Jumat, 22 November 2019

Staf Krakatau Steel Terduga Teroris, Ini Respons Erick Thohir

Polisi menangkap sejumlah terduga teroris di Banten usai ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Salah satu yang diamankan adalah pegawai Krakatau Steel.

Merespons hal tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pihaknya mendukung kerja pihak Kepolisian memerangi tindakan terorisme.

"Saya mendukung kerja polisi dan semua aparat guna memerangi terorisme, di manapun itu, bukan hanya di lingkungan BUMN tetapi di seluruh Indonesia," ujar Erick dalam keterangannya, Jumat (15/11/2019).

Jika karyawan BUMN baja tersebut terbukti menjadi bagian dari teror, maka ia tak lagi menjadi bagian dari perusahaan pelat merah.

"Apabila secara hukum, yang bersangkutan terbukti bagian dari aksi teror, maka serta merta orang tersebut bukan lagi menjadi bagian dari Kementerian BUMN. Hal ini sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini," kata Erick. https://bit.ly/35nJKPp

Sebelumnya, Tim Densus 88/Antiteror menangkap 4 terduga teroris di Banten seusai bom di Medan. Polisi tengah mendalami dugaan keterkaitan 4 terduga teroris dengan teror di wilayah Indonesia.

Erick Thohir Mau Bongkar Pasang Direksi BUMN Hingga 2020

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bakal melakukan bongkar-pasang kepengurusan di perusahaan pelat merah. Paling tidak hal itu akan dia lakukan hingga tahun depan.

Erick pun bakal kembali memberikan kejutan setelah mengajak Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok bergabung ke BUMN.

Erick menyampaikan bahwa dirinya akan menjaring calon-calon bos BUMN yang mana tak hanya berhenti di Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

"Ya mungkin sampai tahun depan, orang (jumlah BUMN) 142. (Ibaratnya) kalau 142 (BUMN) dibagi 365 (hari) tiap tiga hari ada yang diganti ya kan," kata Erick ditemui di Kompleks Istana, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Namun bongkar-pasang yang dilakukan tentunya juga akan melihat kebutuhan dari tiap-tiap BUMN. Jadi bukan cuma asal ganti.

"Ya tergantung daripada kepentingan daripada masing-masing BUMN," sebutnya.

Intinya Erick membutuhkan sosok-sosok yang mampu membuat BUMN menjadi lebih baik.

"Begini, BUMN itu kan 142 BUMN. Tidak mungkin kalau kita tidak ramai-ramai membuat figur-figur yang positif untuk membantu. Kita jangan hanya fokus ke Pak Ahok," tambahnya. https://bit.ly/33dcI2R

Erick Thohir Punya 2 Wamen, Jumlah Deputi Mau Dikurangi?

Menteri BUMN Erick Thohir memiliki dua wakil yang mendampingi tugasnya. Keduanya adalah Budi Gunadi Sadikin dan Kartika Wirjoatmodjo.

Dengan adanya dua wakil menteri, apakah jabatan deputi di Kementerian BUMN bakal dikurangi?

"Yang pasti gini, 2 wamen ada mungkin ada tugas-tugas dulu di deputi diambil alih. Sayang dong ada wamen 2 ada deputi kerjanya mirip," kata Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2019).

Arya menambahkan kehadiran dua wamen BUMN akan diberdayakan untuk membantu kerja Erick. Mengenai pengurangan posisi deputi, Arya mengatakan tergantung situasi ke depan.

"Nanti lihat situasi," ujarnya.

Sebagai informasi, Wamen BUMN I Budi Gunadi Sadikin membina sektor farmasi, jasa survei, energi, pertambangan, industri strategis, dan media. https://bit.ly/2O6DvcW

Sementara, Wamen BUMN II Kartiko Wirjoatmodjoo membina sektor industri agro, kawasan, logistik, pariwisata, jasa keuangan, konstruksi, jasa konsultan, sarana dan prasarana perhubungan.

Deretan Calon Bos BUMN yang Dipanggil Erick Thohir Pekan Depan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan memanggil sejumlah nama ke kantornya untuk menjadi bos perusahaan pelat merah. Mereka yang akan dipanggil adalah orang yang terbaik.

"Tokoh-tokoh yang di market cukup baik, di market cukup disukai dan membangun image perusahaan makin baik," kata Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2019).

Saat ditanya lebih detail mengenai siapa saja yang akan dipanggil Erick, Arya enggan membocorkannya. Ia menjamin orang yang dipanggil ke Kementerian BUMN adalah kandidat terbaik.

"Mantap lah. Kalau sebut namanya nggak ada orangnya kan nggak enak," ujarnya.

Orang-orang yang akan dipanggil disebut berasal dari luar BUMN. Ia mengatakan BUMN membutuhkan orang-orang terbaik.

"Kita bisa dari luar mana top-top, dari luar masukin bantuin kita supaya BUMN keren," tuturnya.

Lalu apakah terbuka kemungkinan dari partai politik? Arya menyinggung Ahok yang juga kader PDIP bahwa ia dipanggil bukan berdasarkan sosoknya sebagai anggota parpol.

"Saya belum berani ngomong. Pak Ahok bukan karena parpol tapi karena sosok," katanya.

Erick sebelumnya mengatakan, Senin dan Kamis depan dirinya akan kembali mengundang calon-calon terbaik untuk menjadi bos BUMN.

"Nanti Senin ada lagi ya kan, Kamis depan ada lagi, ya kan. Kan yang penting bagus," kata Erick ditemui di Kompleks Istana, Jakarta, Kamis (14/11/2019) https://bit.ly/37p470u