Selasa, 02 Juni 2020

Bagaimana Cara Jalani Karantina Rumah? Ini Panduan Dari CDC

 Menurut data yang dikumpulkan John Hopkins University, Center for Systems Science and Engineering, hingga hari Sabtu (14/3/2020) sudah ada lebih dari 145 ribu kasus virus corona COVID-19 terkonfirmasi di dunia. Ini membuat semakin banyak orang disarankan mengkarantina diri (self-quarantine) di rumah.
Namun, mungkin tidak semua tahu bagaimana cara menjalani karantina yang baik. Di media sosial kerap muncul pertanyaan hal-hal apa saja yang harus dilakukan.

Terkait hal tersebut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) telah mengeluarkan panduan karantina di rumah untuk menghadapi wabah virus corona.

Berikut penjelasannya:

1. Jangan keluar rumah
Meski mungkin merasa tidak sakit, orang yang menjalani karantina rumah tidak boleh keluar beraktivitas di luar ruangan.

"Anda harus batasi aktivitas di luar rumah, kecuali bila harus mendapatkan perawatan medis. Jangan pergi kerja, sekolah, atau ke area publik. Hindari juga menggunakan transportasi umum, berbagi kendaraan, atau taksi," tulis CDC.

2. Pisahkan diri dari anggota keluarga
Bila di dalam rumah ada anggota keluarga lain, sebisa mungkin pisahkan diri di ruangan berbeda. Bila memungkinkan gunakan juga kamar mandi terpisah.

CDC juga menyarankan menjaga jarak dengan hewan peliharaan.

"Meski tidak ada bukti hewan peliharaan atau lainnya dapat sakit karena COVID-19, tetap direkomendasikan untuk orang-orang yang terinfeksi COVID-19 untuk membatasi kontak dengan hewan sambil menunggu lebih banyak informasi terungkap terkait virus," kata CDC.

3. Pakai masker
Gunakan masker saat ada orang lain di dalam ruangan. Bila tidak memungkinkan karena misalnya kesulitan bernapas, maka orang sekitar yang disarankan memakai masker.

4. Tutup mulut dan hidung saat batuk
Jangan lupa selalu tutup mulut dan hidung saat batuk-batuk atau bersin. Bila menggunakan tisu maka segera buang ke tempat sampah lalu cuci tangan dengan sabun selama minimal 20 detik.

5. Jangan berbagi alat pribadi
Orang yang menjalani karantina harus memiliki peralatan pribadi seperti alat makan, handuk, hingga tempat tidur sendiri. Alat-alat tersebut harus rutin dibersihkan dan jangan digunakan oleh anggota keluarga yang lain.

6. Bersihkan permukaan yang sering disentuh
Permukaan meja, pintu, toilet, ponsel, hingga samping tempat tidur yang mungkin sering disentuh harus sering dibersihkan dengan disinfektan. Tujuannya untuk mencegah virus menempel pada area tersebut yang berpotensi menyebar ke orang lain.

7. Monitor gejala
Orang yang menjalani karantina rumah harus sering mengawasi gejalanya. Bila dirasa semakin memburuk maka segera telepon layanan kesehatan. Ingat untuk menggunakan masker sebelum meninggalkan rumah.

Hari Ginjal Sedunia, Ini 7 Gaya Hidup Sehat yang Ramah Ginjal

Penyakit gagal ginjal kronis masih menjadi salah satu ancaman penyebab kematian terbesar di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan di tahun 2018 sekitar 739.208 atau 0,38% penduduk di atas 15 tahun didiagnosis mengidap penyakit tersebut.
Dalam rangka memperingati Hari Ginjal Sedunia yang jatuh pada Kamis (12/3/2020), Kementerian Kesehatan mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat sebagai langkah pencegahan.

Berikut pola hidup sehat yang disarankan dr Cut Putri Arianie, MHKes, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan:

1. Aktivitas fisik teratur
Selain dapat mencegah penyakit ginjal, melakukan aktivitas secara teratur mempunyai manfaat, di antaranya menjaga berat badan, meningkatkan daya tahan dan sistem kekebalan tubuh, juga mengendalikan stres.

2. Kurangi konsumsi garam dan lemak
Konsumsi makanan sehat dengan menghindari asupan gula garam dan lemak berlebih. Hindari juga kebiasaan komsumsi makanan cepat saji secara terus menerus.

3. Kontrol tekanan dan gula darah
Gula darah yang terkontrol akan menurunkan risiko terjadinya kematian saraf neuropati. Selain dapat mencegah penyakit ginjal, ini juga menghindari risiko terkena diabetes.
https://indomovie28.com/director/brian-helgeland/

Daftar Lengkap 132 RS Rujukan Penanganan Virus Corona di Indonesia

Hingga hari Jumat (13/4/2020), Indonesia sudah melaporkan 69 kasus positif pasien virus corona COVID-19. Dari jumlah tersebut lima di antaranya sembuh dan empat meninggal dunia.
Menanggapi kasus yang semakin bertambah, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga meningkatkan jumlah rumah sakit (RS) rujukan penanganan virus corona di Indonesia. Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 169 Tahun 2020.

Total sudah ada 132 RS di berbagai daerah yang menjadi rujukan penanganan virus corona. Berikut daftarnya seperti dikutip dari situs resmi Infeksi Emerging milik Kemenkes:

Aceh
1. RSUD Dr. Zainoel Abidin
2. RSU Cut Meutia

Sumatera Utara
3. RSUP H. Adam Malik
4. RSU Djasamen Saragih
5. RSU Padang Sidempuan
6. RSU Kabanjahe
7. RSUD Tarutung

Sumatera Barat
8. RSUP dr. M. Djamil
9. RSU Achmad Mochtar

Riau
10. RSU Arifin Achmad
11. RSUD Kota Dumai
12. RSUD Puri Husada Tembilahan

Kepulauan Riau
13. RSUD Prov. Kep. Riau Tanjung Pinang
14. RSUD Embung Fatimah
15. RSUD Muhammad Sani Kab. Karimun
16. RS Badan Pengusahaan Batam

Jambi
17. RSUD Raden Mattaher

Sumatera Selatan
18. RSUP M. Hoesin
19. RS Dr. Rivai Abdullah
20. RSUD Siti Fatimah Prov. Sumsel
21. RSUD Lahat
22. RSUD Kayuagung

Bangka Belitung
23. RSUD Depati Hamzah
24. RSUD dr. H. Marsidi Judono

Bengkulu
25. RSUD M. Yunus Bengkulu
26. RSUD Arga Makmur
27. RSUD Hasanuddin Damrah Manna

Lampung
28. RSUD Dr. H. Abdul Moeloek
29. RSUD Ahmad Yani Metro
30. RSUD Dr. H. Bob Bazar, SKM
31. RSUD Masyjen H. M. Ryacudu

DKI Jakarta
32. RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso
33. RSUP Persahabatan
34. RSUP Fatmawati
35. RSUD Cengkareng
36. RSUD Pasar Minggu
37. RS Bhayangkara Tk. I R. Said Sukanto
38. RSPAD Gatot Soebroto
39. RSAL dr. Mintoharjo

Jawa Barat
40. RSUP dr. Hasan Sadikin
41. RS Paru Dr. H. A. Rotinsulu
42. RS Paru dr. M. Goenawan Partowidigdo
43. RSUD Gunung Jati Cirebon
44. RSUD R. Syamsudin SH
45. RSUD dr. Slamet Garut
46. RSUD Kab. Indramayu
47. RSU Tk. II Dustira

Banten
48. RSUD Kab. Tangerang
49. RSUD dr. Drajat Prawiranegara Serang

Jawa Tengah
50. RSUP dr. Kariadi
51. RS dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten
52. RS Paru dr. Ario Wirawan
53. RSUD Prof Dr. Margono Soekarjo
54. RSUD dr. Moewardi Surakarta
55. RSUD Tidar Magelang
56. RSUD KRMT Wongsonegoro
57. RSUD Kardinah Tegal
58. RSUD Banyumas
59. RSU dr. Loekmonohadi
60. RSUD Kraton Kab. Pekalongan
61. RSUD dr. Soeselo Slawi
62. RSUD RAA Soewondo Kendal

DI Yogyakarta
63. RSUP dr. Sardjito
64. RSUD Panembahan Senopati Bantul
65. RSUD Kota Yogyakarta
66. RSUD Wates

Jawa Timur
67. RSUD dr. Soetomo
68. RSUD dr. Soedono Madiun
69. RSUD dr. Saiful Anwar
70. RSUD dr. Soebandi Jember
71. RSUD Kab. Kediri Pare
72. RSUD dr. R. Koesma Tuban
73. RSUD Blambangan
74. RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo
75. RSUD Dr. Iskak Tulungagung
76. RSUD Sidoarjo
77. RS Universitas Airlangga

Bali
78. RSUP Sanglah
79. RSUD Sanjiwani Gianyar
80. RSUD Tabanan
81. RSUD Kab. Buleleng

Nusa Tenggara Barat
82. RSUD NTB
83. RSUD Kota Bima
84. RSUD Dr. R. Sudjono
85. RSUD H. L. Manambai Abdul Kadir

Nusa Tenggara Timur
86. RSU Prof. dr. W. Z. Johannes
87. RSU dr. TC. Hillers Maumere
88. RSUD Komodo Labuan Bajo
https://indomovie28.com/director/robby-ertanto/