Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengungkapkan meterai palsu serta meterai rekondisi alias bekas pakai masih banyak beredar di toko online. Masyarakat diimbau berhati-hati saat membelinya.
Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Pajak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Yon Arsal mengatakan saat ini meterai palsu masih bisa ditemukan di toko online dengan harga murah.
"Masih ada yang jualan di toko online bea meterai Rp 2.000, itu pasti bea meterai palsu. Oleh karena itu perlu sosialisasi untuk bedakan meterai-meterai yang palsu ini," katanya di kantor pusat DJP, Jakarta, Senin (18/11/2019).
Yon mengatakan, pihaknya sendiri terus berupaya untuk menekan peredaran meterai palsu bekerja sama dengan Kepolisian.
"Tahun lalu itu menurut saya itu, 2018 paling banyak kita menangkap orang lah, kerja sama dengan Kabareskrim. Paling banyak kita tangkapin kasus penjual meterai palsu, atau meterai rekondisi, itu sudah masuk penjara," jelasnya.
Meski begitu, kata Yon, meterai palsu masih saja beredar. Oleh karena itu, Yon mengatakan masyarakat tetap perlu berhati-hati saat membeli meterai, apalagi dengan harga murah.
"Tapi yang namanya ini, dimasukin penjara 1, yang hidupnya makin banyak, makin banyak. Nah ini memang perlu sama-sama kita perhatikan," tuturnya.
Sri Mulyani Sudah Ajukan Calon Dirjen Pajak Baru ke Jokowi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah mengusulkan calon Dirjen Pajak pengganti Robert Pakpahan yang sudah masuk usia pensiun. Tercatat, Robert Pakpahan akan purna tugas pada akhir Oktober 2019.
Hal itu diungkapkan Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti saat dihubungi detikcom, Jakarta, Senin (28/10/2019).
"Sudah diajukan (ke Presiden Jokowi), Pejabat baru Dirjen Pajak akan dilantik segera setelah Pak Robert Pakpahan memasuki masa purna tugas" kata Nufransa. https://bit.ly/35gNSRk
Dia bilang, sosok calon Dirjen Pajak Kementerian Keuangan akan diumumkan serta dilantik pada akhir bulan Oktober ini.
"Iya (akhir Oktober)," ujar dia.
Meski demikian, Nufransa masih enggan menyebutkan ada berapa calon Dirjen Pajak yang sudah diusulkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kepada Presiden Jokowi.
Dapat diketahui, Robert Pakpahan sudah masuk ke usia pensiun sebagai Dirjen Pajak Kementerian Keuangan, tepatnya pada tanggal 20 Oktober 2019. Namun, penghitungan masa bhaktinya akan dibulatkan sampai akhir bulan.
Robert Pakpahan sendiri telah ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Dirjen Pajak menggantikan Ken Dwijugiasteadi. Robert dilantik oleh Sri Mulyani pada tanggal 30 November 2017 di Gedung Djuanda, kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Berdasarkan informasi dari situs resmi Kemenkeu, Robert bukanlah orang baru di dunia perpajakan. Sebelum berkecimpung dalam urusan utang, Robert dulu bagian dari Ditjen Pajak.
Robert lahir di Tanjung Balai pada tanggal 20 Oktober 1959. Dia merupakan lulusan Diploma III Keuangan Spesialisasi Akuntansi Sekolah Tinggi Akuntansi Negara pada tahun 1981.
Kemudian melanjutkan pendidikan Diploma IV di kampus yang sama pada tahun 1985 hingga 1987 dan meraih Gelar Doctor of Philosophy in Economics dari University of North Carolina at Chapel Hill, USA pada 1998. https://bit.ly/35t5o4H