Selasa, 05 Januari 2021

Media Asing Ungkap Seaglider di Selayar Mirip Punya China, Ini Kata TNI AL

 Media asing menyoroti penemuan seaglider di Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), identik dengan punya China. TNI Angkatan Laut (AL) mengatakan pihaknya masih melakukan investigasi terkait temuan tersebut.

"Sesuai prescon (press conference) tadi (Senin kemarin), Bapak KSAL memberikan waktu 1 bulan kepada Pushidrosal untuk meneliti lebih dalam," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Julius Widjojono, kepada wartawan, Senin (4/1/2021) malam.


Menurut Julius ada sejumlah negara yang memiliki seaglider serupa. Hal itu juga diungkapkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono.


"Tadi Bapak KSAL sudah infokan bahwa teknologi semacam itu juga dipunyai oleh beberapa negara," kata dia.


Julius menyebut saat ini investigasi masih terus dilakukan. Jika sudah ada temuan, Julius menyebut Pusat Hidrografi dan Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) akan menyampaikan hasil investigasi itu kepada KSAL.


"Tim dari Pushidrosal yang akan sampaikan ke Bapak KSAL," jelasnya.


Sebelumnya, media luar negeri menyoroti penemuan seaglider di Selayar, Sulsel. Mereka mengemukakan penilaian bahwa seaglider misterius itu mirip punya China.


Dihimpun Senin (4/1), media luar negeri yang menyoroti seaglider Selayar adalah Naval News, The Guardian, Independent, hingga ABC News. Ada pula analisis viral di media sosial dari akun @Jatosint yang dikutip Naval News dan The Guardian.


"Pengamat militer mengatakan drone itu nampak seperti Sayap Laut China (atau Haiyi) UUV," tulis wartawan Helen Davidson di The Guardian.


Seaglider itu dikembangkan oleh institut Shenyang untuk otomasi di Akademi Sains China.


"Analis pertahanan mengatakan benda itu nampak seperti drone selam yang dikenal sebagai Sayap Laut China (atau Haiyi) UUV," tulis wartawan Shweta Sharma di Independent.


Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono memaparkan sejumlah negara yang bisa memproduksi seaglider. Yudo menyebut AS hingga China memproduksi seaglider tersebut.


"Banyak yang sudah buat ini. AS ada, Prancis bisa, China bisa, Kanada, Jepang," ujar Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono dalam jumpa pers di Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal), Jakarta, Senin (4/1/2021).


Meski demikian, TNI AL enggan berandai-andai mengenai kepemilikan dari seaglider itu. Pasalnya, tidak ada keterangan sedikit pun yang tertulis di badan seaglider tersebut.


"Nanti akan kita cek dulu. Kita nggak berani menyampaikan ini milik siapa karena datanya nggak ada sama sekali, minimal ada sedikit saja tulisan bisa kita sampaikan. Karena tidak ada tulisan sama sekali, karena dari awal saya sudah tanya, apakah ada tulisan? Nggak ada. Makanya nanti setelah kita bongkar ini ketahuan miliknya siapa," ujar Yudo.

https://indomovie28.net/movies/nimby-not-in-my-backyard/


Beda Jumlah Undangan Pernikahan Anak HRS Terungkap di Praperadilan


Perbedaan jumlah undangan pernikahan putri Habib Rizieq Shihab (HRS) di Petamburan, Jakarta Pusat, terungkap di sidang praperadilan. Pihak Habib Rizieq mengklaim hanya 17 undangan yang terkirim.

Sidang praperadilan perdana Habib Rizieq terkait kasus penghasutan kerumunan di Petamburan, itu digelar di PN Jaksel, Senin (4/1/2021). Kuasa hukum Habib Rizieq menyebut undangan dibuat terbatas.


"Terkait pernikahan tersebut, pemohon dan keluarga hanya membuat undangan terbatas, dan yang terkirim hanyalah 17 undangan," ujar kuasa hukum Habib Rizieq, Muhammad Kamil Pasha.


Sebelum itu, pihak Habib Rizieq juga sempat menyampaikan beragam pernyataan mengenai acara pernikahan yang berbarengan dengan kegiatan Maulid Nabi SAW itu. Berikut di antaranya:


Pihak Habib Rizieq Janji Terapkan Protokol Kesehatan


Panitia pernikahan anak Habib Rizieq Shihab, Syarifah Najwa Shihab, berjanji menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Mereka juga sudah mengimbau tamu untuk jaga jarak saat hadir di acara tersebut.


"Saat ini juga kita sebagai panitia ingin secara maksimal menjalankan protokol kesehatan, di antaranya kita mesti mencuci tangan dengan hand sanitizer. Ini juga dari kelurahan sudah disediakan toren-toren untuk cuci tangan. Kemudian juga kita jangan berjabatan tangan, jaga jarak," jelas ketua panitia maulid dan pernikahan, Haris Ubaidillah, di Petamburan, Sabtu (14/11/2020).

https://indomovie28.net/movies/taboo-new-sister/

Selayar dan Penemuan Seaglider serta Sejarah Panjang Jalur Dagang

 Perairan Selayar di Sulawesi Selatan (Sulsel) sedang hangat menjadi perbincangan di Tanah Air, bahkan dunia internasional. Itu terjadi karena penemuan drone laut atau seaglider yang belum diketahui dari mana rimbanya.

Seaglider misterius ditemukan oleh nelayan bernama Saeruddin (60) pada 26 Desember 2020, di wilayah perairan Kecamatan Pasimarannu, Selayar, atau tepatnya di perairan Pulau Bonerate. Saeruddin menarik seaglider itu menggunakan tali dan membawa ke daratan.


Usai berhasil di angkat, Saeruddin melihat ada sejumlah benda yang terpasang di dua titik. Menurutnya, kondisi benda-benda itu aktif.


Awalnya, TNI belum menjelaskan apa sebetulnya benda yang ditemukan Saeruddin itu. Orang-orang menyebutnya benda seperti rudal.


Hingga kemudian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memerintah Komandan Rayon Militer (Danramil) Pasimarannu, Kepulauan Selayar, Kapten Inf Syamsuddin untuk menyerahkan benda mirip rudal itu ke TNI AL.


"Perintah langsung Panglima TNI melalui Lantamal (VI Makassar) dan Lantamal langsung jemput ke sini. Kita tidak tahu apakah langsung dibawa ke Jakarta atau ke Makassar, atau ke Surabaya atau di mana, jadi kita nggak tahu," terang Kolonel Syamsuddin, Selasa (29/12/2020).


TNI AL sendiri mengambil seaglider tersebut di hari yang usai ditemukan. Tak tanggung-tanggung, kapal perang milik TNI AL dikerahkan untuk mengambil benda tersebut.

https://indomovie28.net/movies/a-tale-of-three-sisters/


Selang satu minggu usai ditemukan, tepatnya kemarin, 4 Januari 2021, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) mengumumkan hasil penyelidikan sementara. KSAL Laksamana TNI Yudo Margono menyebut benda mirip rudal yang ditemukan di Selayar adalah seaglider.


"Pada pagi hari ini saya akan menyampaikan tentang alat atau seaglider yang kemarin ditemukan nelayan dari Desa Majapahit, Selayar, yang mana dari temuan tersebut saya bawa ke Hidrosal karena ini lembaga yang kompeten untuk meneliti adanya peralatan tersebut jadi supaya lebih real adanya sehingga alat tersebut kita bawa ke sini," kata Laksamana TNI Yudo Margono dalam konferensi pers 'Penemuan Sea Glider' di Pushidrosal Ancol, Jakarta, Senin (4/1/2021).


Ada apa sih di Perairan Selayar, tempat penemuan seaglider misterius oleh Saeruddin? Apakah ada kaitannya dengan pengoperasian seaglider tersebut? Simak di halaman berikutnya.


Ada Apa di Perairan Selayar?


Perairan Selayar terkenal akan wisata pantainya nan eksotis. Setidaknya terdapat 123 pulau di sana, di mana 20 berpenduduk sedangkan 103 lainnya masih tak berpenghuni.


Setiap pulau memiliki pantai yang indah. Beberapa yang terkenal adalah Pantai Talloya (Desa Bungaya), Pantai Ngapolohe (Desa Bonea Makmur), Pantai Babaera (Desa Bontomarannu), Pantai Liang Tarussu dan Pantai Jeneiya (Desa Bontobarusu), Pantai Bolaiya (Desa Patilereng), Pantai Patumbukang dan Apatana (Desa Loak), dan lain-lain.


Nah, seaglider yang bikin heboh ini ditemukan di Perairan Bonaparte (masuk di kawasan Perairan Selayar). Pulau Bonerate merupakan pulau yang berada di sebelah selatan wilayah Kepulauan Selayar.


Pulau ini juga merupakan salah satu pulau paling ujung wilayah Sulsel. Dia berbatasan langsung dengan Laut Flores. Pulau Bonerate merupakan salah satu pulau dengan daratan terbesar di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar.


Di sana terdapat kawasan Taman Nasional Takabonerate. Taman Nasional Takabonerate ini dikenal sebagai taman laut yang mempunyai kawasan atol (pulau karang) terbesar ketiga di dunia.


Kementerian Kelautan dan Perikanan memiliki data luas atol di Taman Nasional Takabonerate itu. Dikutip dari situs Kementerian Kelautan dan Perikanan, luasan terumbu karang di sana mencapai lebih dari 33 ribu hektar.


Wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar sendiri memiliki luas 10.503,69 km persegi wilayah daratan dan lautan.

https://indomovie28.net/movies/delicious-three-sisters/