Menurut data yang dikumpulkan John Hopkins University, Center for Systems Science and Engineering, hingga hari Sabtu (14/3/2020) sudah ada lebih dari 145 ribu kasus virus corona COVID-19 terkonfirmasi di dunia. Ini membuat semakin banyak orang disarankan mengkarantina diri (self-quarantine) di rumah.
Namun, mungkin tidak semua tahu bagaimana cara menjalani karantina yang baik. Di media sosial kerap muncul pertanyaan hal-hal apa saja yang harus dilakukan.
Terkait hal tersebut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) telah mengeluarkan panduan karantina di rumah untuk menghadapi wabah virus corona.
Berikut penjelasannya:
1. Jangan keluar rumah
Meski mungkin merasa tidak sakit, orang yang menjalani karantina rumah tidak boleh keluar beraktivitas di luar ruangan.
"Anda harus batasi aktivitas di luar rumah, kecuali bila harus mendapatkan perawatan medis. Jangan pergi kerja, sekolah, atau ke area publik. Hindari juga menggunakan transportasi umum, berbagi kendaraan, atau taksi," tulis CDC.
2. Pisahkan diri dari anggota keluarga
Bila di dalam rumah ada anggota keluarga lain, sebisa mungkin pisahkan diri di ruangan berbeda. Bila memungkinkan gunakan juga kamar mandi terpisah.
CDC juga menyarankan menjaga jarak dengan hewan peliharaan.
"Meski tidak ada bukti hewan peliharaan atau lainnya dapat sakit karena COVID-19, tetap direkomendasikan untuk orang-orang yang terinfeksi COVID-19 untuk membatasi kontak dengan hewan sambil menunggu lebih banyak informasi terungkap terkait virus," kata CDC.
3. Pakai masker
Gunakan masker saat ada orang lain di dalam ruangan. Bila tidak memungkinkan karena misalnya kesulitan bernapas, maka orang sekitar yang disarankan memakai masker.
4. Tutup mulut dan hidung saat batuk
Jangan lupa selalu tutup mulut dan hidung saat batuk-batuk atau bersin. Bila menggunakan tisu maka segera buang ke tempat sampah lalu cuci tangan dengan sabun selama minimal 20 detik.
5. Jangan berbagi alat pribadi
Orang yang menjalani karantina harus memiliki peralatan pribadi seperti alat makan, handuk, hingga tempat tidur sendiri. Alat-alat tersebut harus rutin dibersihkan dan jangan digunakan oleh anggota keluarga yang lain.
6. Bersihkan permukaan yang sering disentuh
Permukaan meja, pintu, toilet, ponsel, hingga samping tempat tidur yang mungkin sering disentuh harus sering dibersihkan dengan disinfektan. Tujuannya untuk mencegah virus menempel pada area tersebut yang berpotensi menyebar ke orang lain.
7. Monitor gejala
Orang yang menjalani karantina rumah harus sering mengawasi gejalanya. Bila dirasa semakin memburuk maka segera telepon layanan kesehatan. Ingat untuk menggunakan masker sebelum meninggalkan rumah.
Hari Ginjal Sedunia, Ini 7 Gaya Hidup Sehat yang Ramah Ginjal
Penyakit gagal ginjal kronis masih menjadi salah satu ancaman penyebab kematian terbesar di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan di tahun 2018 sekitar 739.208 atau 0,38% penduduk di atas 15 tahun didiagnosis mengidap penyakit tersebut.
Dalam rangka memperingati Hari Ginjal Sedunia yang jatuh pada Kamis (12/3/2020), Kementerian Kesehatan mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat sebagai langkah pencegahan.
Berikut pola hidup sehat yang disarankan dr Cut Putri Arianie, MHKes, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan:
1. Aktivitas fisik teratur
Selain dapat mencegah penyakit ginjal, melakukan aktivitas secara teratur mempunyai manfaat, di antaranya menjaga berat badan, meningkatkan daya tahan dan sistem kekebalan tubuh, juga mengendalikan stres.
2. Kurangi konsumsi garam dan lemak
Konsumsi makanan sehat dengan menghindari asupan gula garam dan lemak berlebih. Hindari juga kebiasaan komsumsi makanan cepat saji secara terus menerus.
3. Kontrol tekanan dan gula darah
Gula darah yang terkontrol akan menurunkan risiko terjadinya kematian saraf neuropati. Selain dapat mencegah penyakit ginjal, ini juga menghindari risiko terkena diabetes.
https://indomovie28.com/director/brian-helgeland/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar