Menteri BUMN Erick Thohir memiliki dua wakil yang mendampingi tugasnya. Keduanya adalah Budi Gunadi Sadikin dan Kartika Wirjoatmodjo.
Dengan adanya dua wakil menteri, apakah jabatan deputi di Kementerian BUMN bakal dikurangi?
"Yang pasti gini, 2 wamen ada mungkin ada tugas-tugas dulu di deputi diambil alih. Sayang dong ada wamen 2 ada deputi kerjanya mirip," kata Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2019).
Arya menambahkan kehadiran dua wamen BUMN akan diberdayakan untuk membantu kerja Erick. Mengenai pengurangan posisi deputi, Arya mengatakan tergantung situasi ke depan.
"Nanti lihat situasi," ujarnya.
Sebagai informasi, Wamen BUMN I Budi Gunadi Sadikin membina sektor farmasi, jasa survei, energi, pertambangan, industri strategis, dan media. https://bit.ly/2O6DvcW
Sementara, Wamen BUMN II Kartiko Wirjoatmodjoo membina sektor industri agro, kawasan, logistik, pariwisata, jasa keuangan, konstruksi, jasa konsultan, sarana dan prasarana perhubungan.
Deretan Calon Bos BUMN yang Dipanggil Erick Thohir Pekan Depan
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan memanggil sejumlah nama ke kantornya untuk menjadi bos perusahaan pelat merah. Mereka yang akan dipanggil adalah orang yang terbaik.
"Tokoh-tokoh yang di market cukup baik, di market cukup disukai dan membangun image perusahaan makin baik," kata Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2019).
Saat ditanya lebih detail mengenai siapa saja yang akan dipanggil Erick, Arya enggan membocorkannya. Ia menjamin orang yang dipanggil ke Kementerian BUMN adalah kandidat terbaik.
"Mantap lah. Kalau sebut namanya nggak ada orangnya kan nggak enak," ujarnya.
Orang-orang yang akan dipanggil disebut berasal dari luar BUMN. Ia mengatakan BUMN membutuhkan orang-orang terbaik.
"Kita bisa dari luar mana top-top, dari luar masukin bantuin kita supaya BUMN keren," tuturnya.
Lalu apakah terbuka kemungkinan dari partai politik? Arya menyinggung Ahok yang juga kader PDIP bahwa ia dipanggil bukan berdasarkan sosoknya sebagai anggota parpol.
"Saya belum berani ngomong. Pak Ahok bukan karena parpol tapi karena sosok," katanya.
Erick sebelumnya mengatakan, Senin dan Kamis depan dirinya akan kembali mengundang calon-calon terbaik untuk menjadi bos BUMN.
"Nanti Senin ada lagi ya kan, Kamis depan ada lagi, ya kan. Kan yang penting bagus," kata Erick ditemui di Kompleks Istana, Jakarta, Kamis (14/11/2019) https://bit.ly/37p470u
Tidak ada komentar:
Posting Komentar