Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) membahas pagu usulan anggaran penyelenggaraan tugas Tim Gubernur untuk Percepatan Pembanguan (TGUPP) bersama DPRD DKI Jakarta. Dalam perubahan pagu anggaran untuk TGUPP diusulkan sebanyak Rp 19,8 miliar.
Usul tersebut menjadi pertanyaan bagi anggota komisi, diantaranya anggota Komisi A Fraksi PAN, Lukmanul Hakim, mempertanyakan jumlah usulan anggaran TGUPP tersebut. Lukman mempertanyakan jumlah anggota TGUPP dengan anggaran sebesar Rp 19,8 miliar.
"TGUPP, mana orangnya? Ini mengajukan anggaran ini, sesudah dipotong menjadi Rp 19 miliar lebih kurangnya," kata Lukman dalam rapat Komisi A di gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019).
Pertanyaan terkait usulan jumlah anggaran ini juga disampaikan oleh, Anggota Komisi A Fraksi Gerindra Syarifudin. Menurutnya, usulan anggaran TGUPP paling besar dibandingkan anggaran lain.
"Saya lihat, anggaran yang paling besar ini hanya TGUPP, Rp 19 miliar. Jadi saya ingin tahu apa kinerjanya TGUPP," kata Syarif.
Anggota Komisi A Fraksi PDIP Tina Toon, berpendapat bahwa jumlah usulan tersebut masih terbilang besar. Dia juga mempertanyakan hasil dari kinerja TGUPP.
"Kisarannya Rp 26 miliar sekian, sekarang Rp 19 miliar sekian, itu tetap besar. Jadi kita butuh outcome-nya apa, hasilnya apa untuk percepatan pembangunan DKI Jakarta," tuturnya.
Pertanyaan-pertanyaan ini diberikan karena, tidak adanya penjelasan dalam pemaparan tim Bappeda terkait TGUPP. Pemaparan terkait TGUPP ini dilewati dengan alasan mempersingkat waktu. https://bit.ly/2OCQUsw
Namun berdasarkan dokumen Bappeda diketahui, pagu rancangan KUA PPAS 2020 untuk TGUPP sebesar Rp 26.572.982.000. Selanjutnya dilakukan pengurangan dengan jumlah Rp 6.693.557.000.
Dengan demikian, pagu usulan perubahan KUA PPAS untuk TGUPP sebesar Rp 19.879.425.000. Pengurangan ini disebut dilakukan pada pengurangan uang transport, sewa tempat, dan narasumber.
Hadiri Maulid Nabi Bersama Habib Luthfi, Anies Sampaikan Pesan Damai
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Ali Yahya atau Habib Luthfi di Duren Sawit, Jakarta Timur. Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy turut hadir dalam peringatan hari lahir Baginda Nabi itu.
Pantauan di halaman Masjid Jami' Baturrahman, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (23/11/2019) sambil bergandengan tangan Anies dan Habib Lutfi tiba di lokasi sekitar pukup 22.45 WIB. Menyusul kemudian Irjen Gatot. Tampak pula Dubes Oman untuk Indonesia Sayyid Nazar bin al-Julanda bin Majid al-Said.
Anies dalam sambutannya mengatakan peringatan Maulid Nabi adalah salah satu upaya untuk menyampaikan pesan perdamaian. Anies juga mengajak jemaah untuk senantiasa menjaga kebersamaan antar umat beragama.
"Ini adalah bagian dari mengingatkan kita dan itu harapan kami insyaallah jemaah semua ini menjadikan umat Islam di kota kita sebagai umat pembawa kedamaian kesejukan dan perasaan kebersamaan. Dan insyaallah amanat yang diembankan bisa kita jalankan sebaik-baiknya," ujar Anies dalam sambutannya.
Anies juga mengajak jemaah untuk menunjukkan rasa cinta kepada sesama manusia. Selain itu dia berharap agar setiap warga Jakarta menjadi teladan bagi sesamanya.
"Mari kita menunjukkan kecintaan kita, kita sama-sama buktikan sebagai pembawa nama Islam kita hadir menjadi teladan bagi semuanya," kata dia. https://bit.ly/2D9pcOr