab diorang minta.' First of all, I cannot believe that someone would ask such thing," tulis @DrAmalinaBakri yang dalam keterangan profilnya menyebut ia seorang ahli bedah.

Obsesi sebagian pria pada keperawanan pernah dibahas oleh ahli kejiwaan dr Andri, SpKJ, dari Klinik Psikosomatik OMNI Hospital Alam Sutera Tangerang berkaitan dengan norma ketimuran. Norma menuntut seorang perempuan harus dalam kondisi perawan sebelum menikah, namun dampaknya seringkali perempuan harus menjadi korban.

Menurut dr Andri, obsesi sebagian laki-laki terhadap keperawanan bisa mendorong mereka untuk mendapatkannya dengan cara-cara yang tidak pas.

"Ngarepin dapat perawan, tapi dianya sendiri tidak perjaka," sindir dr Andri kala mengomentari heboh kasus situs nikahsirri.com yang memfasilitasi lelang keperawanan tahun 2017 lalu. https://bit.ly/2KvUG5M

Heboh Lelang Keperawanan, Ini Kata Para Pria tentang Keperjakaan

Keperawanan wanita masih menjadi topik yang tidak kunjung usai dibahas. Bahkan menurut beberapa pria, memiliki keperawanan adalah suatu hal spesial dan akan mengangkat harga diri mereka ketika mendapatkan pasangan yang masih perawan.

Sedangkan, untuk urusan keperjakaan, apakah merupakan hal yang sama spesialnya dengan keperawanan seorang wanita?

"Penting? Ngga juga, kan ga keliatan. Perjaka ngga ada bedanya ada atau ngga," ujar seorang pria, Jojo (23) saat diwawancarai oleh detikHealth.

Jawaban serupa juga diungkapkan oleh Pablo (20). "Dari sisi lain, virginity baik dari wanita atau pria ga sevital itu. Tapi, menjaga keperawanan wanita akan lebih baik untuk menjaga si wanita dari aspek sosial yang ada," ungkapnya menyuarakan pendapatnya.

Namun opini berbeda justru diutarakan oleh lelaki lainnya yakni Helmi (21). Menurutnya, keperjakaan pria adalah hal yang sama pentingnya dengan keperawanan seorang wanita. Keperjakaan tak lain adalah bentuk harga diri yang juga harus dipertahankan.

Sementara itu lewat saluran telepon, Dra Ratih Andjayani Ibrahim, MM.Psi, psikolog dari PERSONAL GROWTH, menyampaikan pendapatnya mengenai isu keperawanan maupun keperjakaan secara luas.

"Tentang pandangan terhadap virginity (baik pria maupun wanita) sebagai hal yang suci dan penting, makin ke masa kini orang cenderung lebih permisif dalam melepaskannya," jelasnya.

Perdebatan mengenai isu keperawanan antara pria dan wanita memang masih terus menjadi isu yang diperdebatkan. Kalau menurut Anda bagaimana? Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar. https://bit.ly/2pwTO9G

Viral Cerita Gadis Dimintai Bukti Perawan dan Obsesi Pria pada Keperawanan

Di Twitter ramai tangkapan layar percakapan WhatsApp yang menceritakan seorang remaja perempuan dikibuli pacarnya soal kelebihan 'sel darah putih'. Tidak diketahui siapa saja yang terlibat dalam percakapan, namun disebutkan sang remaja mau bercerita karena sedang mengunjungi program Pelayananan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR).

"PACARNYA (yg laki) KELEBIHAN SEL DARAH PUTIH SEHINGGA HARUS DIKELUARKAN. yaAllah bocah kreatif amat T.T. yg cewe percaya aja, dia ga ngeh kalo yg dikeluarkan itu SPERMA bukan sel darah putih," tulis pesan.

Menanggapi cerita yang viral, beberapa netizen menyinggung kasus ini sebagai contoh pentingnya pendidikan seks. Selain itu penting juga untuk tahu sebetulnya apa sih itu sel darah putih.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut fakta-fakta sel darah putih:

1. Ada berbagai macam jenisnya

Sel darah putih adalah sebutan umum untuk berbagai sel darah yang berperan dalam menjaga kekebalan tubuh. Bila diperinci ada sel neutrofil yang berperan sebagai responden cepat dalam kasus infeksi bakteri atau virus, eosinofil berperan melawan parasit, basofil menghasilkan senyawa histamin, limfosit membunuh dan mengingat infeksi, serta monosit yang membersihkan sisa-sisa sel mati.

Tiap sel darah putih tersebut saling membantu dengan fungsinya masing-masing.

2. Tidak benar-benar berwarna putih

Meski sering disebut 'darah putih', bukan berarti darah memiliki warna putih seperti susu. Sebetulnya sel darah putih tidak berwarna alias bening.

Tangkapan layar percakapan soal seks yang dinilai menunjukkan rendahnya pemahaman tentang seks.Tangkapan layar percakapan soal seks yang dinilai menunjukkan rendahnya pemahaman tentang seks. 

3. Diproduksi sumsum tulang

Darimana asal sel darah putih? Jawabannya adalah sumsum tulang dalam sebuah proses bernama hematopoiesis. Semua sel darah memulai perjalannya dari sel punca di dalam tulang.

Seiring berjalannya waktu sel punca yang mulai matang akan menjadi sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.

4. Kelebihan sel darah putih memang bisa terjadi

Kadang karena kondisi tertentu tubuh dapat memproduksi sel darah putih secara berlebih. Sebagai contoh misalnya pada kasus kanker, penyakit infeksi, hingga kelainan genetik. https://bit.ly/37hgETt

Membuktikan Keperawanan lewat Selaput Dara, Memangnya Bisa?

Curhatan seorang gadis menjadi viral di media sosial lantaran ingin membuktikan pada keluarga tunangannya bahwa ia masih perawan. Hal tersebut didorong karena tunangan dan keluarga meminta hal tersebut.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), konsep tes keperawanan dilakukan dengan memeriksa keutuhan selaput dara dan/atau dengan memasukkan jari ke vagina. Namun, selaput dara merupakan bagian dari vagina yang sebenarnya bertekstur tipis, yang bisa robek tak hanya akibat berhubungan seksual saja.

Selaput dara bisa koyak karena aktivitas seperti bersepeda, menunggang kuda dan gimnastik, ditambah penggunaan tampon atau bahkan masturbasi. Dan secara kasat mata nyaris tidak ada bedanya dengan kerusakan akibat hubungan seks.

Bahkan dokter sekalipun dalam tes keperawanan jarang membedakan penyebab kerusakan, meski kalau diperiksa secara mendetail memang ada bedanya. Apapun penyebab kerusakan selaput dara, keterangan yang diberikan biasanya hanya tertulis rusak karena benda tumpul.

"Kecuali kasus pemerkosaan, itu penyebab sobeknya selaput dara bisa dipastikan kalau ada bercak sperma dan itu bisa dikaitkan. Itupun pemeriksaannya harus segera, kalau sudah lama tidak bisa," kata dr Prima Progestian, SpOG, seorang seksolog dari Brawijaya Women's Hospital Jakarta Selatan seperti yang pernah diberitakan detikcom sebelumnya.

Yang perlu diketahui, bentuk dan ukuran selaput dara pada tiap-tiap wanita sangatlah berbeda. Bahkan ada wanita yang terlahir tanpa selaput dara sama sekali.

"Normalnya beragam pada ukuran, bentuk, ketebalan, kelenturan dan bahkan bisa tidak ada. Saat kita bayi, selaput dara biasanya tebal dan akan menipis seiring waktu dengan aktivitas yang kita lakukan seperti bersepeda, menunggangi kuda atau mengikuti kelas gimnastik. Terlahir tanpa selaput dara tak akan berdampak pada kesehatan seksual ataupun reproduksi sama sekali," kata Mary Rosser, MD, direktur obstetri dan ginekologi di Montefiore Health System, dikutip dari SELF.

Jika tidak berdampak pada kesehatan seksual ataupun reproduksi, lantas apa sebenarnya tujuan dari selaput dara? Rosser menyebut selaput dara adalah struktur vestigial, yang berarti tak benar-benar memberikan fungsi fisiologis spesifik, seperti usus buntu atau gigi geraham bungsu.

Teori evolusioner mengungkapkan bahwa selaput dara terbentuk untuk melindungi vagina dari bakteri, namun para ahli hingga kini masih belum mendapatkan alasan pasti mengapa selaput dara ada.  https://bit.ly/2Kx1Kih