Rabu, 03 Juni 2020

Daftar Wilayah Zona Hijau Corona di 23 Provinsi Indonesia

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyebut terdapat wilayah Kabupaten/Kota yang saat ini berada di zona hijau. Penentuan 102 wilayah zona hijau yang tersebar di 23 provinsi telah berdasarkan kriteria epidemologi, survailans kesehatan dan pelayanan kesehatan sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Dalam keterangan BNPB di akun Twitternya pada Minggu (31/5/2020) lalu, 102 Kabupaten/Kota tersebut bisa menerapkan tatanan new normal. Hingga kini belum ada perubahan dalam data yang disajikan tersebut.

"Setahu saya sampai dengan hari ini belum ada perubahan," tutur juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto saat dihubungi detikcom, Rabu (3/6/2020).

Berikut sebaran wilayah zona hijau Corona yang tersebar di 23 provinsi.

1. Aceh
Pidie Jaya, Aceh Singkil, Bireuen, Aceh Jaya, Raya, Kota Subulussalam, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Selatan, Kota Sabang, Kota Langsa, Aceh Timur, dan Aceh Besar

2. Sumatera Utara
Nias Barat, Pakpak Barat, Samosir, Tapanuli Tengah, Nias, Padang Lawas Utara, Labuhan Batu Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, Nias Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Kota Gunungsitoli, dan Nias Selatan

3. Kepulauan Riau
Natuna, Lingga, Kepulauan Anambas

4. Riau
Rokan Hilir, dan Kuantan Singgigi

5. Jambi
Kabupaten Kerinci

6. Bengkulu
Kabupaten Rejang Lebong

7. Sumatera Selatan
Kota Pagar Alam, Penukal Abab Lematang Ilir, Ogan Komering Ulu Selatan, dan Empat Lawang

8. Bangka Belitung
Kabupaten Belitung Timur

9. Lampung
Lampung Timur dan Mesuji

10. Jawa Tengah
Kota Tegal

11. Kalimantan Timur
Kabupaten Mahakam Ulu

12. Kalimantan Tengah
Kabupaten Sukamara

13. Sulawesi Utara
Bolaang Mongondow Timur dan Kepulauan Siau Tagulandang Biaro

14. Gorontalo
Kabupaten Gorontalo Utara

15. Sulawesi Tengah
Donggala, Tojo Una-Una, Banggai Laut

16. Sulawesi Barat
Kabupaten Mamasa

17. Sulawesi Selatan
Kabupaten Toraja Utara

18. Sulawesi Tenggara
Buton Utara, Buton Selatan, Buton Utara, Buton, Konawe Utara, Konawe Kepulauan

19. Nusa Tenggara Timur
Ngada, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Alor, Sumba Barat, Lembata, Malaka, Rote Ndao, Manggarai Timur, Timor Tengah Utara, Sabu Raijua, Kupang, Belu, dan Timor Tengah Selatan

20. Maluku Utara
Halmahera Tengah dan Halmahera Timur

21. Maluku
Kota Tual, Maluku Tenggara Barat, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, dan Maluku Barat Daya

22. Papua
Yahukimo, Mappi, Dogiyal, Kepulauan Yapen, Paniai, Tolikara, Yalimo, Deiyai, Puncak Jaya, Mamberamo Raya, Nduga, Pegunungan Bintang Asmat, Supiori, Lanny Jaya, Puncak dan Intan Jaya

23. Papua Barat
Kaimana, Tambrauw, Sorong Selatan, Maybrat, Pegunungan Arfak

Tembus 28 Ribu, Ini Sebaran 684 Kasus Baru Corona di Indonesia 3 Juni

 Indonesia kembali mengumumkan adanya penambahan kasus baru virus Corona COVID-19. Saat ini sebanyak 684 kasus baru positif sehingga total ada 28.223 kasus. Hingga Rabu (3/6/2020), ada sebanyak 8.406 orang yang sembuh dan 1.698 meninggal dunia.
"Jumlah pasien positif bertambah 684 orang sehingga total dari keseluruhan 28.223 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Rabu (3/6/2020).

