Zona 'hitam' di Surabaya dalam peta laporan penyebaran kasus virus Corona COVID-19 ramai diperbincangkan. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menjelaskan zona 'hitam' sebenarnya warna merah tua yang menandakan banyaknya jumlah kasus virus Corona COVID-19.
"Kemudian ada yang tanya, itu (di peta) kok ada yang hitam. Itu bukan hitam tapi merah tua. Seperti Sidoarjo yang angka kasusnya 500 sekian merah sekali, kalau angkanya dua ribu sekian (seperti di Surabaya) merah tua," kata Khofifah beberapa waktu lalu.
Kepala Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Dr dr Tri Yunis Miko Wahyono, MSc, menjelaskan daerah yang dinyatakan zona 'hitam' butuh waktu lama untuk kembali ke zona hijau. Pasalnya, ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum kembali ke zona hijau.
"Perkiraan saya butuh satu setengah bulan atau dua bulan bisa ke hijau untuk Surabaya," jelas dr Tri saat dihubungi detikcom Rabu (3/6/2020).
"Paling tidak tahapan untuk turun butuh dua minggu karena kasus (Corona) akan sembuh dalam waktu 10 hari. Semua kasus nggak sembuh bareng-bareng, nggak sakit bareng-bareng kan," lanjut dr Tri.
Lebih lanjut dr Tri menjelaskan perlu adanya penerapan PSBB secara ketat. Sehingga perubahan zona per 2 minggu yang diperkirakan bisa benar-benar terjadi.
"Jadi kalau saat ini hitam, mudah-mudahan 2 minggu kemudian ke merah, 2 minggu kemudian ke kuning 2 minggu kemudian ke hijau, begitu gambarannya, mudah-mudahan kalau penerapan PSBBnya efektif," pungkasnya.
Daftar Wilayah Zona Hijau Corona di 23 Provinsi Indonesia
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyebut terdapat wilayah Kabupaten/Kota yang saat ini berada di zona hijau. Penentuan 102 wilayah zona hijau yang tersebar di 23 provinsi telah berdasarkan kriteria epidemologi, survailans kesehatan dan pelayanan kesehatan sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Dalam keterangan BNPB di akun Twitternya pada Minggu (31/5/2020) lalu, 102 Kabupaten/Kota tersebut bisa menerapkan tatanan new normal. Hingga kini belum ada perubahan dalam data yang disajikan tersebut.
"Setahu saya sampai dengan hari ini belum ada perubahan," tutur juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto saat dihubungi detikcom, Rabu (3/6/2020).
Berikut sebaran wilayah zona hijau Corona yang tersebar di 23 provinsi.
1. Aceh
Pidie Jaya, Aceh Singkil, Bireuen, Aceh Jaya, Raya, Kota Subulussalam, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Selatan, Kota Sabang, Kota Langsa, Aceh Timur, dan Aceh Besar
2. Sumatera Utara
Nias Barat, Pakpak Barat, Samosir, Tapanuli Tengah, Nias, Padang Lawas Utara, Labuhan Batu Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, Nias Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Kota Gunungsitoli, dan Nias Selatan
3. Kepulauan Riau
Natuna, Lingga, Kepulauan Anambas
4. Riau
Rokan Hilir, dan Kuantan Singgigi
5. Jambi
Kabupaten Kerinci
6. Bengkulu
Kabupaten Rejang Lebong
7. Sumatera Selatan
Kota Pagar Alam, Penukal Abab Lematang Ilir, Ogan Komering Ulu Selatan, dan Empat Lawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar