Kamis, 04 Maret 2021

Lho, Skor Kamera Galaxy S21 Ultra Kok Kalah dari S20 Ultra?

 DxOMark memposting hasil pengujian mereka terhadap Samsung Galaxy S21 Ultra (varian Exynos), dan skor akhirnya ternyata malah kalah dibanding dengan S20 Ultra.

Dalam laporan tersebut, DxOMark memberikan skor total sebesar 121 untuk S21 Ultra, yang sebenarnya sudah cukup kecil untuk sebuah ponsel flagship. Namun, skor ini juga lebih rendah dibanding S20 Ultra, yang adalah pendahulu S21 Ultra.


Sebenarnya skor di aspek fotografi untuk S21 Ultra sama dengan S20 Ultra, yaitu 128. Namun di aspek lain, yaitu zoom dan video, skor keduanya terpaut cukup jauh, demikian dikutip detikINET dari GSM Arena, Selasa (2/3/2021).


S21 Ultra mendapat skor 76 point untuk kemampuan zoom dan 98 poin untuk kemampuan video. Sementara S21 Ultra skor untuk kemampuan zoom mencapai 88 poin dan kemampuan videonya diberi skor 106 poin.


Sekadar catatan, skor yang dibandingkan ini berasal dari pengujian S20 Ultra yang sudah diulang.


Lalu, kenapa skor yang didapat S21 Ultra bisa lebih kecil? Sebenarnya, kemampuan zoom pada kamera ultra wide-nya baik-baik saja. Masalahnya ada pada dua kamera tele, yang disebut DxOMark tak bisa memenuhi ekspektasi.


Menurut mereka, foto yang dihasilkan oleh kamera tele-nya punya tingkat detail yang rendah dan tekstur yang tak natural. Padahal, kamera ultrawide-nya menawarkan cakupan yang besar dengan kualitas yang terjaga.


Sementara untuk skor video, menurut DxOMark, kualitas video dari S21 Ultra terbilang lumayan, hanya saja masih kalah dibanding ponsel flagship lain. Soal dynamic range pada video, kualitasnya disebut sedikit lebih baik dari Mate 40 Pro, namun belum bisa bersaing dengan iPhone 12 Pro Max.


Dalam kesimpulan pengujian, DxOMark menyebut S21 Ultra tertinggal dibanding pesaingnya seperti Mate 40 Pro dan iPhone 12 Pro Max di hampir semua kategori, termasuk zoom, yang sebenarnya di atas kertas seharusnya Samsung lebih unggul.

https://tendabiru21.net/movies/married-women-changing-husbands/


Asus ROG Phone 5 Mampir di Geekbench, Bakal Pakai RAM 18GB


 Asus ROG Phone 5 akan diluncurkan secara resmi pada 10 Maret mendatang. Beberapa hari sebelum diluncurkan, ponsel gaming ini mampir di situs Geekbench dan spesifikasinya yang gahar terungkap.

Dari informasi di Geekbench, ROG Phone 5 dengan kode I005DB terlihat menggunakan RAM 18GB. Ini artinya ROG Phone 5 akan menjadi ponsel pertama di dunia dengan kapasitas RAM sebesar ini.


Asus memang terbilang salah satu vendor pionir yang menyisipkan RAM besar ke ponsel. Tahun lalu, ROG Phone 3 jadi salah satu ponsel pertama di dunia yang menggunakan RAM 16GB.


Dikutip dari Tech Radar, Selasa (2/3/2021) ROG Phone 5 berhasil mencatat skor benchmark yang fantastis di Geekbench yaitu 1.113 untuk skor single-core dan 3.468 untuk skor multi-core.


Dari informasi di Geekbench, ponsel ini diketahui akan ditenagai oleh chipset dengan kode 'Lahaina' yang merupakan kode untuk Snapdragon 888 dan menjalankan Android 11.


Meski tidak tercantum di situs Geekbench, varian ROG Phone 5 ini diprediksi akan hadir dengan pilihan memori internal 512GB atau 1TB. Tapi Asus sepertinya juga menyiapkan varian lain dengan spesifikasi yang lebih standar dan harga lebih terjangkau.


Asus sendiri menyiapkan dua versi ROG Phone 5 dengan kode DA dan DB di belakangnya. Untuk versi DA akan diluncurkan sebagai edisi Tencent Games, sedangkan versi DB akan memiliki display kedua di bagian belakang bodinya.


ROG Phone 5 dengan kode DA juga pernah dua kali muncul di Geekbench dalam beberapa bulan terakhir dengan membawa varian RAM 8GB dan 16GB. Tapi ada kemungkinan Asus juga menyiapkan varian lain dengan konfigurasi 12GB.


Listing ini tidak mengungkap lebih banyak informasi tentang ROG Phone 5. Tapi ponsel ini diketahui akan memiliki kualitas audio yang memukau setelah diuji coba oleh DxOMark belum lama ini.