Sebaran 684 kasus baru positif virus Corona COVID-19 sebagai berikut:

Bali 3

Banten 71

Bangka Belitung 12

DKI Jakarta 82

Jawa Barat 5

Jawa Tengah 23

Jawa Timur 183

Kalimantan Barat 6

Kalimantan Timur 12

Kalimantan Tengah 28

Kalimantan Selatan 64

Nusa Tenggara Barat 15

Sumatera Selatan 10

Sumatera Barat 9

Sulawesi Utara 23

Sumatera Utara 26

Sulawesi Tenggara 7

Sulawesi Selatan 38

Sulawesi Tengah 1

Maluku Utara 2

Maluku 15

Papua 39

Gorontalo 10

Surabaya Jadi 'Zona Hitam' Corona, Diprediksi Butuh 2 Bulan untuk Kembali Hijau

 Zona 'hitam' di Surabaya dalam peta laporan penyebaran kasus virus Corona COVID-19 ramai diperbincangkan. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menjelaskan zona 'hitam' sebenarnya warna merah tua yang menandakan banyaknya jumlah kasus virus Corona COVID-19.
"Kemudian ada yang tanya, itu (di peta) kok ada yang hitam. Itu bukan hitam tapi merah tua. Seperti Sidoarjo yang angka kasusnya 500 sekian merah sekali, kalau angkanya dua ribu sekian (seperti di Surabaya) merah tua," kata Khofifah beberapa waktu lalu.

Kepala Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Dr dr Tri Yunis Miko Wahyono, MSc, menjelaskan daerah yang dinyatakan zona 'hitam' butuh waktu lama untuk kembali ke zona hijau. Pasalnya, ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum kembali ke zona hijau.

"Perkiraan saya butuh satu setengah bulan atau dua bulan bisa ke hijau untuk Surabaya," jelas dr Tri saat dihubungi detikcom Rabu (3/6/2020).

"Paling tidak tahapan untuk turun butuh dua minggu karena kasus (Corona) akan sembuh dalam waktu 10 hari. Semua kasus nggak sembuh bareng-bareng, nggak sakit bareng-bareng kan," lanjut dr Tri.

Lebih lanjut dr Tri menjelaskan perlu adanya penerapan PSBB secara ketat. Sehingga perubahan zona per 2 minggu yang diperkirakan bisa benar-benar terjadi.

"Jadi kalau saat ini hitam, mudah-mudahan 2 minggu kemudian ke merah, 2 minggu kemudian ke kuning 2 minggu kemudian ke hijau, begitu gambarannya, mudah-mudahan kalau penerapan PSBBnya efektif," pungkasnya.

Daftar Wilayah Zona Hijau Corona di 23 Provinsi Indonesia

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyebut terdapat wilayah Kabupaten/Kota yang saat ini berada di zona hijau. Penentuan 102 wilayah zona hijau yang tersebar di 23 provinsi telah berdasarkan kriteria epidemologi, survailans kesehatan dan pelayanan kesehatan sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Dalam keterangan BNPB di akun Twitternya pada Minggu (31/5/2020) lalu, 102 Kabupaten/Kota tersebut bisa menerapkan tatanan new normal. Hingga kini belum ada perubahan dalam data yang disajikan tersebut.

"Setahu saya sampai dengan hari ini belum ada perubahan," tutur juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto saat dihubungi detikcom, Rabu (3/6/2020).

Berikut sebaran wilayah zona hijau Corona yang tersebar di 23 provinsi.

1. Aceh
Pidie Jaya, Aceh Singkil, Bireuen, Aceh Jaya, Raya, Kota Subulussalam, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Selatan, Kota Sabang, Kota Langsa, Aceh Timur, dan Aceh Besar

2. Sumatera Utara
Nias Barat, Pakpak Barat, Samosir, Tapanuli Tengah, Nias, Padang Lawas Utara, Labuhan Batu Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, Nias Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Kota Gunungsitoli, dan Nias Selatan

3. Kepulauan Riau
Natuna, Lingga, Kepulauan Anambas

4. Riau
Rokan Hilir, dan Kuantan Singgigi

5. Jambi
Kabupaten Kerinci

6. Bengkulu
Kabupaten Rejang Lebong

7. Sumatera Selatan
Kota Pagar Alam, Penukal Abab Lematang Ilir, Ogan Komering Ulu Selatan, dan Empat Lawang