Minggu, 11 Oktober 2020

4 Trik Bikin Wanita Orgasme Lewat Rangsangan Puting

 Saat berhubungan intim, tak sedikit pria yang justru mengabaikan payudara wanita. Sebab, mereka hanya fokus pada penetrasi saja.

Banyak juga pria yang sebenarnya kebingungan mengenai bagaimana cara memuaskan wanita di area tersebut, selain menyentuh dan meremasnya.


Seorang seksolog Stephen De Wit mengungkapkan, payudara adalah area sensitif bagi wanita. Jadi, tak jarang jika mereka bisa merasa puas saat bercinta saat bagian itu disentuh pasangannya.


Selain itu, dokter kandungan, dr Christiane Northrup juga menyampaikan bahwa puting wanita juga menjadi salah satu bagian terpenting jika ingin membuatnya orgasme.


"Saat puting dirangsang, oksitosin (hormon perangsang dinding rahim) dilepaskan, sehingga menyebabkan kontraksi rahim dan vagina serta membawa lebih banyak aliran darah ke alat kelamin sampai memicu orgasme," kata Northrup.


Dikutip dari laman Punch, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memuaskan wanita lewat payudaranya.


1. Perlu mengetahui kesukaan pasangannya

Sebelum memberikan rangsangan pada payudara wanita, pertama kamu harus tahu apa yang ia sukai. Misalnya lebih suka diberikan rangsangan lembut bahkan kasar.


Untuk mengetahuinya, tak ada salahnya untuk bertanya ke pasangan kamu tentang apa yang ia sukai.


2. Berikan ciuman dan hembusan napas di atas payudara

Selanjutnya, kamu bisa berikan ciuman dan hembusan napas di area atas payudaranya. Sebaiknya jangan melakukan kontak fisik sampai menyentuh payudaranya terlebih dulu, sampai pasangan kamu menikmatinya.


3. Mainkan bagian puting dengan jari

Setelah itu, kamu bisa menyentuh bagian puting payudaranya dengan ibu jadi dengan lembut. Lalu, gunakan ujung jarimu untuk membelainya.


4. Biarkan dia yang mengarahkan

Akan jauh lebih baik jika pasangan yang mengarahkan apa yang diinginkan. Minta ia menunjukkan bagaimana cara memuaskan bagian payudaranya seperti yang disukainya.

https://indomovie28.net/a-sunday-horse/


Studi Ungkap Alasan Pasien Positif COVID-19 Tapi Tak Bergejala


 Umumnya, pasien yang terinfeksi COVID-19 akan menunjukkan berbagai gejala khas dari demam sampai sesak napas. Tetapi, banyak juga pasien COVID-19 yang justru tidak menunjukkan gejala alias tanpa gejala (OTG). Bagaimana bisa?

Menurut sebuah penelitian di Amerika Serikat, ada alasan mengapa pasien yang terinfeksi virus Corona bisa tidak mengalami gejala. Salah satunya karena mungkin virus itu tidak membuat mereka sakit sama sekali.


Penelitian yang dilakukan di University of Arizona, Amerika Serikat mengatakan SARS-CoV-2, penyebab COVID-19 ini bisa mempengaruhi sel tertentu di dalam tubuh, sehingga menghilangkan rasa sakit dan membuat pasien tidak bergejala.


Namun, meski pasien tidak bergejala, mereka masih bisa menyebarkan virus tersebut dalam jumlah yang besar.


Seorang profesor di Fakultas Kedokteran Departemen Farmakologi Tucson, Dr Rajesh Khanna, mengatakan beberapa pasien COVID-19 tidak bergejala karena virus itu bisa menyebabkan penekanan rasa sakit, terutama pada tahap awal.


Hal ini membuat pasien merasa tidak mengalami perubahan pada organ vital mereka. Tetapi, secara tidak sadar mereka bisa menularkan infeksi COVID-19 itu ke banyak orang, terutama di hari-hari awal infeksi.


"Sangat masuk akal bagi saya bahwa penyebaran COVID-19 terjadi di tahap awal, saat kamu merasa baik-baik saja padahal sudah terinfeksi virus," kata Dr Khanna yang dikutip dari Times of India, Sabtu (10/10/2020).


Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menunjukkan penularan banyak terjadi saat gejala belum muncul pada pasien COVID-19. Persentase risiko penularannya besar sekitar 40 persen, dan terjadi di awal infeksi sebelum gejala muncul atau fase asimtomatik.

https://indomovie28.net/sniper-ghost-shooter/

Waspada! 7 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Bikin Mandul

 Sepasang suami dan istri pasti ingin sekali cepat memiliki momongan. Tetapi, hal ini sering terhalang karena adanya masalah kesuburan pada pria maupun wanita.

Ketidaksuburan atau kemandulan, bisa disebut juga infertilitas dapat terjadi karena berbagai sebab. Bahkan penyebabnya seringkali berasal dari kebiasaan sederhana sehari-hari yang ternyata kurang sehat dan tidak disadari.


Berikut beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa memicu kemandulan yang detikcom rangkum dari berbagai sumber.


1. Begadang dan kurang tidur

Tidur adalah salah satu kebutuhan yang penting bagi manusia, terutama untuk menjaga kesehatan tubuh dan juga reproduksinya. Dikutip dari Verywell Family, beberapa penelitian mengatakan bahwa adanya hubungan antara kurang tidur dan menstruasi yang tidak teratur.


Menstruasi tidak teratur ini juga bisa menjadi salah satu gejala dari infertilitas atau kemandulan.


Tak hanya itu, kebiasaan begadang juga berkaitan dengan obesitas yang bisa menyebabkan masalah ovulasi pada wanita dan membuat sperma pria kurang sehat.


Berdasarkan sebuah penelitian dalam jurnal Medical Science Monitor pada 2017, mengatakan bahwa pria akan menghasilkan sperma yang buruk jika tidur kurang dari enam jam.


Dikutip dari NDTV, adapun penelitian lain yang mengungkapkan pria yang jam tidurnya sedikit juga akan menghasilkan sperma yang lebih sedikit dari jumlah normal.

https://indomovie28.net/the-wind/


2. Berlebihan dalam mengkonsumsi kafein

Siapa yang tak suka kopi? Pasti hampir semua kalangan menyukainya, terlebih dengan rasa yang lebih beragam. Tapi, minuman enak ini jika dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan kemandulan.


Beberapa penelitian mengungkapkan, jika mengkonsumsi kafein lebih dari 300 mg dalam sehari, bisa mengurangi kesuburan dan meningkatkan risiko keguguran.


Perlu diketahui, kafein ini ternyata tidak hanya ada pada kopi. Tapi bisa juga dari teh, soda berkafein, sampai minuman berenergi.


3. Merokok

Masalah reproduksi juga bisa disebabkan karena kebiasaan merokok. Meski tidak langsung menyebabkan kemandulan, organ reproduksi kamu bisa bermasalah karena kebiasaan ini.


Merokok juga bisa mempengaruhi kesuburan pria maupun wanita meski tidak secara langsung.


4. Stres

Ternyata stres juga bisa mempengaruhi kesehatan reproduksi. Hal ini bisa mengganggu siklus ovulasi pada perempuan dan menurunkan kualitas serta kuantitas sperma pria.


Bahkan stres ini juga bisa mengganggu libido hingga mengurangi hasrat seksual lho.


5. Konsumsi junk food berlebihan

Seperti yang diketahui, obesitas sangat berkaitan dengan kesuburan pria maupun wanita. Obesitas ini bisa juga diakibatkan karena konsumsi junk food yang berlebihan.


Selain itu, kandungan asam lemak trans yang tinggi pada junk food bisa menurunkan jumlah sperma secara drastis. Jenis makanan ini juga bisa menyebabkan peningkatan gula darah yang tidak baik untuk kesuburan.


6. Kurang atau kelebihan berolahraga

Olahraga memang sangat baik untuk kesehatan tubuh, tapi harus dilakukan sesuai batasnya ya. Saat kamu jarang berolahraga, bisa sangat berpengaruh pada kondisi organ reproduksi, karena berkaitan erat dengan obesitas.


Namun, olahraga berlebihan juga tidak baik lho. Jika berolahraga dengan intensitas berat lebih dari satu jam sehari atau 7 jam dalam seminggu, bisa mengganggu kesuburan pria maupun wanita.


7. Seks yang tidak sehat

Jika kamu termasuk orang yang suka gonta-ganti pasangan saat bercinta, bisa jadi kesuburan kamu dalam masalah. Seks yang tidak sehat sangat erat hubungannya dengan penyakit menular seksual (PMS), yang menjadi penyebab utama kemandulan yang bisa dicegah.


Saat terjadi infeksi pada organ reproduksi karena PMS ini, bisa menyebabkan saluran tuba pada wanita tersumbat. Bahkan beberapa jenis PMS juga bisa menyebabkan keguguran dan membahayakan janin yang ada di dalam kandungan.

https://indomovie28.net/overdrive/