Berdasarkan beberapa bocoran, ROG Phone 5 diperkirakan memiliki display Super AMOLED dengan refresh rate 144Hz, tiga kamera belakang, baterai 6.000 mAh dengan pengisian cepat 65W, 5G, dan sederet fitur gaming lainnya.

https://tendabiru21.net/movies/target/


HUAWEI IdeaHub, Inovasi Percepatan Digital Smart Office

  Pandemi yang melahirkan kebiasaan bekerja dari rumah membuat para pekerja menyadari bahwa kolaborasi akan berjalan lebih efektif melalui sarana digital. Hal itu berlanjut sampai sebagian pekerja mulai kembali ke kantor secara bertahap.

Menyadari hal itu, Huawei meluncurkan HUAWEI IdeaHub demi memenuhi kebutuhan itu serta meningkatkan kolaborasi, yakni inovasi smart office yang menggabungkan Huawei Cloud Meeting dengan kualitas high definition (HD), penulisan cerdas, dan pemakaian bersama nirkabel untuk mendapatkan ruang kerja pintar.


Perangkat tersebut mengintegrasikan perangkat komunikasi seperti proyektor, papan tulis, mikrofon, pengeras suara, tablet, PC, televisi, dan konferensi video dengan mudah. Kolaborasi dipastikan efektif secara visual dengan layar berukuran 65 inci atau 86 inci yang dilengkapi resolusi 4K dan kemampuan video 60 frame frame per detik, membuat mouse dapat diarahkan pada detail presentasi atau gambar.


Hal berikutnya yang menjadi keunggulan HUAWEI IdeaHub adalah audio hi-fi-grade yang membuat interaksi lebih hidup. Suara di speaker masing-masing peserta akan lebih jelas dan bersih dengan fitur menghilangkan gema akustik dan menekan kebisingan otomatis.


Masih pada audio, Huawei juga menyematkan teknologi yang disebut penyekat akustik sehingga peserta dapat meminimalisir suara di sekitar dengan Artificial Intelligent atau kecerdasan buatan, membuat peserta meeting merasa seperti dalam ruang kecil sekalipun di ruangan berukuran besar.


Untuk microphone, Huawei menanamkan microphone array yang akan menerima dan memancarkan suara dari jarak 8 meter dengan jelas. HUAWEI IdeaHub juga mendukungsmart projection, memungkinkan konten diproyeksikan ke layar dengan koneksi kabel atau nirkabel.


Sebagai gambaran, seorang presenter hanya perlu mencolokkan laptop atau gawai pintar ke layar, sementara jika peserta lain ingin berbagi layar dari jarak jauh, ia akan terlebih dahulu menerima prompt.


Sejumlah nilai tambah lainnya dari HUAWEI IdeaHub antara lain adalah proyeksi nirkabel untuk berbagi konten. IdeaHub memungkinkan hingga 20 sumber proyektor sehingga 20 orang dapat beralih antarpresentasi saat terhubung tanpa kabel ke layar. Selanjutnya, ada kontrol terbalik yang membuat pengguna dapat mengontrol PC dari layar.


Melalui papan tulis digital internal, pengguna HUAWEI IdeaHub baik di ruang rapat maupun yang bergabung secara daring sama-sama memiliki kendali atas konten pada layar. Pengguna juga bisa memanfaatkan latensi ultra-rendah 35 milidetik untuk mendapatkan pengalaman menggambar semudah menggunakan pena dan kertas.


Dengan fitur-fitur inovatif tersebut, HUAWEI IdeaHub membuat rapat berjalan lebih efektif, dengan banyak ide yang dibagikan dapat segera direalisasikan. Para pengguna akan memperoleh pengalaman kolaborasi yang lebih efisien dan menyenangkan bersama tim tanpa dipengaruhi jarak.

https://tendabiru21.net/movies/target-number-one/


Lho, Skor Kamera Galaxy S21 Ultra Kok Kalah dari S20 Ultra?


DxOMark memposting hasil pengujian mereka terhadap Samsung Galaxy S21 Ultra (varian Exynos), dan skor akhirnya ternyata malah kalah dibanding dengan S20 Ultra.

Dalam laporan tersebut, DxOMark memberikan skor total sebesar 121 untuk S21 Ultra, yang sebenarnya sudah cukup kecil untuk sebuah ponsel flagship. Namun, skor ini juga lebih rendah dibanding S20 Ultra, yang adalah pendahulu S21 Ultra.


Sebenarnya skor di aspek fotografi untuk S21 Ultra sama dengan S20 Ultra, yaitu 128. Namun di aspek lain, yaitu zoom dan video, skor keduanya terpaut cukup jauh, demikian dikutip detikINET dari GSM Arena, Selasa (2/3/2021).


S21 Ultra mendapat skor 76 point untuk kemampuan zoom dan 98 poin untuk kemampuan video. Sementara S21 Ultra skor untuk kemampuan zoom mencapai 88 poin dan kemampuan videonya diberi skor 106 poin.


Sekadar catatan, skor yang dibandingkan ini berasal dari pengujian S20 Ultra yang sudah diulang.

https://tendabiru21.net/movies/a-night-of-horror-nightmare-radio/